37 Negara Bela Tindakan Cina terhadap Uighur, Ini Daftarnya

KIBLAT.NET, Beijing – Duta besar yang mewakili 37 negara memuji Cina atas “pencapaian luar biasa di bidang hak asasi manusia,” hanya sehari setelah sekelompok 22 negara lainnya secara resmi mengecam negara itu atas penahanan massal etnis dan agama minoritas di wilayah Xinjiang.

Para ahli memperkirakan hingga 2 juta orang telah ditahan di kamp-kamp pendidikan ulang yang luas di wilayah Xinjiang. Banyak dari mereka yang ditahan adalah etnis Uighur dan Muslim.

Cina membantah tuduhan penyiksaan atau indoktrinasi politik, dengan mengatakan bahwa kamp adalah “pusat pelatihan kejuruan” yang dirancang untuk memerangi terorisme dan memerangi ekstremisme Islam.

Para duta besar dari 37 negara mendukung klaim Cina dalam surat mereka yang dikeluarkan pada hari Jumat. Mereka mengklaim para penandatangan pernyataan Kamis mempolitisasi isu-isu hak asasi manusia.

Mereka juga memuji upaya Cina dalam “melindungi manusia dan mempromosikan hak asasi manusia melalui pembangunan.”

“Tiga tahun terakhir berturut-turut tidak ada satu pun serangan teroris di Xinjiang dan orang-orang di sana menikmati perasaan kebahagiaan, pemenuhan, dan keamanan yang lebih kuat,” kata utusan itu.

“Para penandatangan pro-China termasuk galeri para pelanggar hak asasi manusia yang memiliki kredibilitas nol dalam hal hak asasi manusia,” kata Elaine Pearson dari Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan.

“Jelas pemerintah China merasa sangat tidak aman sehingga perlu mengeluarkan pernyataan memuji dirinya sendiri,” tambahnya.

BACA JUGA  China Akan Bantu Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin ASEAN

Sumber: CNN
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat