... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

6 Kasus Ini Dinilai Penyebab Novel Baswedan Disiram Air Keras

Foto: TGPF Novel Baswedan bersama Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Pencari Fakta penyerangan Novel Baswedan merekomendasikan Kapolri membuat Tim Teknis. Menurut Jubir TPF, Nur Cholis ada pihak-pihak yang tidak bisa didalami oleh tim ini.

“TPF merekomendasikan kepada Kapolri untuk melakukan pendalaman terhadap fakta keberadaan satu orang tidak dikenal yang mendatangi rumah Novel di Jalan Deposito pada tanggal 5 April 2017 dan dua orang tidak dikenal yang berada di dekat tempat wudhu Masjid Al-lhsan menjelang subuh pada tanggal 10 April 2017,” katanya di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo Jakarta Selatan, Rabu (17/09/2019).

“Selain itu juga membentuk tim teknis dengan kemampuan spesifik yang hal tersebut tidak dimiliki oleh TPF,” lanjutnya.

TPF juga merekomendasikan kepada Kapolri untuk melakukan pendalaman terhadap beberapa kasus yang diduga menjadi latar belakang penyerangan Novel. Sebab, ada probabilitas motif dari sekurang-kurangnya 6 kasus high profile yang ditangani oleh Novel.

Cholis meyakini kasus-kasus tersebut berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam karena adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan (excessive use of power).

“Yaitu kasus KTP elektronik, kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, kasus Sekjen Mahkamah Agung, kasus Bupati Buol dan kasus Wisma Atlet,” ujarnya.

Satu kasus lain yang tidak dalam penanganan Novel, tapi berpotensi jadi motif penyerangan ialah perkara pencurian sarang Burung Walet ketika Novel menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu.

BACA JUGA  Para Perusuh Teridentifikasi Bukan Warga Asli Wamena

Nur Kholis juga menyatakan, tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa kasus lain yang menyebabkan penyerangan terhadap Novel. Namun karena tim memiliki batas waktu kerja, maka sementara ini hanya enam perkara yang mereka temukan.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Menteri Ini Mengundurkan Diri Setelah Diketahui Punya Gaya Hidup Mewah

Seorang menteri di Prancis mengundurkan diri pada Selasa (16/07/2019), menyusul laporan media bahwa ia menjalani gaya hidup mewah dengan mengorbankan pembayar pajak Prancis.

Rabu, 17/07/2019 18:00 0

Thailand

Curah Hujan Turun, Thailand Terancam Dilanda Kekeringan 

Wakil Direktur Jenderal Departemen, Kornrawee Sitthichiwapak mengatakan hujan di musim hujan ini jauh di bawah rata-rata.

Rabu, 17/07/2019 17:09 0

Rusia

Delegasi Hamas Bertandang ke Rusia, Apa Misinya?

Delegasi Hamas yang dipimpin oleh Dr Musa Abu Marzouq pada Selasa (16/07/2019), bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Michael Bogdanov di Moskow.

Rabu, 17/07/2019 16:23 0

Video Kajian

Tata Cara Haji dan Doa Haji dari Awal Sampai Akhir

KIBLAT.NET- Bagi anda yang tengah ingin melaksanakan haji atau ingin belajar tata cara pelaksanaan haji...

Rabu, 17/07/2019 11:32 0

Wilayah Lain

200 Keluarga Korban Serangan Teror Selandia Baru Diundang ke Tanah Suci

SPA menjelaskan bahwa undangan ini datang dalam kerangka upaya Kerajaan untuk melawan terorisme dan pelakunya serta mengurangi kesedihan kelurga korban.

Rabu, 17/07/2019 08:08 0

India

Picu Kontroversi, Politisi India Sebut Muslim Miliki “Sifat Kebinatangan”

Legislator Partai Hindu Bharatiya Janata, Surendra Singh menyebut bahwa seorang Muslim yang memiliki banyak istri dan anak-anak menunjukkan "kecenderungan kebinatangan".

Selasa, 16/07/2019 15:10 0

Palestina

Pantau Pergerakan Tentara Israel, Pejuang Hamas “Menyamar” di Whatsapp

"Aktivis Hamas menyamar di Internet sebagai orang Israel, berkomunikasi dengan pasukan Israel melalui layanan pesan Whatsaap, dan kadang-kadang memberikan informasi yang telah mereka peroleh tentang pergerakan pasukan untuk mendapatkan informasi tambahan," tulis Yedioth Ahronot.

Selasa, 16/07/2019 13:32 0

Artikel

Dari Negeri ke Negeri: Derita Pengungsi Tanpa Henti

Nasib pengungsi yang sebagian besar kaum muslimin di dunia saat ini terombang-ambing bukan saja akibat kesengsaraan di kampung halaman mereka, tetapi juga di tempat-tempat persinggahan atau pengungsian mereka

Selasa, 16/07/2019 12:33 0

Amerika

Kelompok Muslim Kanada Tolak Hadiri Konferensi Kebebasan Beragama AS

Alasan utama penolakan karena larangan perjalanan Muslim ke AS oleh Donald Trump.

Selasa, 16/07/2019 12:20 0

Video News

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

KIBLAT.NET- Jakarta, 15 Juli 2019, Sekjen FPI, Munarman dan Sekjen GNPF Ulama, Edy Mulyadi kembali...

Selasa, 16/07/2019 12:08 0

Close