... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korban Gempa Halmahera Selatan Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

KIBLAT.NET, Halmahera – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara (Malut) mencatat sebanyak 54.789 jiwa mengungsi karena terdampak gempa magnitudo 7,2 di Kabupaten Halmahera Selatan. Mereka tersebar di 15 titik pengungsian. Selain itu, gempa juga menyebabkan enam orang meninggal dunia.

Dalam penanganan bencana itu, Tim SAR BNPB dibantu dengan beberapa elemen masyarakat, salah satunya adalah relawan LAZIS Wahdah dan SAR Wahdah Islamiyah. Dalam penanganannya, Wahdah menceritakan perjuangan menembus pulau-pulau terpencil di sekitar pulau Tidore.

Melalui rilisnya, relawan Wahdah berangkat dari pelabuhan Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara dengan menggunakan dua perahu motor pada hari Rabu (17/9/2019). Perjalanan dipusatkan ke desa terdampak parah, di Desa Yamli Kecamatan Dange Barat Selatan, Desa Yomea Kecamatan Dange Selatan dan beberapa titik di Desa Dange Dalam.

Menurut laporan Koordinator Assessment dan SAR Wahdah Islamiyah, Abu Umar, di Desa Yamli sebanyak 90% rumah warga mengalami rusak parah, satu unit pos klinik desa rusak, satu unit gerbang, termasuk dermaga yang hancur hingga memaksa 445 jiwa mengungsi di perbukitan Desa.

“Desa Dange dalam 40% rumah rusak parah, sementara di Desa Rangan 70% rusak berat. Di sana mengungsi 197 KK,” jelasnya.

Warga juga mengeluhkan sumber air bersih yang mulai tercemar pasca gempa. Sumber air satu-satunya adalah sebuah sumur yang terletak di depan Masjid kampung.

BACA JUGA  Unggah Meme Anies Baswedan, Ade Armando Dipolisikan

“Disini kami susah airnya pak,” kata Bernard Hayyun, warga Dusun Satu, Desa Yumni, Kec. Dange Barat Selatan.

Pantauan tim relawan LAZIS Wahdah memperlihatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah bahkan ada yang rata dengan tanah. Selain merobohkan bangunan, gempa juga menyebabkan warga terpaksa mengungsi ke area perkebunan. Di tempat tersebut, warga hanya memanfaatkan hasil kebun berupa umbi-umbian dan singkong.

“Lapar pak. Meski hanya umbi-umbian tapi kami tetap butuh beras. Kami ada ratusan pengungsi. Tenda kami diatas situ beratapkan dedaunan yang kami anyam sedemikian rupa,” tambahnya sembari menunjukkan lokasi yang dimaksud.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Riyadh Setujui Penempatan Kembali Pasukan AS di Wilayahnya

langkah itu bertujuan untuk "meningkatkan aksi bersama dalam membela keamanan dan stabilitas kawasan dan memastikan perdamaian."

Sabtu, 20/07/2019 08:38 0

Wilayah Lain

Perusahaan Animasi Jepang Dibakar, Penggemar Kategorikan Aksi Teror

Serangan pembakaran yang menghancurkan sebuah perusahaan animasi Jepang yang terkenal menyakitkan para penggemar anime. Banyak yang menyamakannya dengan serangan teror terhadap komunitas mereka.

Jum'at, 19/07/2019 19:49 0

Amerika

Trump: Kapal Perang AS Tembak Jatuh Drone Iran

Presiden AS Donald Trump, mengatakan bahwa kapal perang USS Boxer menembak jatuh drone Iran di selat Hormuz.

Jum'at, 19/07/2019 19:08 0

Opini

Internet di Indonesia, Sudah Layak Anak?

Membentuk generasi muda yang memiliki nilai moral dan berakhlak tinggi merupakan salah satu tujuan yang pasti dimiliki oleh setiap negara. Pendidikan bagi usia anak menjadi faktor yang paling diperhatikan, baik pendidikan ilmu pengetahuan maupun pendidikan karakter.

Jum'at, 19/07/2019 18:56 0

Arab Saudi

Tiap Musim Haji, Kain Kiswah Ka’bah Digulung 3 Meter

Gulungan kain penutuk Ka’bah itu nantinya ditutup dengan kain putih. Gulungan itu dilepas setelah musim haji berakhir.

Jum'at, 19/07/2019 10:07 0

Arab Saudi

AS Perluas Pangkalannya di Saudi dan Tempatkan 500 Pasukan Tambahan

Para pejabat mengatakan sekitar 500 tentara diperkirakan akan tiba di Pangkalan Udara Emir Sulthan, sementara pasukan kecil AS telah berada di pangkalan itu, yang terdiri dari unsur-unsur pendukung.

Jum'at, 19/07/2019 09:23 0

Amerika

Demonstrasi Warga Kulit Hitam Meletus di New York Tuntut Polisi Kulit Putih Diadili

Pantalio dipindah tugaskan di kantor sejak dia terlihat di rekaman video ponsel mencekik seorang pejalan kaki pada 17 Juli 2014. Belakangan diketahui pejalan kaki itu bernama Eric Garner, warga kulit hitam. Dalam rekaman itu, terdengar suara Garner berkata "Aku tidak bisa bernapas" setidaknya sebelas kali sebelum dia meninggal.

Jum'at, 19/07/2019 08:12 0

Timur Tengah

Uni Emirat Arab Tetapkan Libur Empat Hari saat Idul Adha

Di akun Twitter resminya, FAHR mengonfirmasi bahwa Hari Arafah akan ditentukan pada tanggal 9 Dzulhijah 1440 H dan Idul Adha akan dirayakan tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijah.

Kamis, 18/07/2019 12:36 0

Amerika

Buntut Pengiriman S-400, AS Putus Kerjasama Jet Tempur F-35 dengan Turki

Digunakan oleh NATO dan sekutu AS lainnya, jet tempur siluman F-35 disebut-sebut sebagai jet tempur paling canggih di dunia.

Kamis, 18/07/2019 12:09 0

Arab Saudi

Pemerintah Saudi Bagi-bagi Kartu Perdana Gratis kepada Calhaj

Kartu-kartu ini didistribusikan 24 jam tanpa henti. Petugas bergantian jaga untuk pembagian kartu ini.

Kamis, 18/07/2019 10:28 0

Close