... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Detik-detik Kericuhan di Acara Deklarasi Relawan Pendukung Prabowo-Sandi

Foto: Belasan emak-emak pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno membacakan deklarasi dalam acara yang digelar di D'hotel, Ahad (02-07-2019)

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekelompok orang yang menamakan diri Koalisi Relawan & Pendukung Prabowo Sandi menggelar acara bertajuk ‘Pernyataan Sikap & Konsolidasi Relawan Pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK)’. Acara itu berakhir ricuh dengan diwarnai penolakan isi deklarasi oleh peserta.

Dalam undangan yang beredar, acara di D’hotel, Jakarta Selasa (02/07/2019) itu akan dimulai pukul 13:30 WIB. Undangan tersebut tidak mencantumkan daftar pembicara maupun penanggung jawab acara, hanya tertulis kontak person bernama Anhar. Spanduk acara yang mencantumkan logo KORPAS telah terpasang di ruangan, namun acara baru dimulai selepas pukul 14.00 WIB.

Acara tersebut rupanya diisi dengan diskusi, yang diawali pemaparan dari Rizal Kobar, pria yang pernah ditahan atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian. Rizal menyoroti penyematan status aktivis seseorang dengan melihat latar belakangnya.

“Saya ingatkan terutama kepada emak-emak tolong bataskan diri, Anda tau siapa yang mantan aktivis siapa yang bukan. Saya sejak kuliah itu aktifis,” ujarnya. “Jadi harus memahami latar belakang.”

Pembicara selanjutnya adalah Slamet Rudjito. Setelahnya, panitia melakukan pembacaan deklarasi yang diwakili oleh seorang perempuan. Sesaat sebelum pembacaan deklarasi, Rizal yang juga mendapatkan salinan dokumen deklarasi berkomentar bahwa pernyataan dalam deklarasi tersebut mirip dengan apa yang diutarakan Sandiaga Uno beberapa waktu yang lalu, sembari meninggalkan panggung.

Sebelum pembacaan deklarasi, belasan peserta yang didominasi emak-emak berdiri di atas panggung. Seorang perempuan bernama Florensia berdiri paling depan memimpin pembacaan deklarasi. Tak alam berselang situasi berubah ketika seorang relawan asal Yogyakarta bernama Gusali terlibat cekcok dengan Anhar, karena tak diizinkan untuk bergabung bersama relawan lain di panggung.

BACA JUGA  Antisipasi Radikalisme, 155 Buku Pelajaran Agama Akan Dirombak

Pembacaan deklarasi akhirnya tetap dilakukan. Namun, ditengah pembacaan naskah deklarasi beberapa orang peserta tiba-tiba protes setelah mengucap kalimat ‘selamat bekerja kepada Presiden dan Wakil Presiden’. Meski begitu deklarasi dilakukan hingga seluruh isi naskah dibacakan. Ruangan acara berubah gaduh dengan teriakan-teriakan peserta yang saling bersahut-sahutan.

“Kami menolak pernyataan sikap itu. Penyusunan pernyataan sikap tak melibatkan kami sedikitpun, dan kami meminta Prabowo-Sandi tetap istiqomah berjuang di barisan oposisi,” teriak Gusali.

Bahkan ada peserta yang menyerukan agar memakan yang dihidangkan yang sudah disediakan panitia tak dimakan. “Jangan makan, awas jangan dimakan, itu dikasih racun makanannya! Ini jebakan cebong!”

Tak cukup sampai disitu, para relawan yang tak setuju dengan deklarasi tersebut kompak menurunkan spanduk acara. Mereka kemudian berpose menyilangkan dua lengan di depan dada, sebagai simbol tidak mengakui kemenangan paslon nomor urut 01.

Sebagian peserta menolak isi deklarasi

Sebagian peserta menolak isi deklarasi

Tidak lama berselang datang seorang personel polisi dan satu anggota TNI meredam situasi. Saat ditemui aparat, Anhar mengakui bahwa acara konsolidasi tersebut merupakan gagasannya. Ia mengklaim bahwa teks deklarasi dirumuskan oleh para relawan yang juga berasal dari Seknas Prabowo-Sandi, tanpa mau memberikan penjelasan secara detail. Perkataan Anhar segera disanggah relawan lain, yang mengatakan “Enggak ada Seknas, seknas apaan itu?”

Saat acara ricuh, terjadi insiden berupa hilangnya buku daftar hadir peserta. Lembaran absensi yang berisi daftar nama-nama beserta tanda tangan peserta ditemukan telah disobek-sobek. Sebagian peserta berinisiatif mengecek rekaman kamera CCTV milik pengelola hotel. Dari situ terlihat lembar absensi asli telah dibawa pergi oleh seseorang dan ditukar lembar absen lain yang telah disobek.

