... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Program Global Qurban, ACT Distribusikan Daging Kurban hingga Sudan

Foto: Seorang ibu di Sudan penerima donasi Global Qurban

KIBLAT.NET, Jakarta – Dafur Selatan, Sudan merupakan sebuah wilayah yang memiliki jarak yang jauh dan akses yang sulit untuk dijangkau. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurungkan niat Global Qurban untuk menyampaikan amanah kurban untuk warga Sudan.

Darfur Selatan sendiri merupakan sebuah negara bagian yang dihuni oleh penduduk lokal dan ribuan pengungsi dari Sudan. Di tahun 2018, Global Qurban bersama mitra lokal telah menyalurkan kurban ke puluhan ribu penduduk Darfur Selatan.

Mitra Global Qurban di Sudan, Ismail Bey mengatakan bahwa sebanyak 16.000 penduduk Darfur Selatan secara bergantian mendapat daging kurban, kantong per kantong.

“Tingkat pengangguran di Darfur Selatan sangat tinggi, sehingga kondisi perekonomian pun sangat lemah. Mereka sangat bahagia ketika menerima daging kurban, banyak yang menitip salam untuk masyarakat Indonesia,” kata Ismail dalam keterangan tertulis pada Selasa (09/07/2019).

Seorang pengungsi sudan yang menetap di wilayah Gereida, Ahmad Muhammad Djibril (62) merasa bahwa lewat daging kurban dari masyarakat Indonesia bisa mengikat ukhuwah islamiyah tanpa memandang suku, ras, bahasa, maupun warna kulit. Selain itu, ia juga menyampaikan salam kepada masyarakat Indonesia.

“Masyarakat Indonesia akan selalu kami kenang dan kami tunggu kembali kedatangannya di Idul Adha mendatang (2019),” ungkap Ahmad.

Selain Ahmad, Ahmed Isa (29) salah satu penerima kurban lainnya di Sudan mengaku jika upaya yang dilakukan masyarakat Indonesia dengan berkurban di Gereida merupakan sebuah langkah tepat. Sebab, usai konflik berkecamuk hingga awal 2010, bantuan kemanusiaan jarang ada yang menjangkau daerahnya.

BACA JUGA  Di Medan Perang, Lembaga Kemanusiaan Tak Bisa Dituding Membantu Teroris

“Terima kasih kepada Indonesia yang telah memberikan kepeduliannya kepada kami, di sini, di pedesaan yang letaknya jauh dari kota. Daerah kami banyak sapi, tapi kami sendiri tidak mampu membeli untuk memakannya,” tutur Ahmed.

Pada Idul Adha mendatang, Global Qurban akan kembali menyapa pengungsi Sudan yang masih menadi korban konflik. Tak bisa dipungkiri, mengungsi ke wilayah yang lebih aman belum tentu membawa mereka menuju kehidupan yang lebih baik.

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Layanan Internet di Sudan Kembali Aktif Setelah Sebulan Diputus

"Hari ini, pengadilan memerintahkan Zain, MTN dan Sudani (operator seluler) untuk memulihkan layanan Internet seluler," katanya.

Rabu, 10/07/2019 09:04 0

Afghanistan

Keluarga Petani Jadi Korban Serangan Udara Afghanistan, Warga Marah

Aksi Protes pecah di jalan-jalan utama di kota Bel Khamri sesaat setelah serangan udara tersebut. Para demonstran yang merupakan warga sipil menggunakan truk pickup untuk mengarak jasad para korban sebelum dimakamkan.

Rabu, 10/07/2019 07:34 0

Pakistan

Pakistan Puji Burhan Wani, Pejuang Kashmir yang Ditembak India

Burhan Wani dipuji sebagai pahlawan oleh Pakistan, namun disebut teroris oleh India

Selasa, 09/07/2019 17:20 0

Qatar

Dialog Intra-Afghanistan: Taliban Sepakat Hindari Jatuhnya Korban Sipil

Dialog intra-Afghanistan, disponsori oleh Qatar dan Jerman, berlangsung antara politisi Afghanistan, anggota masyarakat sipil, termasuk perempuan, dan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 14:24 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Yaman

UEA Tarik Pasukan dari Yaman, Ada Apa?

Pertentangan kebijakan dengan Arab Saudi dan pelarangan pembelian senjata dari negara-negara Eropa disebut penyebab putusan tersebut.

Selasa, 09/07/2019 09:52 0

Rusia

Putin dan Netanyahu Bahas Koordinasi Militer di Suriah

Sebelumnya, harian Israel Yedioth melaporkan bahwa Israel dan Rusia sepakat membagi kerja di Suriah tanpa hambatan. Kesepakatan itu dicapai selama KTT tiga negara di Yerusalem.

Selasa, 09/07/2019 09:29 0

Arab Saudi

Saudi Bebaskan Syaikh Muhammad Al-Shaqabi

Pemerintah Saudi menahan Syaikh Al-Shaqabi pada 2008 di kediamannya di kota Buraidah. Ia divonis 30 tahun penjara atas tuduhan “melawan ulil amri”.

Selasa, 09/07/2019 08:58 0

Belanda

Belanda Dakwa Warganya Terduga Anggota ISIS Lakukan Kejahatan Perang

Ashraf mengatakan dalam sebuah pembelaan bahwa ia bergabung dengan ISIS setelah menjadi gelandangan di Belanda. Selama berada di wilayah ISIS, ia mengaku tidak membahayakan siapa pun.

Selasa, 09/07/2019 07:51 0

Afghanistan

Taliban Kembali Target Markas Lembaga Keamanan Pemerintah

Meski demikian, Khalilzad tidak secara spesifik menyalahkan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 06:50 0

Close