... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Somalia Eksekusi Mati Tiga Anggota Al-Shabaab

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET, Mogadishu – Pemerintah Somalia, Rabu (10/07/2019), mengeksekusi mati tiga anggota Gerakan Al-Shabaab Al-Mujahidin. Mereka divonis mati karena dituduh terlibat peledakan hotel di ibu kota Mogadishu pada 2017.

Kantor Berita Nasional Somalia melaporkan, seperti dilansir Reuters, pemerintah pada Rabu mengeksekusi tiga anggota Al-Shabaab setelah dinyatakan bersalah atas keterlibatan dalam pemboman hotel di Mogadishu, yang menewaskan 18 orang pada tahun 2017.

Menurut laporan tersebut, ketiganya didakwa bergabung anggota kelompok teroris bersenjata untuk melawan pemerintah dan terlibat serangan bom berdarah yang menewaskan 18 orang, dan melukai 47 lainnya.

Pernyataan militer Somalia menunjukkan bahwa ketiganya dieksekusi dengan ditembak.

Ketiganya dituduh terlibat dalam serangan mematikan ke hotel paling terkenal di Mogadishu, Hotel Nasa-Hablod, pada Oktober 2017. Al-Shabaab menargetkan pejabat tinggi pemerintah yang saat itu menggelar pertemuan di hotel.

Kantor berita Associated Press saat itu melaporkan, satu bom truk yang dikemudikan oleh anggota Al-Shabaab meledak di luar sebuah hotel. Kemudian disusul dua ledakan lainnya terdengar.

Rangkaian ledakan itu juga diiringi suara baku tembak di dalam hotel. Menurut polisi, pasukan keamanan telah menyelamatkan 30 orang, termasuk seorang menteri, dari dalam hotel Nasa-Hablod di Mogadishu ketika terjadi tembak-menembak di dalam hotel.

Kapten Mohamed Hussein melaporkan peristiwa tersebut dari lokasi kejadian dan saat percakapan dengan wartawan Associated Press terdengar suara tembakan bergema.

BACA JUGA  Dorong Negosiasi Militer-Sipil, Liga Arab Kirim Delegasi ke Sudan

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketimpangan Ekonomi Jadi Alasan Pemerintah Pindahkan Ibu Kota

"Jadi, beban di Pulau Jawa ini luar biasa dari segi penduduk dan ekonomi. Kalau kita tidak segera menanggapi ini dengan serius, maka ketimpangan akan semakin meluas,” imbuhnya

Kamis, 11/07/2019 07:12 0

Indonesia

Bappenas Janji Pembangunan Ibu Kota Baru Tak Bebani APBN

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro mengklaim pemindahan Ibu Kota tidak akan membabani APBN.

Kamis, 11/07/2019 01:18 0

Indonesia

Bappenas Klaim Ibu Kota Dipindah untuk Pemerataan Ekonomi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro memaparkan dasar tujuan pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia.

Rabu, 10/07/2019 20:03 0

Indonesia

Bappenas Sebut Ibu Kota Baru Akan Dibangun dari Nol

Ketua Badan Perencanaan Pembangunan, Bambang Brodjonegoro sesumbar bahwa Ibu Kota yang baru adalah kota yang dibangun dari nol, dan tidak mengambil kota yang sudah ada.

Rabu, 10/07/2019 19:50 1

Indonesia

HUT 73 Bhayangkara, Polri Diminta Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad menegaskan bahwa di usia yang ke 73, Polri harus melaksanakan tugas sesuai undang-undang.

Rabu, 10/07/2019 13:20 0

Indonesia

Soal Pembangunan Infrastruktur, Komisi V: Masih Banyak Pihak yang Dirugikan

Bambang mencontohkan bahwa pembangunan infrastruktur pada sektor pertanian tidak memberikan dampak positif terhadap swasembada pangan.

Rabu, 10/07/2019 11:12 0

Indonesia

Program Global Qurban, ACT Distribusikan Daging Kurban hingga Sudan

“Masyarakat Indonesia akan selalu kami kenang dan kami tunggu kembali kedatangannya di Idul Adha mendatang (2019),” ungkap Ahmad.

Rabu, 10/07/2019 11:06 0

Indonesia

Ditjen Pendis Kemenag Jelaskan Pentingnya Pendidikan Agama di Sekolah

Hal itu diungkapkan Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A mengomentari wacana penghapusan pendidikan agama.

Rabu, 10/07/2019 10:40 0

Indonesia

Uji Shahih Terjemahan Al-Quran Kembali Digelar, Menag Beri Sambutan

"Bisa juga substansi atau makna ayat tidak sesuai dengan kondisi kekinian dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, penyempurnaan terhadap terjemahan yang telah ada sangat penting. Hal ini sejalan dengan karakter Al-Quran yang mempunyai makna dinamis, relevan dengan perkembangan zaman dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi," ujarnya.

Selasa, 09/07/2019 19:15 0

Indonesia

Amnesty International Minta Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Amnesty International Indonesia juga mendesak anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran hukum diproses dengan cara profesional

Selasa, 09/07/2019 18:15 0

Close