... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terkait Sengketa Hasil Pilpres, Fahri Hamzah: e-KTP Biang Masalahnya

Foto: Fahri Hamzah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Fahri Hamzah mengatakan bahwa sidang MK saat ini menjadi suatu tempat yang membawa semua tumpukan masalah yang disebabkan tidak maunya pemerintah dan penyelenggara menyelesaikan masalah tersebut.

“Dan semua berawal dari e-KTP,” ungkap Fahri dalam situs resminya fahrihamzah.com, Jum’at (21/06/2019).

Fahri menjelaskan bahwa proyek e-KTP sudah dimulai sejak zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu  dimulai pada era Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pada tahun 2009, yang mana proyek tersebut direncanakan dipakai untuk pemilu 2014 namun hingga pemilu 2019 tidak kunjung dipakai.

“Semua yang manual dalam jumlah besar itu berpotensi curang,” katanya.

Menurut Fahri, jika KPU bangga berargumen bahwa pemilu 2019 itu manual, justru itu masalahnya. Dan orang-orang curang itu tahu, dari kubu manapun dia, bahwa syarat sebuah kecurangan massif adalah membuat database penduduk manual, dan itulah yang terjadi sekarang.

“Itu yang terjadi sekarang. Pertanyaannya, siapa yang mencetak E-KTP gagal dilaksanakan dalam periode panjang dua presiden ini? Nah kalau ada yang bisa jawab, dia akan tau siapa sebenarnya yang menghendaki negara ini pemilunya tetap dikendalikan dengan curang,” paparnya

Fahri mengaku telah sering mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tidak mau melakukan investigasi menyeluruh terkait e-KTP ini. Penegak hokum hanya berhenti pada penerima aliran dana.

BACA JUGA  Mendagri: Izin Ormas FPI Masih Dikaji

Padahal, lanjut Fahri yang paling bahaya adalah orang yang menghentikan terselenggaranya Single Identity Number (SIN). Sebab kalau SIN e-KTP diberlakukan, maka pemalsuan KTP, paspor, dan semua jenis identitas akan berhenti.

“Berhentilah semua kecurangan dan kriminalitas; trafficking, pekerja illegal, penipuan bank, dll. Termasuk yang terbesar adalah kecurangan pemilu,” kata dia.

Fahri menyinggung saat cawapres Sandiaga Salahuddin Uno mengangkat kartu e-KTP dalam sebuah debat, menurutnya apa yang dilakukan Sandi merupakan janji revolusioner yang ditawarkan seorang calon pemimpin. Dia menduga, jika masih ada yang memelihara kejahatan, pemalsuan, dan kecurangan maka syaratnya adalah proyek tersebut diambangkan.

“Sekarang, apa yang kita bisa andalkan dari persidangan yang mendebarkan ini? Entahlah. Tapi akar dari semua masalah adalah e-KTP. Seandainya ada satu saja yang bisa kita selesaikan, adalah tuntaskan digitalisasi identitas penduduk. Itu saja. Kedepan kecurangan tak ada lagi,” jelasnya.

“Kalau ada yang belum tau bagaimana e-KTP menjadi sumber kecurangan, nanti kita bahas. Beberapa wawancara saya pernah bahas masalah ini. Saya pernah usulkan Pansus Angket e-KTP dan Pansus Angket Pemilu, tapi ditolak,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Di ASEAN Summit 2019, Duterte Kritisi Alotnya Negosiasi Sengketa Laut Cina Selatan

Sebagaimana diketahui, terjadi tumpang tindih klaim antara Cina dan Negara ASEAN atas teritori tersebut.

Senin, 24/06/2019 14:58 0

Suara Pembaca

Antara Ketahanan Politik dan Ketahanan Keluarga

Politik dan keluarga nyatanya saling bertautan dan saling berkaitan.

Senin, 24/06/2019 13:39 0

Mesir

IM: 60 Ribu Tahanan Mesir Hadapi “Malapetaka” Pasca Kematian Mursi

Peringatan ini dikeluarkan setelah kematian mendadak presiden Mesir terkudeta Muhammad Mursi di persidangan.

Senin, 24/06/2019 10:43 0

Suriah

HTS Beberkan Perjalanan 50 Hari Pertempuran di Pedesaan Idlib dan Hama

Selain itu, Rusia ingin mengamankan pangkalan Hameimim di Lattakia. Para pejuang mengontrol sejumlah wilayah yang mampu menjangkau pangkalan udara Rusia itu.

Senin, 24/06/2019 09:30 0

Amerika

Polisi Tangkap Puluhan Pendemo Harian The New York Times

“Katakanlah fakta!” teriak-teriak para demonstran di depan kantor New York Times.

Senin, 24/06/2019 08:02 0

Khazanah

Begini Cara Khalifah Ali bin Abi Thalib Wujudkan Peradilan Bersih, Adil, dan Bermartabat

Menegakkan keadilan merupakan unsur terpenting dalam syariat Islam. Dalam banyak ayat, Allah Ta’ala selalu mengingatkan umat ini agar selalu berpegang pada prinsip keadilan. Ketegasan perintah ini di antaranya Allah Ta’ala tunjukkan dengan menggandengkan prinsip keadilan bersamaan hakikat iman seorang muslim. Artinya, selama dalam dirinya ada keimanan maka keadilan harus senantiasa diperjuangkan.

Sabtu, 22/06/2019 17:16 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah, MA : Mereka yang Dijamin 8 Pintu Surga

KIBLAT.NET- Siapakah mereka yang dijamin masuk 8 pintu surga? Yuk simak di sini! Editor: Abdullah...

Sabtu, 22/06/2019 10:00 0

Arab Saudi

Laporan PBB: Tidak Masuk Akal MBS Tak Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Sejumlah opini berkembang mengaitkan insiden itu dengan keluarga kerajaan.

Sabtu, 22/06/2019 08:00 0

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Mencari Makna Ketuhanan (Bag. 3)

Memandang Piagam Jakarta menjadi satu momok menakutkan bertentangan dengan kenyataan sejarah. Faktanya, Piagam Jakarta justru menjadi titik awal Pancasila

Sabtu, 22/06/2019 00:40 0

News

Tak Ditahan, Ustadz Rahmat Baequni Kena Wajib Lapor

Hamynudin mengatakan Ustadz Rahmat Baequni dibolehkan pulang pada pukul 19.00 WIB.

Sabtu, 22/06/2019 00:10 0

Close