Pergantian Ketua Umum MUI Tunggu KH Ma’ruf Amin Dilantik Jadi Wapres

KIBLAT.NET, Jakarta – KH. Ma’ruf Amin masih melakukan kegiatan di Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah secara resmi ditetapkan oleh KPU sebagai wakil presiden terpilih, yang berpasangan dengan Joko Widodo. Pergantian posisinya sebagai Ketua Umum MUI akan dilakukan setelah dia resmi dilantik.

Saat masih berstatus sebagai calon wakil presiden, Kiai Ma’ruf sempat diwacanakan nonaktif dari posisinya sebagai Ketua Umum MUI Pusat. Namun, beberapa waktu kemudian wacana itu ditepisnya, dengan alasan dalam AD/ART MUI tak mengharuskannya melepaskan jabatan saat ikut dalam kontestasi Pemilu.

Seusai ditetapkan sebagai cawapres terpilih oleh KPU pada Ahad (30/06/2019), hari ini Kiai Ma’ruf kembali melakukan kegiatan di Majelis Ulama Indonesia. Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid menjelaskan bahwa dalam anggaran dasar MUI seorang ketua umum tidak boleh merangkap sebagai pejabat publik.

Menurut Zainut, KH Ma’ruf Amin hingga belum menjadi pejabat publik meski telah ditetapkan KPU sebagai wakil presiden terpilh. “Pejabat publik ketika beliau sudah ditetapkan sebagai wakil presiden secara definitif, bukan ditetapkan oleh KPU. Karena penetapan KPU adalah penetapan hasil perolehan pemilu kemarin,” kata Zainut saat ditemui usai rapat di Kantor MUI Pusat, Selasa (02/07/2019).

Pelantikan presiden dan wakil presiden 2019-2025 direncanakan digelar pada 20 Oktober mendatang. “Nah, ketika dia dilantik atau diambil sumpahnya itulah, dia sudah masuk kategori memiliki jabatan publik, sebagai wakil presiden,” imbuh Zainut.

BACA JUGA  Munas II FORJIM Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Terkait pengganti Kiai Ma’ruf nantinya, Zainut mengaku pihak MUI belum membicarakannya dalam rapat pleno. Ia mengatakan MUI juga harus menunggu sampai pelantikan untuk pergantian ketua umum berikutnya.

“Nanti akan ada mekanismenya. Akan ada pergantian usai pelantikan, tapi mungkin kami pasti akan ada pembicaraan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat