... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TGPF: Motif Penyerang Novel Bukan untuk Membunuh

Foto: Nur Kholis (kiri) oleh: Jundii

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan yang dibentuk Kapolri Tito Karnavian hari ini menyampaikan hasil kerjanya ke publik.

Juru bicara Satgas TGPF yang merupakan mantan Komisioner Komnas HAM, Nur Kholis mengatakan laporan yang disampaikan timnya terdiri atas laporan induk sebanyak 170 halaman. Serta berbagai lampiran saksi yang sudah diperiksa oleh Polri maupun diwawancara oleh satgas sebagai tambahan.

“Jumlah halaman kurang lebih 2.700 halaman. Kedua, laporan ini berupa data empiris yang kurang lebih sebanyak 17 halaman,” kata Nur Kholis di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/07/2019).

Kholis menyebutkan, TGPF Novel Baswedan yang dibentuk Kapolri berdasarkan rekomendasi Komnas HAM telah menyelesaikan penyelidikan nya pada 7 Juli 2019, dan telah melaporkan hasil temuannya pada 9 Juli lalu.

Ia pun menjelaskan TGPF ini dibentuk atas ketidakpercayaan alibi para saksi yang telah diselidiki Polri sebelumnya. Oleh karenanya Komnas HAM, Kompolnas dan Ombudsman menyarankan dibentuknya TGPF.

Adapun diantara hasil temuan TGPF adalah dugaan motif pelaku penyiraman bukanlah untuk membunuh Novel. Tapi hanya untuk melukai dan memberikan penderitaan terhadap Novel.

“TGPF menemukan berbagai analisa motif, kami meyakini adanya probabilitas bahwa serangan terhadap korban bukan maksud membunuh tapi untuk menderita. Serangan dimaksudkan karena sakit hati,” ujar Kholis.

Agus menjelaskan kesimpulan tersebut didapat TGPF setelah melakukan evaluasi dan pendalaman terhadap zat kimia terhadap wajah korban dengan melakukan wawancara Puslabfor Polri, saksi ahli kimia dan dokter spesialis mata.

BACA JUGA  AII: Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi Soal Penegakan Hukum dan HAM Ambigu

“Zat kimia yang digunakan pada asam kulat H2S04 tidak mengakibatkan luka permanen, serta tidak menyebabkan kematian,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Tata Cara Haji dan Doa Haji dari Awal Sampai Akhir

KIBLAT.NET- Bagi anda yang tengah ingin melaksanakan haji atau ingin belajar tata cara pelaksanaan haji...

Rabu, 17/07/2019 11:32 0

Wilayah Lain

200 Keluarga Korban Serangan Teror Selandia Baru Diundang ke Tanah Suci

SPA menjelaskan bahwa undangan ini datang dalam kerangka upaya Kerajaan untuk melawan terorisme dan pelakunya serta mengurangi kesedihan kelurga korban.

Rabu, 17/07/2019 08:08 0

India

Picu Kontroversi, Politisi India Sebut Muslim Miliki “Sifat Kebinatangan”

Legislator Partai Hindu Bharatiya Janata, Surendra Singh menyebut bahwa seorang Muslim yang memiliki banyak istri dan anak-anak menunjukkan "kecenderungan kebinatangan".

Selasa, 16/07/2019 15:10 0

Palestina

Pantau Pergerakan Tentara Israel, Pejuang Hamas “Menyamar” di Whatsapp

"Aktivis Hamas menyamar di Internet sebagai orang Israel, berkomunikasi dengan pasukan Israel melalui layanan pesan Whatsaap, dan kadang-kadang memberikan informasi yang telah mereka peroleh tentang pergerakan pasukan untuk mendapatkan informasi tambahan," tulis Yedioth Ahronot.

Selasa, 16/07/2019 13:32 0

Artikel

Dari Negeri ke Negeri: Derita Pengungsi Tanpa Henti

Nasib pengungsi yang sebagian besar kaum muslimin di dunia saat ini terombang-ambing bukan saja akibat kesengsaraan di kampung halaman mereka, tetapi juga di tempat-tempat persinggahan atau pengungsian mereka

Selasa, 16/07/2019 12:33 0

Amerika

Kelompok Muslim Kanada Tolak Hadiri Konferensi Kebebasan Beragama AS

Alasan utama penolakan karena larangan perjalanan Muslim ke AS oleh Donald Trump.

Selasa, 16/07/2019 12:20 0

Video News

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

KIBLAT.NET- Jakarta, 15 Juli 2019, Sekjen FPI, Munarman dan Sekjen GNPF Ulama, Edy Mulyadi kembali...

Selasa, 16/07/2019 12:08 0

Video News

Jika Ijtima Ulama 4 Tak Dizinkan Polisi? Ini Jawaban Munarman

KIBLAT.NET- Jakarta, 15 Juli 2019, Sekjen FPI, Munarman menjawab pertanyaan media tentang bagaimana jika Ijtima...

Selasa, 16/07/2019 11:40 0

Video News

Ijtima Ulama 4 Bakal Digelar, Ini Agenda Acaranya Menurut Munarman

KIBLAT.NET- Jakarta, 15 Juli 2019, Ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak dan Sekjen FPI, Munarman,...

Selasa, 16/07/2019 11:08 0

China

37 Negara Bela Tindakan Cina terhadap Uighur, Ini Daftarnya

Duta besar yang mewakili 37 negara memuji Cina atas "pencapaian luar biasa di bidang hak asasi manusia," hanya sehari setelah sekelompok 22 negara lainnya secara resmi mengecam negara itu atas penahanan massal etnis dan agama minoritas di wilayah Xinjiang.

Senin, 15/07/2019 18:11 1

Close