... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran Klaim Tangkap Mata-mata CIA, Ada yang Dijatuhi Hukuman Mati

Foto: Kantor berita Iran mengatakan pihak berwenang menangkap 17 mata-mata. (File / AFP)

KIBLAT.NET, Teheran – Iran mengklaim telah menangkap 17 mata-mata yang bekerja untuk US Central Intelligence Agency (CIA). Media Iran melaporkan pada Senin (21/07/2019), beberapa dari mereka telah dijatuhi hukuman mati.

Televisi pemerintah Iran menerbitkan gambar-gambar diklaim para petugas CIA yang berhubungan dengan mata-mata.

Tidak ada komentar tentang tuduhan Iran oleh CIA atau pejabat AS.

Pada bulan Juni, Iran pernah mengumumkan hal yang sama. Tetapi tidak jelas apakah pengumuman kali ini terkait dengan kasus yang sama.

Pengumuman itu muncul setelah tiga bulan konfrontasi yang meningkat antara Iran dan Barat yang dimulai ketika sanksi AS yang lebih ketat diberlakukan pada Mei.

Pekan lalu Iran menangkap sebuah kapal tanker Inggris setelah Marinir Kerajaan Inggris menangkap sebuah kapal tanker Iran pada 4 Juli.

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di televisi pemerintah, Kementerian Intelijen mengatakan 17 mata-mata ditangkap selama tahun kalender Iran yang berakhir pada Maret 2019.

“Mata-mata yang diidentifikasi dipekerjakan di pusat-pusat sektor swasta yang sensitif dan vital di bidang ekonomi, nuklir, infrastruktur, militer dan area dunia maya … tempat mereka mengumpulkan informasi rahasia,” demikian pernyataan kementerian.

Dalam laporan terpisah, kantor berita semi-resmi Fars mengutip seorang pejabat Kementerian Intelijen yang mengatakan beberapa dari mereka yang ditangkap telah dijatuhi hukuman mati.

Sumber: Reuters
Redaktur: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

DPR: Akses Data Kependudukan Harus Beriringan dengan Perlindungan yang Kuat

Mardani Ali Sera, Wakil Ketua Komisi II DPR RI mengingatkan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) untuk memperhatikan perlindungan data dalam bekerjasama dengan 1.227 lembaga terhadap hak akses data kependudukan RI.

Senin, 22/07/2019 16:54 0

Indonesia

Ditolak di Bandung, RUU P-KS Dinilai Dapat Timbulkan Masalah Baru

Banyak istilah-istilah yang multitafsir dalam RUU P-KS dinilai bisa menimbulkan masalah baru

Senin, 22/07/2019 16:21 0

Indonesia

LPA Generasi Sayangkan Jumlah Anak Putus Sekolah Meningkat

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Generasi menyoroti permasalahan anak-anak yang makin menurun minat sekolahnya.

Senin, 22/07/2019 15:42 0

Indonesia

Relawan One Care Bantu Korban Banjir di Bangai Sulawesi Tengah

Lembaga kemanusiaan One Care memberangkatkan tim relawan untuk membantu korban banjir di Desa Toli, Dusun Kayuku, Kecamatan Toili, Kabupaten Bangai, Sulawesi Selatan.

Senin, 22/07/2019 13:53 0

Indonesia

Jumlah Bertambah, WNI yang Meninggal Saat Haji Jadi 9 Orang

Jamaah asal Indonesia yang meninggal saat melaksanakan ibadah haji 2019 kembali bertambah.

Senin, 22/07/2019 13:31 0

Indonesia

KSHUMI: Mengibarkan Bendera Tauhid Bukan Perbuatan Pidana

Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa tidak ada produk hukum yang melarang pengibaran bendera tauhid.

Senin, 22/07/2019 13:11 0

Info Event

Ma’had Aly Ilman Nafian Gelar Wisuda Perdana

Ma'had Aly Ilman Nafian Bekasi mencetak kader dakwah yang hafal Al Quran 30 juz, 500 Hadits, dan menguasai bahasa Arab

Senin, 22/07/2019 13:03 0

Indonesia

WNI di AS Jadi Orang Tua Asuh Puluhan Anak Yatim di Indonesia

Program ini diluncurkan oleh Dompet Dhuafa Indonesia.

Senin, 22/07/2019 08:04 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Kalteng Tetapkan Priyono Ketum Periode 2018-2022

"Kami 11 formatur terpilih pada Ahad dini hari pukul 01.00 WIB melakukan rapat formatur, setelah kurang lebih 20 menit bermusyawarah maka semuanya sepakat memberikan amanah kepada saudara Priyono sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah periode 2018-2022,"

Senin, 22/07/2019 07:22 0

Indonesia

GPGI Gelar Aksi Tolak RUU P-KS di Samarinda

GPGI juga mengajak masyarakat untuk menandatangani spanduk penolakan RUU P-KS

Ahad, 21/07/2019 18:12 0

Close