... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pria di Singapura Tewas Disengat Lebah saat Berburu Durian

Foto: Quek Lye Seng tewas setelah disengat lebah

KIBLAT.NET, Bukit Timah – Pria pensiunan berusia 66 tahun dilaporkan tewas pada Jumat (05/07/2019) lalu setelah disengat oleh lebah. Dia tidak sanggup bertahan ketika racun lebah menyebabkan organ vitalnya berhenti.

“Quek Lye Seng sedang memetik rambutan dan durian sendirian sekitar pukul 3 sore hari itu di hutan di Hillview dekat Bukit Timah,” kata putranya yang lebih muda kepada The Straits Times saat upacara pemakaman pada Selasa malam.

Quek Lye Seng menjadi ayah tunggal dari dua anak setelah istrinya tewas tertimpa pohon tumbang 12 tahun lalu.

Putra bungsu Quek, seorang eksekutif pemasaran yang menolak menyebutkan namanya, mengatakan bahwa ketika ayahnya diserang, ia berhasil lari ke stasiun MRT Hillview dan meminta bantuan. Seorang pejalan kaki sempat memanggilkannya ambulans.

Dia dibawa ke unit Kecelakaan dan Gawat Darurat di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong, dan kemudian dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif. Dia meninggal sekitar jam 9 pagi keesokan harinya.

“Ayah saya seorang pensiunan, jadi di waktu luangnya, dia suka pergi keluar dan memetik durian dan ramban. Pada hari yang menentukan itu, dia secara tidak sengaja menerobos beberapa peluru, dan mereka menyengat dan mengejarnya,” katanya.

Putra bungsu mengatakan bahwa terakhir kali dia dan kakak laki-lakinya melihat ayah mereka makan malam Kamis lalu.

Dia mengatakan bahwa mencari buah-buahan adalah kegemaran masa lalu Quek. Dia biasanya berbagi hasil panennya dengan teman-temannya di lingkungan itu, dari pasar terdekat dan kedai kopi.

Lokasi Hillview berjarak sekitar 10 menit dari rumah mereka. “Sang ayah sering pergi ke sana,” kata putra bungsunya.

“Dia telah melakukan itu setidaknya selama 20 tahun. Dia dibesarkan di sebuah kampung sehingga dia tahu bagaimana melakukannya,” tambahnya.

“Dia dulu pergi ke daerah Bukit Batok dan Tengah. Tapi daerah-daerah itu mulai menjalani pembangunan untuk perumahan sekitar dua tahun yang lalu, jadi dia mulai mengunjungi lokasi Hillview.”

Para ahli mengatakan bahwa jika terjadi serangan lebah, seseorang harus menutupi wajah dan berlari secepat dan sejauh mungkin.

Mereka juga menyarankan para korban untuk berlari melawan angin, karena perlawanan membuat lebah lebih sulit mengimbangi, dan juga berlari dalam garis lurus untuk mencegah orang lain tersengat.

Seseorang seharusnya tidak memukul serangga atau memukul lengan, karena lebah tertarik untuk bergerak.

Sumber: The Strait Times
Redaktur: Ibas Fuadi

Read more at https://www.thestar.com.my/news/regional/2019/07/10/retiree-stung-to-death-by-hornets-while-hunting-for-rambutans-and-durians/#fLOR5UUY9ORlqAU1.99

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

HUT 73 Bhayangkara, Polri Diminta Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad menegaskan bahwa di usia yang ke 73, Polri harus melaksanakan tugas sesuai undang-undang.

Rabu, 10/07/2019 13:20 0

Indonesia

Soal Pembangunan Infrastruktur, Komisi V: Masih Banyak Pihak yang Dirugikan

Bambang mencontohkan bahwa pembangunan infrastruktur pada sektor pertanian tidak memberikan dampak positif terhadap swasembada pangan.

Rabu, 10/07/2019 11:12 0

Indonesia

Program Global Qurban, ACT Distribusikan Daging Kurban hingga Sudan

“Masyarakat Indonesia akan selalu kami kenang dan kami tunggu kembali kedatangannya di Idul Adha mendatang (2019),” ungkap Ahmad.

Rabu, 10/07/2019 11:06 0

Indonesia

Ditjen Pendis Kemenag Jelaskan Pentingnya Pendidikan Agama di Sekolah

Hal itu diungkapkan Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A mengomentari wacana penghapusan pendidikan agama.

Rabu, 10/07/2019 10:40 0

Indonesia

Uji Shahih Terjemahan Al-Quran Kembali Digelar, Menag Beri Sambutan

"Bisa juga substansi atau makna ayat tidak sesuai dengan kondisi kekinian dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, penyempurnaan terhadap terjemahan yang telah ada sangat penting. Hal ini sejalan dengan karakter Al-Quran yang mempunyai makna dinamis, relevan dengan perkembangan zaman dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi," ujarnya.

Selasa, 09/07/2019 19:15 0

Indonesia

Amnesty International Minta Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Amnesty International Indonesia juga mendesak anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran hukum diproses dengan cara profesional

Selasa, 09/07/2019 18:15 0

Indonesia

KPAI Tegaskan Pendidikan Agama Masih Perlu Diberikan di Sekolah

Opini yang mengusulkan pendidikan agama di sekolah dihilangkan dinilai menimbulkan polemik di masyarakat

Selasa, 09/07/2019 15:44 0

Indonesia

Fitur Baru Instagram, Pengguna Tidak Lagi Bebas Komentar Kasar 

Instagram pada Senin (08/07/2019) mengumumkan fitur-fitur baru yang bertujuan untuk menghentikan bullying online pada platformnya.

Selasa, 09/07/2019 14:51 0

Indonesia

Habib Bahar Divonis 3 Tahun Penjara

Habib Bahar Bin Smith resmi divonis tiga tahun penjara.

Selasa, 09/07/2019 14:34 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Close