... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran Sita Kapal Tanker Inggris Saat Melintas di Selat Hormuz

KIBLAT.NET, Teheran – Garda Revolusi Iran mengumumkan, Jumat malam (19/07/2019), menahan kapal tanker minyak Inggris “Stina Empero” saat melintasi Selat Hormuz.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan internet, Garda Revolusi mengumukan pasukan angkatan lautnya, atas permintaan Pelabuhan dan Otoritas Laut provinsi Hormuzgan, menahan kapal tersebut karena “tidak menghormati hukum laut internasional”.

Pernyataan singkat itu menambahkan bahwa kapal “Stina Empero” berhasil digiring ke pantai dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum dan penyelidikan.

Stena Polk, pemilik kapal tanker minyak Inggris Stina Empero, mengatakan kehilangan kontak dengan kapalnya setelah diserang selama pelayarannya di Selat Hormuz.

“Kapal Stina Empero diserang oleh pesawat kecil dan helikopter tak dikenal saat melintasi Selat Hormuz ketika kapal itu berada di perairan internasional,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Amerika Serikat menuduh Iran “meningkatkan kekerasan” setelah Garda Revolusi mengumumkan penahanan kapal Inggris di Selat Hormuz.

“Ini adalah kedua kalinya dalam lebih dari satu minggu bahwa Inggris telah menjadi target meningkatnya kekerasan oleh rezim Iran,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Garrett Marquez dalam sebuah pernyataan.

“Amerika Serikat akan terus bekerja dengan sekutu dan mitra kami untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan kami melawan kejahatan Iran,” imbuhnya.

Pengumuman penahanan kapal Inggris ini terjadi beberapa jam setelah Mahkamah Agung di Gibraltar memperpanjang penahanan kapal tanker Iran “Grays 1” selama 30 hari. Kapal itu ditahan oleh otoritas provinsi Inggris dengan dugaan kapal tersebut sedang menuju ke Suriah untuk mengirimkan minyak. Langkah kapal Iran itu melanggar sanksi AS dan Eropa, .

Pada 4 Juli, Angkatan Laut Inggris dan Kepolisian Gibraltar, wilayah paling selatan Spanyol, menangkap kapal yang membawa 2,1 juta barel minyak pada 4 Juli ketika melintasi perairan di wilayah itu.

Iran menanggapi dengan marah, menyebut kapal itu “pembajakan” dan memperingatkan akan membalas.

Ketagangan di Wilayah Teluk dan Selat Hormuz meningkat selama lebih dari dua bulan menyusul konflik antara Iran dan Amerika Serikat, yang telah memperkuat kehadiran militernya di wilayah tersebut.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Susahnya Relawan Wahdah Islamiyah Sambangi Korban Gempa Halmahera

Begini Susahnya Laziz dan SAR Wahdah Islamiyah Sambangi Korban Gempa Halmahera

Sabtu, 20/07/2019 10:45 0

Indonesia

Korban Gempa Halmahera Selatan Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

im SAR BNPB dibantu dengan beberapa elemen masyarakat, salah satunya adalah relawan LAZIS Wahdah dan SAR Wahdah Islamiyah. Dalam penanganannya, Wahdah menceritakan perjuangan menembus pulau-pulau terpencil di sekitar pulau Tidore.

Sabtu, 20/07/2019 09:29 0

Indonesia

Pulau Komodo Ditutup untuk Umum Mulai Tahun 2020

Pulau Komodo adalah salah satu dari 12 pusat wisata bahari terbesar di Indonesia dan bagian dari Taman Nasional Komodo, yang terdiri dari tiga pulau besar yaitu Komodo, Padar dan Rinca, serta 26 pulau kecil.

Jum'at, 19/07/2019 19:26 0

Opini

Internet di Indonesia, Sudah Layak Anak?

Membentuk generasi muda yang memiliki nilai moral dan berakhlak tinggi merupakan salah satu tujuan yang pasti dimiliki oleh setiap negara. Pendidikan bagi usia anak menjadi faktor yang paling diperhatikan, baik pendidikan ilmu pengetahuan maupun pendidikan karakter.

Jum'at, 19/07/2019 18:56 0

Indonesia

Jumlah WNI yang Wafat Saat Haji Bertambah

Jumlah jemaah haji yang wafat di tanah suci tahun ini bertambah satu orang.

Kamis, 18/07/2019 14:34 0

Indonesia

WALHI Kritisi Ucapan Presiden Jokowi Soal Investasi

Ia juga mengkritisi narasi mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan.

Kamis, 18/07/2019 14:25 1

Indonesia

Kantongi Rekaman CCTV, TPF Tak Bisa Ungkap Pelaku Penyerangan Novel

Tim Pencari Fakta (TPF) berdalih hasil rekaman kamera CCTV resolusinya rendah

Kamis, 18/07/2019 11:22 0

Video News

Akhirnya, Pakar TGPF Ungkap Temuan di Kasus Novel Baswedan

KIBLAT.NET- Jakarta, 17 Juli 2019, salah satu anggota Tim Pakar TGPF, Nurcholis akhirnya buka suara...

Kamis, 18/07/2019 08:33 0

Video News

Penyiram Air Keras Novel Baswedan Belum Terungkap? Ini Jawaban Humas Polri

KIBLAT.NET- Jakarta, Rabu, 17 Juli 2019, Sudah sekian lama, puzzle terbesar di kasus penyiraman air...

Kamis, 18/07/2019 08:27 0

Indonesia

Tindaklanjuti Temuan TGPF Kasus Novel, Polri Akan Bentuk Tim Teknis

Mabes Polri mengatakan akan segera membentuk tim Teknis. Nantinya, tim ini akan menindaklanjuti temuan TGPF.

Kamis, 18/07/2019 02:03 0

Close