Sempat Terhenti Karena Korupsi, Bantuan AS ke Tentara Somalia Dilanjutkan

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat memutuskan untuk melanjutkan beberapa bantuan pada unit tentara Somalia yang bekerja langsung dengan pasukan AS. Washington menangguhkan bantuan tersebut selama kurun waktu 18 bulan menyusul dugaan korupsi yang meluas di jajaran militer, kata pejabat AS pada Selasa (02/07/2019).

Bantuan itu adalah bagian dari bantuan militer AS ke Somalia yang bertujuan membantu pemerintah mengatasi pejuang Islam. AS menghentikan bantuan pada Desember 2017 setelah militer Somalia gagal menjelaskan kekurangan makanan dan bahan bakar di kamp militer meski bantuan telah diberikan.

Tim investigasi gabungan AS-Somalia, saat menyidak kamp-kamp di lapangan, mendapatkan jumlah tentara yang ada lebih sedikit dari yang dilaporkan. Lebih mengejutkan, tidak terdapat senjata di kamp-kamp tersebut yang menunjukkan mereka tidak siap tempus dan bertugas.

Pernyataan pers Duta Besar AS di Mogadishu mengatakan dalam pernyataannya bahwa dilanjutkannya bantuan ini sebagai langkah uji coba kembali setelah penangguhan.

“Berdasarkan reformasi internal yang dilakukan oleh pemerintah federal Somalia dan inspeksi unit bantuan, Amerika Serikat meyakini penilaiannya bahwa pemerintah federal Somalia dan Tentara Nasional Somalia telah melakukan upaya signifikan untuk meningkatkan akuntabilitas atas sumber daya yang disediakan,” kata pernyataan itu.

Juru bicara kedutaan mengatakan kepada Reuters melalui surat elektronik bahwa bantuan itu akan mencakup penyediaan makanan, bahan bakar dan peralatan yang tidak mematikan bagi satu unit Tentara Nasional Somalia.

“Departemen Luar Negeri bermaksud untuk menerapkan mekanisme pemantauan dan verifikasi yang kuat untuk memastikan akuntabilitas, termasuk melalui penggunaan pemantau pihak ketiga untuk melakukan pemeriksaan fisik lokasi untuk memastikan dan menggunakan penerima akhir bantuan,” kata pernyataan juru bicara tersebut.

Penangguhan itu tidak memengaruhi beberapa unit tentara Somalia, seperti pasukan khusus Danab, yang dilatih oleh pasukan AS.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat