... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Koalisi Kawal Capim KPK Ragukan Kinerja Pansel

Foto: Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani,

KIBLAT.NET, Jakarta – Pada tanggal 11 Juli lalu Panitia Seleksi Pimpinan KPK telah resmi mengumumkan para pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari 376 pendaftar, setidaknya 192 orang berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

Latar belakang pekerjaan pun beragam. Mulai dari penegak hukum, aparatur sipil negara, advokat, hingga sektor swasta turut mencoba peruntungan untuk menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebutkan bahwa sulit jika Pansel akan benar-benar mempertimbangkan masukan dari masyarakat terkait seleksi tersebut. Meski Pansel dalam surat edaran yang dikeluarkan dituliskan bahwa masyarakat dapat memberikan masukan terkait rekam jejak para pendaftar Pimpinan KPK.

“Beberapa komposisi Pansel diduga tidak berpihak pada pemberantasan korupsi. Misal, ada figur yang tergabung dalam Pansel pernah menjadi kuasa hukum pelaku korupsi. Selain itu juga terdapat figur yang kerap memberikan keahlian yang menguntungkan pelaku korupsi,” ujar Koordinator KontraS, Yati Andriyani dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, tindakan Pansel selama ini kerap menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Yati pun menyebut peristiwa ketika Pansel mendatangi institusi penegak hukum yang terkesan mengundang secara khusus wakil Kejaksaan dan Kepolisian untuk mendaftar sebagai Pimpinan KPK.

“Tentu ini logika yang keliru, karena diduga ketika hal itu terjadi justru akan menimbulkan konflik kepentingan ketika mereka terpilih menjadi Pimpinan KPK,” ujar Yati.

BACA JUGA  Din Syamsuddin: Gerakan 212 Jangan Hanya Kerumunan, Harus Ditransformasi

Ia juga menilai bahwa pernyataan Pansel selama ini dinilai tidak mengedepankan aspek integritas sebagai hal yang utama dalam proses pemilihan Pimpinan KPK.

“Poin ini terlihat ketika Pansel berupaya menggiring isu terkait radikalisme, yang mana tidak ada kaitan dan bukti sama sekali bahwa hal itu terjadi di internal KPK,” jelasnya.

Koalisi Kawal Capim KPK terdiri dari Indonesia Coruption Watch, KontraS, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia, LBH Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), MaPPI FH UI, LBH Pers, SPAK, ILR, dan Perludem.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Respon Perobohan Rumah Palestina, Abbas Stop Realisasi Perjanjian Oslo

"Kami tidak akan tunduk pada perintah dan ancaman dengan kekuatan kasar di wilayah kami, khususnya Yerusalem, dan semua yang dilakukan pendudukan itu ilegal dan tidak sah," kata Abbas.

Jum'at, 26/07/2019 10:33 0

Mesir

AS Bekali Militer Mesir 930 Kendaraan Lapis Baja Anti-Ranjau

"Amerika Serikat membekali angkatan bersenjata Mesir 930 kendaraan lapis baja jenis (anti serangan ranjau)," kata pernyataan itu di Facebook.

Jum'at, 26/07/2019 09:20 0

Afghanistan

Tiga Bom Guncang Kabul Saat Pertemuan Para Komandan Tinggi AS

Serangkaian ledakan ini terjadi bertepatan dengan pertemuan ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS dengan para komandan NATO di Kabul.

Jum'at, 26/07/2019 08:18 0

Afrika

Kapal Imigran Tenggelam di Laut Libya, 100 Orang Hilang

"Sebuah kapal kayu yang membawa sekitar 250 imigran, termasuk wanita dan anak-anak, tenggelam kurang dari lima mil dari pantai," kata Kassem.

Jum'at, 26/07/2019 07:27 1

Arab Saudi

Seorang Jemaah Haji Indonesia Alami Kecelakaan Saat Menyeberang Jalan di Makkah

Pelaku penabrak seorang jemaah haji Indonesia telah ditangani oleh Kepolisian Arab Saudi

Kamis, 25/07/2019 14:34 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Rahasia Ilahiyah di Balik Syariat Haji

Khutbah Jumat: Rahasia Ilahiyah di Balik Syariat Haji

Kamis, 25/07/2019 14:18 0

Arab Saudi

Saudi Pastikan Tak Ada Diskriminasi dalam Melayani Jamaah Haji

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyambut semua jamaah dari seluruh dunia tanpa diskriminasi dan berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan. Demikian diumumkan Wakil Menteri Abdul Fattah Mashat.

Kamis, 25/07/2019 12:41 0

Analisis

Mengapa Terorisme Global Menurun?

Robert Muggah melanjutkan artikelnya dengan mencoba mengurai beberapa penyebab penurunan tingkat terorisme.

Kamis, 25/07/2019 12:32 0

Analisis

Terorisme Global Menurun, Apa Saja Tren yang Terjadi?

Baru-baru ini, seorang jurnalis, Robert Muggah, memaparkan lima hal yang menjadi intisari dalam publikasi Global Terrorism Database terbaru, di situs web Small Wars Journal.

Kamis, 25/07/2019 11:31 0

Palestina

Survei: Mayoritas Warga Israel Menolak Gencatan Senjata

Mayoritas warga Israel menentang perjanjian gencatan senjata yang saat ini berlaku antara Israel dan faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza yang diduduki.

Kamis, 25/07/2019 11:18 0

Close