... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jamaah Haji Indonesia Diimbau Tidak Beli Makanan di Luar Katering PPIH

Foto: Jamaah Haji Indonesia.

KIBLAT.NET, Madinah – Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak membeli makanan di luar yang telah disediakan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), karena tak terjamin kebersihan dan kesehatannya.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan Luar Negeri Sri Ilham Lubis, saat mengunjungi salah satu perusahaan penyedia katering di Madinah, Selasa (23/07/2019). “Yang kita khawatirkan kalau mereka jajan di luar, kita tidak tahu makanan itu sumbernya dari mana dan apakah higienis atau tidak,” ujarnya seperti dikutip situs resmi Kemenag.

Sri mengatakan bahwa selama di Madinah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyediakan makan dua kali sehari beserta minumnya. Dia juga menjamin bahwa makanan yang disediakan oleh pemerintah dapat memenuhi kebutuhan gizi jemaah haji Indonesia.

“Sesuai dengan kontrak kita dengan penyedia katering, kita memang meminta mereka untuk menyiapkan bahan baku dari Indonesia,” kata Sri, yang juga Pengendali Teknis Pelayanan Luar Negeri PPIH.

PPIH memang mensyaratkan perusahaan katering untuk menggunakan bahan baku dari Indonesia, antara lain bumbu, kecap, teh, termasuk juga ikan patin, termasuk juru masak dari Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Sri Ilham juga sempat mencicipi masakan yang akan didistribusikan ke jamaah haji.

Seperti yang tadi saya coba, memang nasinya pulen dan sayur mayurnya juga fresh, tidak terlalu matang, tidak terlalu keras dan rendangnya sudah sesuai dengan rasa rendang yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA  Obati Ninoy Karundeng, Dokter Insani Malah Jadi Tersangka

Sumber: Kemenag
Redaktur: Qoid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Cina Sebut Akan Bentuk Pasukan Berteknologi Canggih

Rencana tersebut menyerukan lebih banyak teknologi mutakhir dalam gudang senjata Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), meskipun diakui "masih jauh di belakang militer terkemuka dunia".

Rabu, 24/07/2019 15:00 0

India

Selama 3 Bulan Tidak Ada Bayi Perempuan Lahir di India, Ada Apa?

India melarang aborsi selektif janin perempuan pada tahun 1994, meskipun praktiknya masih banyak terjadi.

Rabu, 24/07/2019 14:39 0

Amerika

Aksi Terorisme di AS Sebagian Besar Dilakukan Ekstremis Sayap Kanan, Bukan Muslim

Meski begitu, aksi terorisme ekstremis sayap kanan yang digagalkan polisilebih sedikit daripada penggagalan aksi teror kelompok lain

Rabu, 24/07/2019 14:32 0

Afghanistan

Bangsa Afghan Murka saat Trump Sebut “Afghanistan Akan Dihapus dari Muka Bumi”

Banyak warga Afghanistan, termasuk mantan pejabat pemerintah mengeluarkan reaksi keras atas komentar Trump.

Rabu, 24/07/2019 14:08 0

Amerika

Lewat UU, Amerika Tegaskan Larang “Gerakan Boikot Israel”

Parlemen Amerika Serikat, Selasa (23/07/2019), menyetujui RUU yang mengutuk gerakan Boikot Global Divestasi dan Sanksi (BDS).

Rabu, 24/07/2019 13:37 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Jika Ada yang Lebih Penting, Penting Saja Jadi Tidak Cukup

KIBLAT.NET- Dalam kehidupan kita, akan ada banyak pilihan untuk melakukan kebaikan. Namun dengan usia dan...

Rabu, 24/07/2019 13:01 0

Arab Saudi

Kabinet Raja Salman Berkumpul, Bahas Haji hingga Proyek Infrastruktur

Menteri Media, Turki Al-Shabanah mengatakan pembukaan proyek air di Mekah dan tempat-tempat suci menunjukkan kepedulian dan perhatian Kerajaan terhadap jamaah.

Rabu, 24/07/2019 12:55 0

Afrika

New York Times Sebut Qatar Manfaatkan Milisi “Ekstremis” di Somalia

Surat kabar AS itu mengaku memperoleh rekaman percakapan telepon yang disadap oleh badan intelijen anti-Qatar, tanpa menyebutkan kewarganegaraan badan tersebut, yang menegaskan hal tersebut

Rabu, 24/07/2019 10:08 0

Suriah

PBB Dokumentasikan Kematian 400 Sipil di Barat Laut Suriah

Serangan pada Senin lalu merupakan paling mematikan di wilayah tersebut.

Rabu, 24/07/2019 08:27 0

Palestina

Israel Robohkan 12 Gedung Tempat Tinggal Warga Palestina

Pejabat Palestina menyatakan kemarahan atas pembongkaran tersebut.

Rabu, 24/07/2019 07:32 0

Close