... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jawaban Cerdas Muslimah saat Ditanya, “Cuaca Panas, Apa Gak Gerah Pakai Jilbab?”

Foto: Wanita berjilbab

KIBLAT.NET – Ketika orang-orang bertanya apakah panas mengenakan jilbab, saya biasanya menjawab, “Tahukah Anda, orang-orang yang tinggal di gurun sebenarnya memakai lebih banyak pakaian untuk melindungi diri dari matahari?” Atau, “Apakah Anda melihat keringat mengalir di wajah saya? Tidak, jilbab mengatur suhu tubuh saya dan mendinginkan saya!”

Namun kemudian saya sadar, bahwa semua upaya untuk membuat jilbab tampak lebih nyaman justru merugikan saya sendiri. Apakah Anda ingin tahu apakah sebenarnya saya panas ketika mengenak jilbab?

Ya, saya merasa sangat panas mengenakan jilbab di hari yang panas di bawah teriknya sinar matahari. Lupakan cara orang melihat saya dan mengomentari, asumsi dan stereotip – tindakan fisik mengenakan jilbab kadang-kadang adalah sebuah perjuangan.

Akan tetapi, ini adalah perjuangan yang saya pilih untuk saya jalani. Saya melihatnya sebagai berkah dan kehormatan. Ini adalah perjuangan yang bagi saya layak dilakukakan, menghadapi semua rasa sakit. Saya memakainya dengan harapan bahwa di setiap menit kehidupan, Tuhan akan memberi balasan daripada saat-saat ketika itu mudah.

Jika Anda membaca ini, Anda mungkin bertanya: Apakah Tuhan yang pengasih benar-benar ingin Anda menderita, tidak bisakah Anda menjadi rendah hati dan tidak terlalu tertutup?

Inilah jawaban saya: Tuhan adalah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dan karena saya tahu bahwa apa yang telah Dia kirimkan dalam wahyu dari-Nya, dari Adam ke Nuh, dari Ibrahim ke Musa, dari Isa ke Muhammad, semuanya dalah kebenaran dan kebijaksanaan Ilahi. Saya percaya kepada-Nya.

BACA JUGA  Yuk Gabung Gerakan Karawang Berhijab 2019

Sesuai namaku, Virgin Maria (Maryam yang masih gadis), yang selalu digambarkan menutupi rambutnya, aku mengikutinya, berdoa agar aku bisa menirunya dengan cara dia berdiri, dengan cara kuat dia berbicara dan dengan cara rendah hati dia menyembah Allah. Saya berpakaian seperti ini sebagai rasa terima kasih kepada Allah atas karunia-Nya, sekalipun sulit. Sekalipun terkadang itu menjengkelkan dan membuat frustrasi dan sebagainya, sangat sulit.

Jadi, apakah saya merasa panas mengenakan jilbab? Terkadang ya, bahkan membuat lemas. Namun dalam perjuangan itu manis sekali. Dalam manisnya, ada ibadah. Dan dalam ibadah itu, saya menemukan kebahagiaan.

Banyak wanita berjuang dengan jilbab dengan cara yang berbeda. Di tengah-tengah perjuangan Anda apa pun itu dan betapapun itu, ingatlah: Tuhan melihat perjuangan Anda dan Dia menghargai setiap usaha Anda. Anda bukan orang munafik. Anda seorang pejuang spiritual.

Ini awalnya diposting oleh Maryam Amir di halaman Facebook- nya dan telah diterbitkan di sini dengan seizinnya.

Sumber: Ilmfeed
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Antisipasi Ebola saat Musim Haji, Arab Saudi Larang Masuk Wisatawan Asal Kongo

Keputusan yang diumumkan pada Rabu (24/07/2019) oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, didasarkan keputusan Organisasi Kesehatan Dunia yang menyatakan wabah Ebola sebagai darurat internasional.

Sabtu, 27/07/2019 11:06 0

Eropa

Gelombang Panas Eropa Mengancam Lapisan Es Greenland

Kondisi ini mengkhawatirkan karena dapat membuat lapisan es Greenland mendekati atau di bawah rekor terendah yang terlihat pada 2012

Sabtu, 27/07/2019 10:30 0

Palestina

Sniper Israel Dilatih Menembak Pergelangan Kaki Orang Palestina, Apa Tujuannya?

Lebih dari setahun setelah protes di perbatasan Gaza dimulai, militer Israel telah memutuskan untuk melatih penembak jitu untuk "menembak di pergelangan kaki" orang-orang Palestina.

Sabtu, 27/07/2019 10:08 0

Suriah

PBB: 400 Ribu Mengungsi Dalam Tiga Bulan Eskalasi Militer Suriah

"Kamp-kamp pengungsian penuh sesak dan banyak yang terpaksa tinggal tanpa tenda," kata pernyataan itu seraya menjelaskan jumlah yang tinggal tanpa tenda sekitar dua pertiga dari pengungsi baru itu.

Sabtu, 27/07/2019 08:28 0

Indonesia

Dua Putranya Masuk Bursa Walkot Solo, Jokowi Mengaku Senang

Jokowi mengaku akan mendukung apapun keputusan yang diambil putra-putranya.

Sabtu, 27/07/2019 06:36 1

Indonesia

Penggunaan Gadget Terlalu Dini Berpotensi Sebabkan Anak Lambat Bicara

Orang tua sibuk kerja, anak pun bebas berselancar dengan gadget.

Sabtu, 27/07/2019 05:53 0

Singapura

Oposisi Khawatir UU Anti-Hoaks Untungkan Petahana saat Pemilu Singapura

Pemimpin partai oposisi baru Singapura mengaku khawatir bahwa undang-undang anti-hoaks, yang ditakutkan oleh kelompok-kelompok hak asasi dapat menghambat kebebasan berbicara, dapat digunakan dalam pemilihan mendatang.

Jum'at, 26/07/2019 17:20 0

Amerika

Polusi Udara Diperkirakan Tewaskan 30 Ribu Orang Amerika Setiap Tahun

Polusi udara yang memicu terjadinya serangan jantung, sakit paru-paru, dan stroke

Jum'at, 26/07/2019 17:07 0

Turki

Berminat? Rumah Tinggal Kakek PM Inggris di Istanbul Dijual Rp1,3 Triliun

Dinamai Zeki Paşa Waterside Mansion, rumah seperti chateau itu dianggap sebagai salah satu real estate termahal di dunia.

Jum'at, 26/07/2019 16:55 0

Amerika

Miliki Bom, Empat Pria Akui Siapkan Serangan ke Muslim New York

Seorang remaja yang diduga merencanakan penyerangan terhadap komunitas Muslim New York bersama tiga pria lainnya mengaku bersalah pada hari Kamis (25/07/2019).

Jum'at, 26/07/2019 16:30 0

Close