... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Kisruh 22 Mei, Amnesty International Indonesia Bakal Surati Jokowi

Foto: Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid

KIBLAT.NET, Jakarta – Amnesty International Indonesia berencana menyurati Presiden Jokowi terkait dengan dugaan pelanggaran HAM saat kericuhan di Jakarta beberapa waktu lalu. Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa tindakan Amnesty ini untuk memperingati hari anti penyiksaan.

“Amnesty International telah menuangkan rangkuman temuan investigasi dalam bentuk surat terbuka yang akan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo pada hari peringatan penyiksaan. Organisasi ini hendak menghimbau pemerintah untuk menanggapi dugaan pelanggaran HAM yang selama kejadian 21-23 Mei 2019,” ujar Usman pada Selasa (25/06/2019).

Menurutnya, imbauan untuk menyelesaikan dugaan pelanggaran HAM juga untuk mewujudkan komitmen Indonesia sebagai negara pihak Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakukan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, dan Merendahkan Martabat Manusia (CAT).

“Indonesia telah meratifikasi CAT sejak 21 tahun yang lalu dan selalu berjanji untuk menghentikan impunitas terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan polisi. Beberapa langkah yang dijanjikan dan belum juga terwujud adalah ratifikasi Protokol Opsional yang memungkinkan kunjungan badan-badan independen terhadap tempat penahanan dan memasukkan penyiksaan sebagai tindak pidana dalam KUHP,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Amnesty menemukan adanya dugaan penyiksaan oleh oknum polisi. Menurutnya, salah satu contohnya adalah penyiksaan di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Saat itu Brimob sedang melakukan penyisiran dan memerintahkan untuk diperbolehkan masuk ke lahan parkiran milik Smart Service Parking karena pagar dikunci dari dalam. Ketika pagar dibuka, mereka melakukan penangkapan dengan menggunakan kekerasan yang tidak diperlukan,” tuturnya.

BACA JUGA  Meriahkan Hari Pahlawan, DSKS Adakan Parade Perjuangan

Selain itu, Usman juga menyerukan agar diadakan penyelidikan independen terhadap dugaan penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya saat ricuh di Jakarta. Pihaknya juga menghimbau agar Polisi dilatih agar dapat menerapkan Peraturan Kapolri No. 8/2009 tentang implementasi prinsip dan standar HAM dalam penyelenggaraan tugas kepolisian negara Republik Indonesia dan meninjau sistem akuntabilitas yang ada dalam menangani dugaan pelanggaran HAM oleh polisi.

“Sudah saatnya kita memiliki mekanisme aduan polisi yang independen yang dapat meneruskan dugaan pelanggaran HAM dengan bukti yang memadai kepada kejaksaan untuk dilaksanakan penuntutan. Kewenangan ini belum dimiliki oleh Komnas HAM, Kompolnas, maupun Ombudsman RI,” Ujarnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Prof. Eddy, Postulat Hukum, dan Harapan Masyarakat Indonesia

Ketika Ruang sidang mendadak menjadi ruang kuliah.

Selasa, 25/06/2019 19:00 0

Opini

Pengungsi dan Tatanan Dunia Masa Kini

Pegungsi adalah mereka yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena melarikan diri dari konflik, kekacauan, serta tindak persekusi yang mengintai mereka.

Selasa, 25/06/2019 16:39 0

Video News

Syaikh Abdallah Batarfie: Kami Ingin Jakarta Kembali Jadi Kota Pergerakan Moral

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagai ulama besar pendiri Al Irsyad Al Islamiyah dan guru sejumlah tokoh...

Selasa, 25/06/2019 11:31 0

Video Kajian

Ust. Abu Harits, Lc : Inilah Umat yang Selalu Menang!

KIBLAT.NET- Siapakah umat yang Allah SWT jamin mereka akan selalu menang? Simak di sini! Editor:...

Selasa, 25/06/2019 10:00 0

Video News

Apa Kata Ridwan Saidi tentang Syaikh Surkati?

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagai ulama besar pendiri Al Irsyad Al Islamiyah dan guru sejumlah tokoh...

Selasa, 25/06/2019 09:58 0

Amerika

Tak Ingin Korban Jiwa Jatuh, Alasan Trump Batal Serang Iran

Di menit-menit terakhir inilah Trump membatalkan serangan, sekali lagi hanya berselang 10 menit sebelum rudal pertama ditembakkan

Selasa, 25/06/2019 08:25 0

Suriah

JWT Buka Pertempuran di Garis Kontak di Pedesaan Hama

Ia menambahkan bahwa taktik yang diterapkan beberapa waktu terakhir ini cukup efektif dan berhasil memberi kemenangan di lapangan.

Selasa, 25/06/2019 08:11 0

Wilayah Lain

PBB: Tolak Terima Anak-anak ISIS Cerminkan Kekejaman Tak Bertanggung Jawab

Penolakan kewarganegaraan kepada anak-anak setelah semua yang mereka derita mencerminkan kekejaman yang tidak bertanggung jawab

Selasa, 25/06/2019 06:53 0

Afghanistan

Taliban Ultimatum Media-media di Afghanistan yang Nistakan Jihad dan Mujahidin

Jika dalam kurun waktu maksimal sepekan tidak menghentikannya, para pejuang kami tidak lagi menganggap kantor-kantor kalian sebagai kantor media, namun target militer yang sah. Karena kalian telah membantu musuh.

Senin, 24/06/2019 17:10 0

Suara Pembaca

Antara Kisruh Industri Penerbangan dalam Negeri dan Kecakapan Pemimpin

Kekisruhan industri penerbangan bisa saja menjadi alat ukur kecakapan para pemimpin negeri.

Senin, 24/06/2019 15:41 0

Close