... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Putri Syaikh Yusuf Al-Qardhawi Kembali Ditahan

Foto: Ola' Qardhawi dan Hussam, putri dan menantu Syaikh Yusuf Al-Qardhawi

KIBLAT.NET, Kairo – Jaksa penuntut umum Mesir kembali menahan putri Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, Ola’ Al-Qardhawi. Ia hanya beberapa jam merasakan kebebasan setelah menjalani hukuman dua tahun penjara tanpa tuduhan.

Dilansir dari Anadolu Agency (AA) pada Jumat (05/07/2019), kuasa hokum Ola’, Ahmed Madi, mengatakan bahwa penangkapan kliennya untuk kedua kalinya ini dengan tuduhan “bergabung dengan kelompok teroris”.

Pengadilan Mesir, Rabu lalu, membebaskan Ola’. Kabar itu disampaikan oleh saudaranya, Abdurrahman. Ia menulis di Twitter bahwa saudarinya itu sudah bebas.

“Alhamdulillah, puji syukur yang sangat banyak. Saudara perempuanku Ola’ Al-Qardhawi dibebaskan di bawah aturan langkah-langkah pencegahan setelah dua tahun ditahan dengan penuh kezaliman dan permusuhan. Kami meminta semoga Allah juga melancarkan pembebasan suaminya,” tulis Abdurrahman di akun Twitternya.

Pembebasan Ola’ setelah dia menyelesaikan dua tahun masa tahanan, yang merupakan periode maksimum penahanan.

Pada Juni 2017, otoritas Mesir menangkap Ola bersama suaminya di rumah mereka.

Dia diduga memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah kelompok yang dilarang di Mesir.

Oktober tahun lalu, keluarga Al-Qaradawi mengatakan bahwa kesehatan Ola’ memburuk saat berada di penjara.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ICMI Gelar Halal Bihalal Rekonsiliasi untuk Bangsa

Wakil Presiden terpilih KH. Ma’ruf Amin hadir dalam acara ini.

Sabtu, 06/07/2019 07:50 0

Indonesia

PKS: Ide Hapus Pendidikan Agama di Sekolah Bertentangan UUD 1945

"Ini ide sekularisasi yang menjauhkan generasi bangsa dari nilai-nilai agama. Ide atau wacana ini bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan tujuan pendidikan nasional yang sangat menekankan nilai-nilai pendidikan agama di sekolah. Kami menolak tegas wacana ini," tegas Jazuli kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Jumat (05/07/2019).

Sabtu, 06/07/2019 07:39 0

Opini

Sosok Pemimpin Unggul yang Dicintai Manusia

Masyarakat Islam yang Rasulullah bentuk diatur dengan menggunakan tata aturan yang bersumber dari Alquran dan Hadist RasulNya, atau yang dikemudian hari disebut dengan istilah syariat Islam kaffah.

Jum'at, 05/07/2019 17:20 0

Indonesia

Muncul Partai Indonesia Beradab, Usung Misi Lanjutkan Perjuangan Ulama

Diluncurkan pertama kali pada 17 Ramadhan 1440 H atau 21 Mei 2019, Parida akan menjalankan visi dan misi untuk kemaslahatan umat Islam dan bangsa Indonesia

Jum'at, 05/07/2019 14:45 1

Indonesia

Tepis SETARA Institute, LDK Tegaskan Sebagai Organisasi Terbuka

Setara Institute dalam temuannya menuding Lembaga Dakwah Kampus (LDK) memiliki kegiatan keislaman yang hanya mengakomodasi kelompok tertentu saja

Jum'at, 05/07/2019 13:27 0

Indonesia

Kekhawatiran KontraS Soal Perpres Jabatan Fungsional TNI

"Seharusnya fungsi TNI adalah untuk menjaga pertahanan, dan keamanan di negara ini, itu idealnya," ujar Koordinator KontraS Yati Andriyani di kantornya, beberapa waktu lalu.

Kamis, 04/07/2019 14:15 0

Indonesia

Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan ke Tanah Suci Mulai 6 Juli

Pemberangkatan pertama tersebut meliputi empat kelompok terbang (kloter) sebanyak 1.800 jemaah haji

Rabu, 03/07/2019 20:07 0

Indonesia

Detik-detik Kericuhan di Acara Deklarasi Relawan Pendukung Prabowo-Sandi

Acara bertajuk 'Pernyataan Sikap & Konsolidasi Relawan Pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK)' berakhir ricuh

Rabu, 03/07/2019 19:52 1

Indonesia

KontraS: Jangan Tutup-tutupi Fakta Kerusuhan 21-22 Mei

Masih ada beberapa korban meninggal yang sampai saat ini belum dijelaskan penyebab kematiannya oleh polisi

Selasa, 02/07/2019 20:13 0

Indonesia

Pergantian Ketua Umum MUI Tunggu KH Ma’ruf Amin Dilantik Jadi Wapres

Dalam anggaran dasar MUI seorang ketua umum tidak boleh merangkap sebagai pejabat publik

Selasa, 02/07/2019 20:03 0

Close