... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hamas dan PLO Kompak Tolak Konferensi Manama

Foto: Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh.

KIBLAT.NET, Manama – Palestina menolak rencana perdamaian yang digagas Amerika Serikat dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina pada Konferensi Manama, Rabu lalu (26/6). Sebelumnya Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pertemuan Manama adalah untuk mendorong perdagangan dan investasi di Palestina. AS memilih akan mengabaikan kepentingan politik atas situasi yang memanas di kedua negara tersebut.

Dilansir dari Reuters, dalam pertemuan negara-negara Teluk di Bahrain, AS diwakili oleh menantu Presiden, Jared Kushner, memberikan dukungan penuh terhadap perdamaian tersebut. AS juga menekankan bahwa penyelesaian perdamaian harus didasarkan atas solusi untuk kedua negara.

Kushner mengatakan kepada wartawan bahwa timnya akan merilis rincian politik rencana tersebut yang saat ini detilnya masih bersifat rahasia. “Ketika kami siap, kami akan segera merilisnya. Kami masih melihat keadaan yang terjadi,” ujarnya.

Kesepakatan damai tersebut, terang Kushner, akan segera terlaksana ketika kedua belah pihak siap. Dirinya tak menampik kemungkinan kedua negara mungkin tidak akan sepakat dengan usulan tersebut.

Baik pemerintah Israel maupun Palestina, tidak menghadiri pertemuan itu. Selama bertahun-tahun kedua negara masih mengalami kebuntuan dalam upaya penyelesaian konflik yang telah berlangsung lebih dari tujuh puluh tahun.

Pejabat senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, mengatakan bahwa konferensi yang berlangsung di kota Manama sangat tidak jujur.

“Ini benar-benar tidak berdasarkan realitas yang ada. Yang diuntungkan jelas Israel itu sendiri,” ujar Hanan saat penjelasan pers di Ramallah, Tepi Barat.

BACA JUGA  Hukum Membagikan Daging Kurban dalam Kondisi Sudah Dimasak

Saat konferensi berlangsung, ribuan warga Palestina berdemonstrasi di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Mereka membakar poster Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

“Tidak untuk konferensi pengkhianatan, tidak untuk konferensi yang memalukan,” begitu tulisan di sebuah spanduk.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, mengkritik rencana tersebut dan menganggapnya sebagai tipuan terhadap rakyat Palestina.

“Uang tidak harus mengorbankan hak abadi kita. Tidak pula dengan mengorbankan Yerussalem atau dengan mengorbankan kedaulatan dan perlawanan,” katanya.

Pada konferensi tersebut, banyak negara Arab termasuk Lebanon menolak untuk hadir. Namun Yordania dan Mesir yang diketahui telah meneken kesepakatan damai dengan Israel, masing-masing mengirim wakil menterinya.

Sumber: Reuters
Redaktur: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pasca Putusan MK, Mardani: Saatnya Membangun Oposisi Kritis dan Konstruktif

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menekankan bahwa saat ini waktunya untuk membangun oposisi kritis dan konstruktif.

Jum'at, 28/06/2019 21:19 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Penghalang Kemenangan Umat Islam- Ust. Taqiyuddin, Lc.

KIBLAT.NET- Wasiat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad untuk menegakkan Agama Islam adalah untuk bersatu...

Jum'at, 28/06/2019 19:08 0

Indonesia

KAMMI Imbau Jokowi Tidak Bagi-bagi Kekuasaan

Kami akan tolak apabila ada bagi-bagi kekuasaan

Jum'at, 28/06/2019 18:23 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Buat Kebijakan untuk Selamatkan Perusahaan Dalam Negeri

Ketua PP Muhamamdiyah bidang ekonomi, Anwar Abbas menekankan bahwa masalah yang dihadapi Krakatau Steel, Giant dan perusahaan lain di negeri ini hendaklah menjadi perhatian kita bersama.

Jum'at, 28/06/2019 15:19 0

Video News

Tour De Batavia: Melacak Jejak Surkati di Betawi

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagai ulama besar pendiri Al Irsyad Al Islamiyah dan guru sejumlah tokoh...

Jum'at, 28/06/2019 13:01 0

Indonesia

Kata Jokowi dan Prabowo Setelah Pengumuman Hasil Sidang MK

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Kamis (27/06/2019).

Jum'at, 28/06/2019 11:43 0

Indonesia

Ombudsman: Jangan Ada Maladminstrasi dalam Pemulangan WNI Eks ISIS

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dulu bergabung dalam kelompok ISIS dan telah menetap di wilayah konflik Suriah berkeinginan kembali ke Indonesia.

Jum'at, 28/06/2019 11:11 0

Indonesia

Din Syamsuddin: Mursi Meninggal Akibat Represifitas Negara

"Saya ikut sedih karena kematiannya tragis, itulah akibat dari represifitas negara," ujarnya di kantor MUI, jalan Proklamasi, Rabu (26/06/2019).

Jum'at, 28/06/2019 11:00 1

Indonesia

Pesan Wantim MUI ke Presiden Terpilih: Tegakkan Keadilan bagi Seluruh Rakyat

Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin berharap kepada Presiden terpilih untuk mengayomi seluruh rakyat Indonesia.

Jum'at, 28/06/2019 10:49 0

Indonesia

Pesan Wantim MUI ke MK: Jangan Bermain-main dengan Keadilan Rakyat

"Amanatnya bagi lembaga hukum itu menegakkan keadilan secara berkeadilan, jangan sampai keadilan itu kemudian terabaikan"

Kamis, 27/06/2019 19:57 1

Close