... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HTS Beberkan Perjalanan 50 Hari Pertempuran di Pedesaan Idlib dan Hama

Foto: Tank HTS dalam operasi pembebasan Kafr Nabudah

KIBLAT.NET, Idlib – Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) membeberkan 50 hari perjalanan pertempuran di pedesaan Hama dan Idlib, sejak eskalasi militer di kawasan itu meletus pada 26 April hingga hari ini.

Komandan militer sekaligus penanggung jawab pertahanan HTS, Abu Al-Zubair Al-Syami, mengungkapkan dalam wawancara dengan kantor berita Iba’, yang diterbitkan pada Ahad (23/06/2019), operasi dan kampanye militer di wilayah barat laut Suriah dalam satu setengah bulan terakhir.

Abu Al-Jubair mengatakan bahwa kampanye militer rezim di wilayah tersebut sebenarnya digelar pada Agustus, sebelum pertemuan puncak Negosiasi Sochi yang mempertemukan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Faksi-faksi pejuang yang aktif di kawasan tersebut telah mempersiapkan diri dan membagi front-front pertempuran yang harus mereka jaga.

Namun kampanye militer itu digelar pada akhir April. Pasukan Assad melancarkan serangan terhadap wilayah pedesaan Hama utara dan barat serta pedesaan selatan Idlib. Kampanye dilancarkan dari udara dan artileri darat. Akibatnya, sejumlah daerah terlepas. Wilayah paling penting yang direbut seperti Kafr Nabudah di pedesaan Hama dan Qal’ah Al-Mudhayyaq.

Menurut Abu Al-Jubair, wilayah yang direbut militer rezim itu sengaja ditarget karena termasuk wilayah yang “paling lemah” dari segi pertahanan. Rezim dan Rusia memulai dengan gempuran “bumi hangus” kemudian merebut sejumlah desa, seperti Qal’ah, Al-Syariah dan lainnya.

BACA JUGA  Narapidana di Penjara SDF Berontak, Sejumlah Tahanan ISIS Kabur

Akan tetapi, lanjutnya, faksi-faksi pejuang bergerak cepat. Serangan balasan diluncurkan dan berhasil merebut wilayah-wilayah yang terlepas, menurut klaim Abu Al-Jubair.

Terkait tujuan Rusia dari kampanye militer tersebut, Abu Al-Jubair mejelaskan bahwa Rusia ingin menekan oposisi dalam negosiasi internasional melalui merebut wilayah. Namun hal itu berhasil digagalkan.

Selain itu, Rusia ingin mengamankan pangkalan Hameimim di Lattakia. Para pejuang mengontrol sejumlah wilayah yang mampu menjangkau pangkalan udara Rusia itu.

Terkait jumlah korban tewas di barisan militer rezim, Abu Al-Jubair mengklaim sekitar 750 tentara pemerintah tewas dan 2.000 luka-luka sejak awal pertempuran. Selain itu, banyak peralatan tempur mereka hancur dan diambilalih.

Ia juga berbicara mengenai senjata dan strategi mujahidin yang mengejutkan militer rezim dan Rusia selam pertempuran. Hal itu disinyalir menjadi pendorong Rusia untuk mengupayakan negosiasi.

Sementara itu, sejak awal eskalasi, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah telah mendokumentasikan pembunuhan setidaknya 487 warga sipil, termasuk 118 anak-anak dan 92 wanita. Sementara sSetidaknya 1.487 warga sipil dilaporkan terluka.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

DSKS Gelar Jalan Sehat Untuk Eratkan Ukhuwah Umat Islam

Jalan sehat ini diharapkan dapatmendinginkan suasana pasca sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Ahad, 23/06/2019 18:44 0

Indonesia

Jejak Perjuangan Syaikh Ahmad Surkati di Tanah Betawi

Syaikh Ahmad Surkati adalah pendiri Al Irsyad Al Islamiyah dan guru sejumlah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia

Ahad, 23/06/2019 18:05 0

Khazanah

Begini Cara Khalifah Ali bin Abi Thalib Wujudkan Peradilan Bersih, Adil, dan Bermartabat

Menegakkan keadilan merupakan unsur terpenting dalam syariat Islam. Dalam banyak ayat, Allah Ta’ala selalu mengingatkan umat ini agar selalu berpegang pada prinsip keadilan. Ketegasan perintah ini di antaranya Allah Ta’ala tunjukkan dengan menggandengkan prinsip keadilan bersamaan hakikat iman seorang muslim. Artinya, selama dalam dirinya ada keimanan maka keadilan harus senantiasa diperjuangkan.

Sabtu, 22/06/2019 17:16 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah, MA : Mereka yang Dijamin 8 Pintu Surga

KIBLAT.NET- Siapakah mereka yang dijamin masuk 8 pintu surga? Yuk simak di sini! Editor: Abdullah...

Sabtu, 22/06/2019 10:00 0

Indonesia

IGI Kritisi Jokowi Soal Instruksi Revisi Sistem Zonasi

"Sistem ini sudah berjalan selama tiga tahun dan terus mengalami perubahan menuju cita-cita tersebut. Perintah presiden merevisi justru merupakan sebuah kemunduran terhadap upaya mencapai cita-cita semua sekolah sama baiknya," kata Ramli melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (21/06/2019).

Sabtu, 22/06/2019 07:29 1

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Mencari Makna Ketuhanan (Bag. 3)

Memandang Piagam Jakarta menjadi satu momok menakutkan bertentangan dengan kenyataan sejarah. Faktanya, Piagam Jakarta justru menjadi titik awal Pancasila

Sabtu, 22/06/2019 00:40 0

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Jalan Menuju Kompromi (Bag. 2)

Lahirnya Piagam Jakarta bukan berarti tanpa keberatan. Dari kalangan non-muslim, Johannes Latuharhary yang berlatar belakang pendidikan hukum, misalnya menyatakan keberatan atas tujuh kata dalam sila pertama.

Jum'at, 21/06/2019 23:37 0

Indonesia

Datangi Muhammadiyah, Delegasi Bangsamoro Bahas Soal Pendidikan

Delegasi dari Kementerian Pendidikan Bangsamoro bertemu dengan Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah di Pusat Dakwah Muhammadiyah.

Jum'at, 21/06/2019 22:25 0

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Jalan Panjang Dasar Negara (Bag. 1)

Persepsi negatif tentang Piagam Jakarta terjadi akibat sikap paranoid dan kekeliruan memahami dan menafsirkan Pancasila itu sendiri.

Jum'at, 21/06/2019 19:17 0

Indonesia

Habib Bahar Dituntut 6 Tahun Penjara, Pengacara Singgung Pembunuhan Harun

"Ini anak-anak ditembaki, jangankan dihukum, orangnya saja yang mana belum terungkap," kata pengacara Habib Bahar soal kematian anak-anak dalam ricuh Aksi 21-22 Mei

Jum'at, 21/06/2019 18:02 0

Close