... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Layanan Internet di Sudan Kembali Aktif Setelah Sebulan Diputus

Foto: AFP

KIBLAT.NET, Khartoum – Pihak berwenang Sudan kembali mengaktifkan layanan internat selular pada Selasa (09/07/2019) setelah sebulan diputus. Layanan internet dinon-aktifkan menyusul operasi keamanan berdarah yang menargetkan unjuk rasa di luar markas besar tentara Sudan di Khartoum.

Layanan Internet dihentikan di Sudan pada 3 Juni setelah orang-orang bersenjata yang mengenakan seragam militer membubarkan aksi duduk selama berminggu-minggu di depan markas tentara dalam operasi keamanan yang menewaskan puluhan demonstran dan melukai ratusan lainnya.

Sejak insiden itu, junta militer yang memegang kendali pemerintahan memutus jaringan internet dari perangkat seluler dan telepon rumah di seluruh Sudan. Langkah ini yang bertujuan mencegah para pengunjuk rasa mengorganisir aksi mereka untuk menuntut tentara menyerahkan kekuasaan kepada warga sipil.

Beberapa hari kemudian, Internet kembali aktif namun terbatas pada jaringan lambat. Layanan jaringan 3G dan 4G tetap masih diputus.

Seorang pengacara Sudan, Abdul Azim al-Hassan, mengatakan kepada AFP bahwa dia telah menuntut pengadilan di Khartoum agar tidak memutus layanan Internet di teleponnya. Pengadilan kemudian memerintahkan perusahaan penyedia layanan telepon seluler Zainuntuk mengakifkan kembali jaringan internet.

“Saya kembali ke pengadilan dan mengatakan kepada bahwa memutus Internet telah melukai banyak pelanggan Zain dan perusahaan telekomunikasi lainnya,” kata Hassan pada konferensi pers.

“Hari ini, pengadilan memerintahkan Zain, MTN dan Sudani (operator seluler) untuk memulihkan layanan Internet seluler,” katanya.

BACA JUGA  Sempat Terhenti Karena Korupsi, Bantuan AS ke Tentara Somalia Dilanjutkan

Banyak pengguna ponsel di Sudan mengkonfirmasi bahwa layanan Internet kembali bisa digunakan pada Selasa di ponsel mereka, apakah itu operator MTN, Sudan atau Zain.

Pemutusan Internet berhasil mencegah demonstrasi besar-besaran terhadap junta militer yang berkuasa setelah tentara menggulingkan Presiden Omar Al-Bashir pada 11 April, menyusul protes rakyat pada bulan Desember terhadap pemerintahannya yang tiga dekade.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Uji Shahih Terjemahan Al-Quran Kembali Digelar, Menag Beri Sambutan

"Bisa juga substansi atau makna ayat tidak sesuai dengan kondisi kekinian dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, penyempurnaan terhadap terjemahan yang telah ada sangat penting. Hal ini sejalan dengan karakter Al-Quran yang mempunyai makna dinamis, relevan dengan perkembangan zaman dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi," ujarnya.

Selasa, 09/07/2019 19:15 0

Indonesia

Amnesty International Minta Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Amnesty International Indonesia juga mendesak anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran hukum diproses dengan cara profesional

Selasa, 09/07/2019 18:15 0

Indonesia

KPAI Tegaskan Pendidikan Agama Masih Perlu Diberikan di Sekolah

Opini yang mengusulkan pendidikan agama di sekolah dihilangkan dinilai menimbulkan polemik di masyarakat

Selasa, 09/07/2019 15:44 0

Indonesia

Fitur Baru Instagram, Pengguna Tidak Lagi Bebas Komentar Kasar 

Instagram pada Senin (08/07/2019) mengumumkan fitur-fitur baru yang bertujuan untuk menghentikan bullying online pada platformnya.

Selasa, 09/07/2019 14:51 0

Indonesia

Habib Bahar Divonis 3 Tahun Penjara

Habib Bahar Bin Smith resmi divonis tiga tahun penjara.

Selasa, 09/07/2019 14:34 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Indonesia

Masa Tugas Berakhir, TPF Kasus Novel Harus Paparkan Hasil Kerjanya

Tim Pencari Fakta, kata dia, yang telah dibentuk hendaknya segera mempertanggungjawabkan hasil kerjanya

Selasa, 09/07/2019 12:14 0

Indonesia

Puluhan Muslimah di Bandung Gelar Aksi Tolak RUU P-KS

Puluhan perempuan Bandung melakukan protes penolakan RUU P-KS

Senin, 08/07/2019 21:04 0

Indonesia

Polisi Pelaku Kekerasan 21-22 Mei Harus Dibawa ke Peradilan Umum

Amnesty International Indonesia mendesak institusi Polri untuk menindak anggota Brimob yang melakukan penyiksaan dan perlakuan buruk di Jakarta pada 21-23 Mei 2019.

Senin, 08/07/2019 20:55 0

Indonesia

Jelang Vonis Habib Bahar, Pengacara Berharap Majelis Hakim Objektif

Habib Bahar bin Smith direncanakan akan menjalani sidang Putusan atas kasus penganiayaan anak di bawah umur besok

Senin, 08/07/2019 20:48 0

Close