... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Masalah Bullying dan Gadget Bagi Anak Jadi Sorotan KPAI pada Peringatan HAN

Foto: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

KIBLAT.NET, Jakarta – Masalah bullying dan penggunaan gadget pada anak menjadi sorotan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN), yang diperingati setiap 23 Juli.

Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati menyatakan bullying jenis apapun tidak boleh ditoleransi, meskipun hanya menimpa 1 orang. Ada beberapa aspek untuk mencegah terjadinya bullying kepada anak, yang pertama di lingkungan sekolah harus memiliki komitmen penuh dalam mencegah terjadinya bullying pada anak.

“Pencegahan ini juga terkait treatment pola asuh orang tua. Orang tua itu penting sekali mengajarkan anak asertif, kemudian komunikatif, dan percaya diri,” kata Rita di kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019), seperti dilansir Jawapos.com.

Tiga kemampuan, yaitu asertif, komunikatif, dan percaya diri, akan membuat anak sadar bahayanya melakukan bully, sehingga anak tidak akan melakukan tindakan itu kepada orang lain. Sebaliknya, jika dia sendiri yang menjadi korban bully, dia tidak akan mudah terpancing.

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), pada 6 bulan pertama tahun 2019 korban bullying tercatat sebanyak 13 anak, dan 13 sebagai pelaku. Sebanyak 7 anak diantaranya menjadi korban bullying di sekolah dan 6 anak menjadi korban bully di media sosial.

KPAI mencatat pelaku bully di sekolah hanya 1 anak dan 12 lainnya di media sosial. Jumlah itu jauh di bawah data 2018, dengan korban bully di sekolah mencapai 107 orang dan 127 orang sebagai pelaku. Sedangkan yang menjadi korban bully di media sosial berjumlah 109 anak dan 112 orang sebagai pelaku.

BACA JUGA  Polisi Resmi Terima Laporan FPI Terhadap Gus Muwafiq

Sementara, di era digitalisasi seperti sekarang, orang tua juga dituntut untuk bisa mengontrol penggunaan gadget pada anak. Mereka harus diajarkan bagaimana rambu-rambu dan etika dalam komunikasi di dunia maya.

Menurut Rita, anak harus mendapatkan penjelasan dampak positif dan negatif kemajuan teknologi. Dengan demikian, anak tidak menelan mentah-mentah semua konten yang dilihatnya. Waktu penggunaan gadget juga harus diatur.

“Bagaimana etika berkomunikasi di sosial media itu menjadi penting. Sesekali penting juga untuk melihat sosial media dan platform lainnya yang dimiliki anak,” terangnya.

Ketika orang tua bisa melihat aktivitas anak di media sosial, diharapkan dapat menghindarkan anak dari kejahatan dunia maya. KPAI juga mengimbau orang tua tidak memberikan gadget atau membuatkan akun media sosial kepada anak di bawah umur.

Setidaknya anak harus berusia di atas 13 tahun untuk mulai beraktivitas di dunia maya. Motif orang tua dalam memberikan gadget kepada anak juga harus jelas sebagai sarana komunikasi, bukan hanya sebatas gengsi atau memanjakan anak.

Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Pengadilan Pidana Internasional Selidiki Kejahatan Kemanusiaan Militer Myanmar

Jaksa penunut Pengadilan Pidana Internasional (ICC) melakukan pertemuan dengan pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh

Selasa, 23/07/2019 17:05 0

China

China Berterima Kasih pada UEA Karena Dukung Kebijakan di Xinjiang

Terima kasih itu disampaikan di sela-sela pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Putra Mahkota UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Beijing, pada Senin (22/07/2019). Mohammed ke China dalam rangka kunjungan kenegaraan.

Selasa, 23/07/2019 13:49 0

Amerika

Trump Sebut Iran Berbohong soal Penangkapan Mata-mata CIA

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga meragukan penangkapan dalam sebuah wawancara televisi sebelumnya pada hari Senin. Dia mengatakan, "Rezim Iran memiliki sejarah panjang berbohong."

Selasa, 23/07/2019 13:45 0

Turki

Soal Pembelian S-400 Rusia, Menlu Turki: Kami Akan Balas Jika AS Beri Sanksi

Turki telah berselisih dengan Amerika Serikat selama berbulan-bulan karena rencana pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Ankara.

Selasa, 23/07/2019 13:17 0

Eropa

Marak Teror Bom di Masjid-masjid Jerman, Siapa Pelakunya?

Setidaknya lima masjid menerima ancaman bom bulan ini, memicu kekhawatiran di kalangan penduduk Muslim di negara itu.

Selasa, 23/07/2019 12:48 0

Wilayah Lain

Listrik Venezuela Padam, Pemerintah: Penyebabnya “Serangan Elektromagnetik”

Lebih dari separuh dari 23 negara bagian Venezuela mengalami mati listrik. Menurut laporan Reuters dan di media sosial, Senin (21/07/2019), pemadaman dilakukan pemerintah karena terjadi "serangan elektromagnetik".

Selasa, 23/07/2019 11:28 0

Afrika

Inggris Akan Kirim Pasukan ke Mali

Mali berada dalam masalah sejak gerilyawan Tuareg dan gerilyawan sekutu menguasai lebih dari separuh negara dalam pemberontakan pada 2012.

Selasa, 23/07/2019 09:33 0

Suriah

Puluhan Tewas Dalam Serangan Udara di Wilayah Kontrol Oposisi Suriah

"Mayat-mayat bergelimpangan di tanah. Semoga Allah membalas Putin dan Bashar atas kejahatan mereka ini,” kata Abdul Rahman Al-Yaser, relawan tim Pertahanan Sipil (White Helmets) Idlib yang saat itu sibuk mencari korban di bawah reruntuhan kepada Reuters.

Selasa, 23/07/2019 08:46 0

Palestina

Pengadilan Militer Israel Vonis Warga Palestina Seumur Hidup

Abu Humaid didakwa menyebabkan seorang tentara Israel tewas. Ia melempar batu besar kepada tentara Israel yang sedang melakukan operasi penangkapan di kampunya pada malam hari.

Selasa, 23/07/2019 07:20 0

Iran

Iran Klaim Tangkap Mata-mata CIA, Ada yang Dijatuhi Hukuman Mati

Televisi pemerintah Iran menerbitkan gambar-gambar diklaim para petugas CIA yang berhubungan dengan mata-mata.

Senin, 22/07/2019 17:07 0

Close