BACA JUGA  Empat Masalah Ini Jadi Prioritas Kerja Mahfud MD

“Absennya telah ditukar,” kata Ali.

Para relawan pendukung Prabowo kemudian menginterogasi Anhar dengan dikawal aparat kepolisian. Ia mengaku jika acara tersebut diadakan tanpa izin atau pemberitahuan kepada pihak kepolisian, dengan spontanitas sebagai alasannya. Para peserta acara membubarkan diri setelah Anhar diamankan polisi.

Saat ditemui seusai acara, Florensia mengaku tak mengetahui siapa pembuat teks deklarasi tersebut. Kehadirannya hanya untuk mengetahui sikap relawan Prabowo-Sandi setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya juga enggak ngerti, karena saya diundang di sini jadi pembicara, tapi malah disuruh baca surat pernyataan,” ungkapnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Detik-detik Kericuhan di Acara Deklarasi Relawan Pendukung Prabowo-Sandi”

  1. Terbiasa dusta dan curang, segala cara ebonk gunakan utk pencitraan!!!

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Inggris

Cara Masjid di London Kurangi Penggunaan Botol Plastik

Dikutip dari Brightside.me, setiap detik, 694 botol plastik dibuang dan jumlahnya mencapai 60 juta sehari.

Rabu, 03/07/2019 17:17 0

India

Jenazah di India Bangun Ketika Digelar Upacara Pemakaman

Seorang pria yang dinyatakan meninggal oleh para dokter di sebuah rumah sakit mendadak "bangun" ketika persiapan pemakamannya dilakukan.

Rabu, 03/07/2019 16:24 0

Qatar

Negosiasi Ketujuh Taliban-AS Berlangsung Alot, Mulla Baradar Turun Tangan

Kedua pihak, Taliban dan AS, tengah berusaha menepis perbedaan apakah menggunakan istilah ‘Imarah Islam’ ataukah ‘Taliban’ dalam draft persetujuan.

Rabu, 03/07/2019 13:45 0

Qatar

Taliban Akan Hadiri Dialog Internal Afghanistan di Doha

"Kami tidak keberatan duduk di meja dialog dengan semua pihak internal Afghanistan, termasuk orang pemerintahan Afghanistan atau orang dekat dengan mereka, karena semua orang berpartisipasi dalam kapasitas pribadinya di konferensi," kata Shahin kepada Al-Araby Al-Jadid.

Rabu, 03/07/2019 09:52 0

Amerika

Pengadilan AS Vonis Bebas Perwira Marinir yang Bantai Sipil Mosul

Gallagher membanggakan aksi pembunuhannya terhadap warga sipil, termasuk wanita, di hadapan anak buahnya.

Rabu, 03/07/2019 08:19 0

Afrika

Sempat Terhenti Karena Korupsi, Bantuan AS ke Tentara Somalia Dilanjutkan

Bantuan itu dihentikan selama 18 bulan menyusul dugaan korupsi di jajaran militer. Penyelidikan mengungkap bahwa jumlah tentara yang ada jauh lebih sedikit daripada yang dilaporkan mendapat bantuan.

Rabu, 03/07/2019 06:49 0

Arab Saudi

Menlu Al-Jubeir: Arab Saudi Tidak Ingin Berperang dengan Iran

Al-Jubeir juga mengatakan bahwa putra mahkota menekankan bahwa Iran tidak boleh diizinkan untuk melanjutkan kebijakan agresifnya dan pihak internasional harus diambil untuk menghentikan tindakan mereka.

Selasa, 02/07/2019 11:19 0

Afghanistan

Taliban Serbu Kompleks Departemen Pertahanan Afghanistan

"Sasarannya adalah fasilitas teknis Kementerian Pertahanan," kata seorang pejabat Taliban, seperti dilansir Al-Jazeera.

Selasa, 02/07/2019 11:02 0

Myanmar

Kekerasan Militer Myanmar terhadap Rohingya Kembali Meningkat

warga muslim Rohingya ditangkap di jalan-jalan dan dipaksa berfoto dengan memegang senjata.

Selasa, 02/07/2019 09:24 0

Video News

Di HUT Polri Ke-73, Kontras Soroti Kerusuhan 21 Mei

KIBLAT.NET, Jakarta – Di ulang tahun Kepolisian yang ke-73, atau Hari Bhayangkara, Komisi Untuk Orang...

Selasa, 02/07/2019 09:12 0

Close