... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fitur Baru Instagram, Pengguna Tidak Lagi Bebas Komentar Kasar 

Foto: Instagram

KIBLAT.NET, Jakarta – Instagram pada Senin (08/07/2019) mengumumkan fitur-fitur baru yang bertujuan untuk menghentikan bullying online pada platformnya, termasuk peringatan kepada orang-orang ketika mereka hendak mengirim komentar yang kasar.

“Adalah tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan yang aman di Instagram,” kata Adam Mosseri, presiden Instragram dalam sebuah pernyataan.

“Ini telah menjadi prioritas penting bagi kami untuk beberapa waktu, dan kami terus berinvestasi dalam pemahaman yang lebih baik dan mengatasi masalah ini.”

Salah satu alat baru yang diluncurkan adalah peringatan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan untuk memberi tahu pengguna tentang komentar mereka yang dianggap ofensif sebelum diposting.

“Intervensi ini memberi orang kesempatan untuk merefleksikan dan membatalkan komentar mereka dan mencegah penerima menerima pemberitahuan komentar yang berbahaya,” kata Mosseri.

“Dari pengujian awal, kami telah menemukan bahwa fitur ini mendorong beberapa orang untuk membatalkan komentar mereka dan berbagi sesuatu yang tidak begitu menyakitkan begitu mereka memiliki kesempatan untuk merenung.”

Alat baru lainnya ditujukan untuk membatasi penyebaran komentar kasar terhadap pengguna.

“Kami telah mendengar dari orang-orang muda di komunitas kami bahwa mereka enggan untuk memblokir, berhenti mengikuti, atau melaporkan pelaku intimidasi mereka karena itu dapat meningkatkan situasi, terutama jika mereka berinteraksi dengan pelaku intimidasi mereka di kehidupan nyata,” kata Mosseri.

Fitur baru yang disebut “restrict” ini sedang diuji, yang membuat posting dari orang yang menyinggung hanya terlihat oleh orang itu.

BACA JUGA  HUT 73 Bhayangkara, Polri Diminta Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

“Anda dapat memilih untuk membuat komentar orang yang dibatasi terlihat oleh orang lain dengan menyetujui komentar mereka,” tambah Mosseri.

“Orang yang dibatasi tidak akan dapat melihat ketika Anda aktif di Instagram atau ketika Anda membaca pesan langsung mereka.”

Langkah Instagram ini menjadi yang terbaru untuk mencegah tindakan cyberbullying oleh jejaring sosial untuk menangani kebencian dan perilaku kasar yang bisa sangat berbahaya bagi pengguna muda.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Dialog Intra-Afghanistan: Taliban Sepakat Hindari Jatuhnya Korban Sipil

Dialog intra-Afghanistan, disponsori oleh Qatar dan Jerman, berlangsung antara politisi Afghanistan, anggota masyarakat sipil, termasuk perempuan, dan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 14:24 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Tempat dan Waktu yang Berbeda Menghasilkan Amalan yang Berbeda

KIBLAT.NET- Setiap waktu dan setiap tempat memiliki keutamaan tersendiri. Misalkan malam lailatul qadar, maka ibadah...

Selasa, 09/07/2019 13:05 0

Yaman

UEA Tarik Pasukan dari Yaman, Ada Apa?

Pertentangan kebijakan dengan Arab Saudi dan pelarangan pembelian senjata dari negara-negara Eropa disebut penyebab putusan tersebut.

Selasa, 09/07/2019 09:52 0

Rusia

Putin dan Netanyahu Bahas Koordinasi Militer di Suriah

Sebelumnya, harian Israel Yedioth melaporkan bahwa Israel dan Rusia sepakat membagi kerja di Suriah tanpa hambatan. Kesepakatan itu dicapai selama KTT tiga negara di Yerusalem.

Selasa, 09/07/2019 09:29 0

Arab Saudi

Saudi Bebaskan Syaikh Muhammad Al-Shaqabi

Pemerintah Saudi menahan Syaikh Al-Shaqabi pada 2008 di kediamannya di kota Buraidah. Ia divonis 30 tahun penjara atas tuduhan “melawan ulil amri”.

Selasa, 09/07/2019 08:58 0

Belanda

Belanda Dakwa Warganya Terduga Anggota ISIS Lakukan Kejahatan Perang

Ashraf mengatakan dalam sebuah pembelaan bahwa ia bergabung dengan ISIS setelah menjadi gelandangan di Belanda. Selama berada di wilayah ISIS, ia mengaku tidak membahayakan siapa pun.

Selasa, 09/07/2019 07:51 0

Afghanistan

Taliban Kembali Target Markas Lembaga Keamanan Pemerintah

Meski demikian, Khalilzad tidak secara spesifik menyalahkan Taliban.

Selasa, 09/07/2019 06:50 0

Artikel

Imajinasi Kolonial di Balik Budaya ‘Asli’ Nusantara

Kebijakan membangkitkan dan merekonstruksi ingatan pra-Islam sebagai budaya Nusantara adalah buah dari kebijakan nativisasi penjajah yang hendak memisahkan Islam dari identitas bangsa kita

Senin, 08/07/2019 19:33 0

Asia

Tanah Longsor Hancurkan Kamp-kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Musim hujan yang memicu tanah longsor di kamp-kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh telah menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 4.500 orang kehilangan tempat tinggal.

Senin, 08/07/2019 17:33 0

Foto

Potret Jamaah Haji Tiba di Arab Saudi

"Jamaah pertama tiba dari Indonesia, Bangladesh, India, dan Pakistan," Saudi Press Agency melaporkan.

Senin, 08/07/2019 16:35 0

Close