... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Yaman Kecam Aliran Senjata Iran ke Pemberontak Hutsi

Foto: Pemberontak Syiah Hutsi Yaman terlihat saat penarikan dari pelabuhan Saleef di provinsi Hodeidah, Yaman 11 Mei 2019. (Reuters)

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemerintah Yaman mengecam aliran senjata-senjata Iran yang diselundupkan secara terus-menerus kepada pemberontak Syiah Hutsi. Pemerintah menyerukan masyarakat internasional untuk melawan Iran yang menargetkan Yaman dan berkontribusi untuk menghalangi upaya solusi politik.

Kecaman itu disuarakan oleh Menteri Informasi Yaman Muammar al-Eryani, ketika para pemimpin Hutsi mengatakan telah mendapatkan rudal dan drone baru yang kemungkinan besar buatan Iran.

Eryani mencatat bahwa Iran terus menyelundupkan senjata-senjata dan teknologi militer yang digunakan dalam operasi-operasi Hutsi yang menargetkan warga sipil dan mengurangi upaya-upaya untuk menyelesaikan krisis dengan cara damai.

Menteri Yaman mengungkapkan bahwa senjata dalam pameran yang diselenggarakan oleh Hutsi pada hari Ahad ini dan diadakan oleh Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) pada awal tahun 2019 memiliki kesamaan.

Eryani menegaskan kembali tuntutan masyarakat internasional dan anggota tetap di Dewan Keamanan untuk mengambil langkah yang lebih serius guna menghentikan pelanggaran Iran yang diakibatkan dari pengimporan senjata kepada pemberontak ini.

Minggu lalu, media pro-Hutssi menyiarkan video para pemimpin dari Sanaa yang memperlihatkan jenis rudal dan drone baru di sebuah tempat rahasia. Video itu memperlihatkan Kepala Dewan Politik Tertinggi Hutsi Mahdi al-Mashat, orang kedua dalam kelompok Abdul-Karim al-Hutsi, kepala pemerintahan Houthi Abdul Aziz bin Habtoor, dan Pembicara Yahya al-Rai.

Kelompok itu berjanji untuk melakukan lebih banyak serangan terhadap warga sipil di Arab Saudi dan wilayah-wilayah bebas yang diperintah oleh pemerintah. Mereka mengklaim telah membuat senjata-senjata ini sendiri, meskipun ada penegasan oleh mantan pemimpin militer bahwa senjata-senjata seperti itu tidak ada dalam sistem persenjataan sebelum kudeta Hutsi pada akhir 2014.

BACA JUGA  UEA Tarik Pasukan dari Yaman, Ada Apa?

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

HUT 73 Bhayangkara, Polri Diminta Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad menegaskan bahwa di usia yang ke 73, Polri harus melaksanakan tugas sesuai undang-undang.

Rabu, 10/07/2019 13:20 0

Indonesia

Soal Pembangunan Infrastruktur, Komisi V: Masih Banyak Pihak yang Dirugikan

Bambang mencontohkan bahwa pembangunan infrastruktur pada sektor pertanian tidak memberikan dampak positif terhadap swasembada pangan.

Rabu, 10/07/2019 11:12 0

Indonesia

Program Global Qurban, ACT Distribusikan Daging Kurban hingga Sudan

“Masyarakat Indonesia akan selalu kami kenang dan kami tunggu kembali kedatangannya di Idul Adha mendatang (2019),” ungkap Ahmad.

Rabu, 10/07/2019 11:06 0

Indonesia

Ditjen Pendis Kemenag Jelaskan Pentingnya Pendidikan Agama di Sekolah

Hal itu diungkapkan Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A mengomentari wacana penghapusan pendidikan agama.

Rabu, 10/07/2019 10:40 0

Indonesia

Uji Shahih Terjemahan Al-Quran Kembali Digelar, Menag Beri Sambutan

"Bisa juga substansi atau makna ayat tidak sesuai dengan kondisi kekinian dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, penyempurnaan terhadap terjemahan yang telah ada sangat penting. Hal ini sejalan dengan karakter Al-Quran yang mempunyai makna dinamis, relevan dengan perkembangan zaman dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi," ujarnya.

Selasa, 09/07/2019 19:15 0

Indonesia

Amnesty International Minta Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Amnesty International Indonesia juga mendesak anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran hukum diproses dengan cara profesional

Selasa, 09/07/2019 18:15 0

Indonesia

KPAI Tegaskan Pendidikan Agama Masih Perlu Diberikan di Sekolah

Opini yang mengusulkan pendidikan agama di sekolah dihilangkan dinilai menimbulkan polemik di masyarakat

Selasa, 09/07/2019 15:44 0

Indonesia

Fitur Baru Instagram, Pengguna Tidak Lagi Bebas Komentar Kasar 

Instagram pada Senin (08/07/2019) mengumumkan fitur-fitur baru yang bertujuan untuk menghentikan bullying online pada platformnya.

Selasa, 09/07/2019 14:51 0

Indonesia

Habib Bahar Divonis 3 Tahun Penjara

Habib Bahar Bin Smith resmi divonis tiga tahun penjara.

Selasa, 09/07/2019 14:34 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Close