Mursi Gugur, IM Tuntut Lembaga HAM Bergerak Hentikan Kejahatan di Penjara Mesir

KIBLAT.NET, Jakarta – Organisasi Islam Ikhwanul Muslimin menegaskan bahwa terbunuhnya Muhammad Mursi adalah tanggungjawab rezim Mesir. Sebab, selama ini Mursi tidak diberikan hak-haknya saat berada di penjara.

“Pemerintah hasil kudeta militer yang berkhianat, bertanggung jawab penuh atas terbunuhnya Presiden Mursi, yang dilakukan dengan sengaja. Kondisi kesehatannya sangat buruk di penjara yang terisolir. Dalam waktu yang lama, ia dilarang mendapatkan hak-hak berobat dan mendapatkan pengobatan, bahkan tidak boleh bertemu dengan tim dokter,” demikian pernyataan pers IM yang dilansir dari website ikhwanoline.

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa berulangkali dalam persidangan yang tidak terhormat Mursi mengatakan bahwa kehidupannya terancam bahaya. Permintaan keluarga dan tim pengacara terkait kondisi yang kritis dan memerlukan penanganan medis di bawah kontrol di rumah sakit swasta, dengan pembiayaan pribadi, tetap tidak dianggap.

“Ini semua menegaskan apa yang dialami oleh Presiden Asy-Syahid adalah kejahatan pembunuhan, karena ia sama sekali tidak mendapat penanganan medis, meski berulangkali ada permintaan,” ujar IM.

“Maka, Ikhwanul Muslimin menuntut agar dunia internasional dengan semua lembaga Hak Asasi Manusia, termasuk lembaga yang ada di bawah PBB, bergerak untuk menghentikan kejahatan pembunuhan perlahan yang terjadi karena pengabaian penanganan medis. Yang melanggar hak ribuan tahanan yang diculik, yang ada di penjara-penjara pemerintah hasil kudeta,” sambung pernyataan tersebut

IM juga menyerukan semua ummat Islam untuk melakukan shalat ghaib di hari Jum’at pekan ini, atas kepergian Muhammad Mursi. Kemudian melakukan aksi unjuk rasa di berbagai kota dunia, di depan kedutaan besar Mesir, untuk menentang pemerintahan hasil kudeta militer yang fasis.

BACA JUGA  Milad ke 108, Muhammadiyah Angkat Tema 'Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri'

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat