... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Google Akui Rekam Suara Pengguna, Kebijakan Privasi Dipertanyakan

Foto: Markas Google ditampilkan di foto tanpa tanggal. KRISZTIAN BOCSI / BLOOMBERG

KIBLAT.NET, Jakarta – Google mengaku telah mempekerjakan kontraktor untuk mendengarkan rekaman percakapan pelanggan di perangkat mereka yang diaktifkan dengan suara Google. Pengumuman pada Kamis (11/07/2019) ini menambah serangkaian kekhawatiran privasi tentang praktik pengumpulan data oleh perusahaan teknologi.

Google mengatakan kontraktor meninjau sebagian kecil dari rekaman yang dibuat oleh pelanggan melalui Google Assistant, seperti Google Home dan ponsel yang menggunakan perangkat lunak Android. Sebelumnya situs berita Belgia mengungkapkan telah memperoleh sampel rekaman.

Meskipun Google mengatakan hanya dua per sepuluh persen dari rekaman yang didengarkan, namun Google juga mengungkapkan bahwa suara pelanggan kadang-kadang dapat direkam sekalipun ketika tidak mengaktifkan Asisten.

Google berdalih bahwa tinjauan manusia terhadap rekaman diperlukan untuk meningkatkan pemahaman perangkat lunak tentang berbagai bahasa.

“Pakar bahasa meninjau dan menyalin sekumpulan pertanyaan untuk membantu kami lebih memahami bahasa-bahasa itu,” tulis manajer produk Google David Monsees dalam sebuah postingan di blog. “Ini adalah bagian penting dari proses membangun teknologi bicara.”

Bagaimana dan mengapa perangkat yang bergantung pada suara merekam pertanyaan pelanggan telah menjadi masalah tahun ini. Amazon, misalnya, merekam dan mempertahankan percakapan di perangkat Alexa-nya, dan mempekerjakan manusia untuk meninjau beberapa di antaranya. Perusahaan menghadapi beberapa tuntutan hukum dari pelanggan. Mereka tidak setuju suara mereka atau orang-orang di bawah umur yang direkam.

BACA JUGA  Pengamat: Gerindra Sebaiknya Jadi Oposisi

Google mengatakan bahwa rekaman yang diperoleh situs Belgia VRT NWS merupakan pelanggaran privasi dan sedang diselidiki. “Kami sedang melakukan tinjauan penuh atas perlindungan kami di ruang ini untuk mencegah kesalahan seperti ini terjadi lagi,” kata Monsee.

Pengungkapan terbaru dari Google menyoroti bagaimana pengulas manusia sering menjadi inti dari apa yang dikatakan banyak perusahaan teknologi adalah proses otomatis. Ribuan manusia, serta perangkat lunak, meninjau konten di Facebook, YouTube, dan situs media sosial lainnya untuk memastikan bahwa konten tersebut sesuai.

Sumber: Stripes
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Menang Bersama Orang Orang yang Lemah – Ust. Miftahul Ihsan, Lc.

KIBLAT.NET- Banyak kisah baik di Al-Quran maupun Hadits yang menceritakan banyak kelompok yang lemah mengalahkan...

Jum'at, 12/07/2019 12:53 1

Eropa

Tiga Masjid di Jerman Dapat Ancaman Bom, Jemaah Dievakuasi

Serangan Islamofobia telah menargetkan lebih dari 100 masjid dan lembaga keagamaan Islam pada 2018.

Jum'at, 12/07/2019 09:19 0

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Pedesaan Hama, Suriah

Sedikitnya 100 pasukan dari kedua kubuh tewas. Hingga Kamis, perang masih berkecamuk

Jum'at, 12/07/2019 08:31 0

Inggris

Pakai Kaos Bertulis Abu Bakar, Siswa SD di Inggris Dituduh Pendukung ISIS

Bocah 8 tahun itu harus menghadapi interogasi dari dinas sosial. Keluarganya pun juga mengalami hal yang sama. Dinas sosial meminta anak itu diikutkan progra deradikalisasi

Jum'at, 12/07/2019 07:52 0

Video News

Ketua FPI: Habib Rizieq Tidak Takut Pulang

KIBLAT.NET- Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019, Gerakan Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan (GERAK KEMANUSIAAN)...

Kamis, 11/07/2019 16:37 0

Video News

Kenapa Habib Rizieq Tak Kunjung Pulang, Ini Penjelasan Terbaru Ketua GNPF Ulama

KIBLAT.NET- Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019, Gerakan Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan (GERAK KEMANUSIAAN)...

Kamis, 11/07/2019 15:56 0

China

22 Negara Desak Cina Hentikan Kejahatan di Xinjiang, Serukan Pengawasan Internasional

Sebuah laporan menyebut Cina mengancam pihak lain dengan dalih demi kepentingan hubungan bilateral supaya tidak menghadiri panel hak asasi manusia di Xinjiang

Kamis, 11/07/2019 14:30 0

Suriah

Rudal Jet Suriah Lumpuhkan Satu-satunya Rumah Sakit di Jisr Al-Shugour

“Setidaknya dua roket menghantam kami sehingga menyebabkan rumah sakit lumpuh karena generator hancur total,” kata Khatib seperti dilansir Al-Sarq Al-Ausath.

Kamis, 11/07/2019 13:26 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Sikap Umat Islam Terhadap Kezaliman Penguasa

Khutbah Jumat: Tiga Sikap Umat Islam Terhadap Kezaliman Penguasa

Kamis, 11/07/2019 13:17 0

Afrika

Somalia Eksekusi Mati Tiga Anggota Al-Shabaab

Pernyataan militer Somalia menunjukkan bahwa ketiganya dieksekusi dengan ditembak.

Kamis, 11/07/2019 09:09 0

Close