... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

IGI Kritisi Jokowi Soal Instruksi Revisi Sistem Zonasi

IBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim mengkritisi langkah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan Menteri Pendidikan dan Budaya, Muhadjir Effendy untuk mengevaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi tahun 2019.

Ramli menilai, perintah Presiden Jokowi kepada Mendikbud agar merevisi Permendikbud 51 tahun 2018 tentang zonasi sekolah menunjukkan sikap tidak tegas dan tidak jelas Presiden Joko Widodo.

Ramli mengatakan bahwa Presiden Jokowi harusnya memahami bahwa tujuan sistem zonasi adalah menciptakan iklim pendidikan dimana semua sekolah sama baiknya.

“Sistem ini sudah berjalan selama tiga tahun dan terus mengalami perubahan menuju cita-cita tersebut. Perintah presiden merevisi justru merupakan sebuah kemunduran terhadap upaya mencapai cita-cita semua sekolah sama baiknya,” kata Ramli melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (21/06/2019).

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Ramli juga membantah pernyataan Gubernur Ganjar Pranowo yang menganggap bahwa zonasi menghancurkan semangat kompetisi siswa, ia menyebut bahwa anggapan tersebut keliru.

“Sebenarnya tidak, yang terjadi justru semangat kompetisi ini akan berubah dari kompetisi antar siswa dalam satu sekolah menjadi kompetisi antar siswa antar sekolah, kompetisi juga akan terjadi antar kepala sekolah untuk menunjukkan prestasinya, begitu pula dengan gurunya, mereka akan berkompetisi menghasilkan siswa terbaik dengan input yang relatif sama,” tuturnya.

Ramli bahkan mengusulkan agar jalur prestasi dihapuskan. Menurutnya, keberadaan jalur prestasi menjadi penghambat upaya menuju “semua sekolah sama baiknya” karena persepsi soal sekolah unggulan masih terus ada.

BACA JUGA  Pakar Psikologi Forensik: RUU P-KS Banyak Masalah, Jangan Buru-buru Disahkan

“Perintah revisi yang sifatnya mendadak ini justru menunjukkan bahwa arah pendidikan kita semakin tidak jelas dan tidak punya visi yang terang,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “IGI Kritisi Jokowi Soal Instruksi Revisi Sistem Zonasi”

  1. Hendi

    Sistem zonasi melahirkan pemerataan kebodohan, dengan tidak dinilainya hasil UN.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Mencari Makna Ketuhanan (Bag. 3)

Memandang Piagam Jakarta menjadi satu momok menakutkan bertentangan dengan kenyataan sejarah. Faktanya, Piagam Jakarta justru menjadi titik awal Pancasila

Sabtu, 22/06/2019 00:40 0

News

Tak Ditahan, Ustadz Rahmat Baequni Kena Wajib Lapor

Hamynudin mengatakan Ustadz Rahmat Baequni dibolehkan pulang pada pukul 19.00 WIB.

Sabtu, 22/06/2019 00:10 0

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Jalan Menuju Kompromi (Bag. 2)

Lahirnya Piagam Jakarta bukan berarti tanpa keberatan. Dari kalangan non-muslim, Johannes Latuharhary yang berlatar belakang pendidikan hukum, misalnya menyatakan keberatan atas tujuh kata dalam sila pertama.

Jum'at, 21/06/2019 23:37 0

Artikel

Dari Piagam Jakarta ke Pancasila: Jalan Panjang Dasar Negara (Bag. 1)

Persepsi negatif tentang Piagam Jakarta terjadi akibat sikap paranoid dan kekeliruan memahami dan menafsirkan Pancasila itu sendiri.

Jum'at, 21/06/2019 19:17 0

Turki

Protes Wafatnya Mursi, Masyarakat Turki Demo Kedutaan Mesir

Pendemo mendesak pemerintah Mesir harus bertanggung jawab atas kematian Mursi

Jum'at, 21/06/2019 17:12 0

Turki

Erdogan: Mursi Dibunuh, Pemerintah Mesir Harus Diadili

“Muhammad Mursi jatuh pingsan selama 20 menit saat menjalani proses pengadilan dan pihak pemerintah tidak memberikan pertolongan. Inilah mengapa saya mengatakan Mursi tidak meninggal, tetapi ia dibunuh,” kata Erdogan di depan para pendukungnya dalam sebuah kampanye di Istanbul.

Jum'at, 21/06/2019 09:14 0

China

Delegasi Taliban Kunjungi China

Sementara itu belum ada keterangan dari Taliban terkait kunjungan ini.

Jum'at, 21/06/2019 08:42 0

Asia

India Kirim Dua Kapal Perang ke Perairan Teluk

Angkatan Laut India mengonfirmasi tujuan pengerahan armada tempur laut ini untuk meyakinkan kembali keamanan kapal-kapal berbendera India yang beroperasi di Teluk Oman dan Teluk Arab, menyusul insiden penyerangan kapal tanker di kawasan itu.

Jum'at, 21/06/2019 07:29 0

Suriah

Pertama Kali, Serangan Pejuang di Provinsi Daraa Sejak Dikendalikan Assad

Kota Daraa pada Kamis (20/06/20190 menyaksikan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kamis, 20/06/2019 15:39 0

Amerika

Teroris Pembom Masjid Ini Mencoba Lari dari Penjara

KIBLAT.NET, Minneapolis – Seorang pria Illinois yang menghadapi persidangan dalam pemboman tahun 2017 di sebuah...

Kamis, 20/06/2019 15:09 0

Close