... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS: Polisi Aktor Dominan Lakukan Penyiksaan

Foto: Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meluncurkan laporan situasi dan kondisi penyiksaan Rabu (26-06-2019) di Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) meluncurkan laporan angka penyiksaan terhadap warga sipil. Tercatat dalam periode Juni 2018-Mei 2019 ada telah terjadi 72 kasus penyiksaan yang sebagian besar dilakukan oleh polisi.

“Dalam catatan kami, aktor paling dominan menggunakan cara-cara kekerasan adalah aparat kepolisian. Dari 72 kasus, 57 kasus dilakukan oleh kepolisian, 7 kasus oleh tentara, 8 kasus oleh sipir penjara,” ungkap Koordinator KontraS Yati Indriyani dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (26/06/2019).

Yati menyebutkan dari 72 kasus itu, 51 di antaranya terjadi kepada korban salah tangkap. Ia menganggap temuan ini merupakan ironi, karena sudah ada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 tahun 2009 yang tidak memperbolehkan penyiksaan.

“Peraturan untuk internal mereka tapi tidak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan. Yang paling dekat misalnya adanya dugaan penyiksaan di Kampung Bali, Tanah Abang,” tuturnya.

KontraS, kata Yati, sejauh ini telah melakukan pendampingan dalam enam kasus penyiksaan. Dalam kasus-kasus tersebut ditemukan pola yang terjadi dalam kasus penyiksaan.

“Yaitu penyiksaan untuk memperoleh pengakuan,” paparnya.

Maka, ia menilai fakta yang diungkap KontraS seharusnya menjadi evaluasi bagi negara dalam menentukan keabsahan keterangan atau pengakuan yang didapat dari praktik penyiksaan. Selama ini keterangan yang diperoleh dari praktik penyiksaan juga dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan.

BACA JUGA  Wasekjen MUI: Salam Semua Agama Tidak Boleh Dalam Islam

Laporan data penyiksaan KontraS dipublikasikan bertepatan dengan Hari Dukungan Untuk Korban Penyiksaan Internasional yang diperingati setiap tanggal 26 Juni. Diluncurkan setiap tahun, laporan tersebut dilatar belakangi masih maraknya praktik penyiksaan di Indonesia. Dalam kesempatan itu KontraS juga meluncurkan Buku Saku Advokasi Penyiksaan.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Mesir Tangkap Orang-orang yang Dituduh Rencanakan Makar

Penangkapan itu mendapat kecaman oleh Amnesty International.

Rabu, 26/06/2019 10:34 0

Mesir

Putra Mursi: Sejarah Menyaksikan, Jutaan Orang di Dunia Shalatkan Ayah 

Putra presiden Mesir ke-5 Muhammad Mursi, Abdullah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan terhadap ayahnya. Ia pun mengaku bersyukur atasnya.

Rabu, 26/06/2019 09:45 0

Suriah

Direktorat Pendidikan Idlib: 25 Sekolah Rusak Akibat Kampanye Militer Rezim

serangan udara Rusia dan Suriah serta gempuran darat menyebabkan kerusakan antara 10 dan 80 persen di bangunan sekolah yang terkena serangan.

Rabu, 26/06/2019 09:00 0

Arab Saudi

Bandara Arab Saudi Kembali Jadi Target Bom Drone Syiah Hutsi

Sebagai tanggapan, Komando Pasukan Koalisi Saudi di Yaman mengumumkan bahwa Pasukan Pertahanan Udara Saudi telah menjatuhkan pesawat yang ditembakkan milisi teroris Hutsi yang sedang menuju daerah permukiman di Khamis Masyith.

Rabu, 26/06/2019 08:30 0

Afghanistan

Kunjungi Kabul Mendadak, Pompeo: Kami Siap Tarik Pasukan

"Semua pihak sepakat bahwa menyelesaikan pemahaman antara Washington dan Taliban akan membuka pintu untuk dialog antara sesama warga Afghanistan," kata Pompeo dalam konferensi pers.

Rabu, 26/06/2019 07:45 0

Arab Saudi

Koalisi Saudi Klaim Lumpuhkan Amir ISIS Yaman

Amir ISIS Yaman, yang dikenal bernama "Abu Osama Al-Muhajir". Operasi itu juga menangkap penanggung jawab pendaan ISIS Yaman dan sejumlah anggota lainnya

Rabu, 26/06/2019 07:00 0

Opini

Prof. Eddy, Postulat Hukum, dan Harapan Masyarakat Indonesia

Ketika Ruang sidang mendadak menjadi ruang kuliah.

Selasa, 25/06/2019 19:00 0

Opini

Pengungsi dan Tatanan Dunia Masa Kini

Pegungsi adalah mereka yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena melarikan diri dari konflik, kekacauan, serta tindak persekusi yang mengintai mereka.

Selasa, 25/06/2019 16:39 0

Video News

Syaikh Abdallah Batarfie: Kami Ingin Jakarta Kembali Jadi Kota Pergerakan Moral

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagai ulama besar pendiri Al Irsyad Al Islamiyah dan guru sejumlah tokoh...

Selasa, 25/06/2019 11:31 0

Video Kajian

Ust. Abu Harits, Lc : Inilah Umat yang Selalu Menang!

KIBLAT.NET- Siapakah umat yang Allah SWT jamin mereka akan selalu menang? Simak di sini! Editor:...

Selasa, 25/06/2019 10:00 0

Close