... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditjen Pendis Kemenag Jelaskan Pentingnya Pendidikan Agama di Sekolah

Foto: Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Kamin

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mengharuskan pendidikan agama bagi seluruh peserta didik, bahkan harus diajarkan oleh guru yang seagama.

Hal itu diungkapkan Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A mengomentari wacana penghapusan pendidikan agama.

“Kalau mau dihapus, rubah dulu undang undangnya,” ujar Amin melalui rilisnya, Selasa (09/07/2019).

Di samping Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Maka konstitusi Indonesia secara eksplisit menyatakan bahwa Indonesia adalah negara bangsa yang relijius.

Lalu, secara sosiologis, Amin menyebut tak ada satupun penduduk Indonesia yang tidak beragama.

“Kalau agama tidak diajarkan di sekolah, ke mana mereka harus belajar agama,” tegasnya.

Amin juga menegaskan kontribusi pendidikan agama dalam membentuk karakter keberagamaan Indonesia yang damai, toleran, demokratis, moderat sangatlah fundamental.

“Bahwa ada fenomena menguatnya politik identitas bernuansa agama itu benar, tapi penyebabnya tidak tunggal, termasuk di antaranya adalah imbas dari globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Ini tantangan bangsa secara keseluruhan,” ujarnya.

“Menyalahkan pendidikan agama semata kemudian mengusulkan untuk dihapus adalah sebuah bentuk penyederhanaan masalah secara ekstrem atas sebuah masalah. Sikap seperti ini tentu tidak realistis dan kurang akademik,” lanjutnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Layanan Internet di Sudan Kembali Aktif Setelah Sebulan Diputus

"Hari ini, pengadilan memerintahkan Zain, MTN dan Sudani (operator seluler) untuk memulihkan layanan Internet seluler," katanya.

Rabu, 10/07/2019 09:04 0

Afghanistan

Keluarga Petani Jadi Korban Serangan Udara Afghanistan, Warga Marah

Aksi Protes pecah di jalan-jalan utama di kota Bel Khamri sesaat setelah serangan udara tersebut. Para demonstran yang merupakan warga sipil menggunakan truk pickup untuk mengarak jasad para korban sebelum dimakamkan.

Rabu, 10/07/2019 07:34 0

Pakistan

Pakistan Puji Burhan Wani, Pejuang Kashmir yang Ditembak India

Burhan Wani dipuji sebagai pahlawan oleh Pakistan, namun disebut teroris oleh India

Selasa, 09/07/2019 17:20 0

Qatar

Dialog Intra-Afghanistan: Taliban Sepakat Hindari Jatuhnya Korban Sipil

Dialog intra-Afghanistan, disponsori oleh Qatar dan Jerman, berlangsung antara politisi Afghanistan, anggota masyarakat sipil, termasuk perempuan, dan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 14:24 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Yaman

UEA Tarik Pasukan dari Yaman, Ada Apa?

Pertentangan kebijakan dengan Arab Saudi dan pelarangan pembelian senjata dari negara-negara Eropa disebut penyebab putusan tersebut.

Selasa, 09/07/2019 09:52 0

Rusia

Putin dan Netanyahu Bahas Koordinasi Militer di Suriah

Sebelumnya, harian Israel Yedioth melaporkan bahwa Israel dan Rusia sepakat membagi kerja di Suriah tanpa hambatan. Kesepakatan itu dicapai selama KTT tiga negara di Yerusalem.

Selasa, 09/07/2019 09:29 0

Arab Saudi

Saudi Bebaskan Syaikh Muhammad Al-Shaqabi

Pemerintah Saudi menahan Syaikh Al-Shaqabi pada 2008 di kediamannya di kota Buraidah. Ia divonis 30 tahun penjara atas tuduhan “melawan ulil amri”.

Selasa, 09/07/2019 08:58 0

Belanda

Belanda Dakwa Warganya Terduga Anggota ISIS Lakukan Kejahatan Perang

Ashraf mengatakan dalam sebuah pembelaan bahwa ia bergabung dengan ISIS setelah menjadi gelandangan di Belanda. Selama berada di wilayah ISIS, ia mengaku tidak membahayakan siapa pun.

Selasa, 09/07/2019 07:51 0

Afghanistan

Taliban Kembali Target Markas Lembaga Keamanan Pemerintah

Meski demikian, Khalilzad tidak secara spesifik menyalahkan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 06:50 0

Close