Jokowi Minta Penyerang Novel Ditangkap Dalam 3 Bulan, Ini Kata WP KPK

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang meminta Polri untuk menuntaskan kasus Novel dalam tiga bulan.

Yudi menyebutkan, jika dalam tiga bulan nanti tetap tidak terungkap maka desakan dari masyarakat akan semakin menguat.

“Saya tidak membayangkan jika pada tanggal 19 Oktober itu tidak tertangkap pelakunya. Tentu desakan dari masyarakat akan semakin kuat apalagi di hari pelantikan beliau. Yang artinya beliau ingin ke depannya tidak ada beban masa lalu lagi,” kata Yudi seperti dilansir Republika pada Ahad (21/07/2019).

Ia juga berharap semua pelaku yang menyerang penyidik KPK tersebut bisa segera ditangkap. Pihaknya juga mendorong agar Jokowi memantau laporan dari TPF.

“Harapan kami kalau misalnya seminggu saja sudah dapat atau sebulan sudah dapat, ya langsung saja. Saya pikir tiga bulan ini sudah merupakan batas limit waktu,” tuturnya.

Ia mengatakan, memang tiga bulan waktu yang ditambahkan bisa dimanfaatkan oleh pelaku untuk menutupi kejahatannya. Namun, kata Yudi, setidaknya sekarang seluruh masyarakat Indonesia sudah melihat sendiri bahwa pemerintah membuat janji menuntaskan kasus selama tiga bulan.

“Jadi biarlah masyarakat yang akan menilai,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Sumber: Republika

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat