... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Pos Militer Turki Pemantau Gencatan Idlib Diserang

Foto: Kendaraan Militer Turki di zona de-eskalasi di Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Departemen Pertahanan Turki, Ahad (16/06/2019), mengumumkan bahwa serangan terhadap pos pemantau gencatan senjata tentara Turki di provinsi Idlib kembali mendapat serangan. Tak ada korban dalam serangan dari wilayah yang dikendalikan oleh pasukan pemerintah Suriah ini.

Dephan menjelaskan, tak ada korban dalam serangan ini. Sejumlah pos dan peralatan militer Turki rusak.

Sepanjang Mei lalu, setidaknya tiga kali serangan menghantam pos pemantau militer Turki di Idlib. Pihak berwenang Turki menunjukkan, serangan-serangan itu berasal dari wilayah kontrol militer Suriah.

Kendati berulang kali diserang, Turki menegaskan tidak akan meninggalkan pos tersebut. Militer Turki akan menempuh hal-hal yang diperlukan untuk menghadapi hal ini.

Turki mendirikan 12 pos pemantau di sisi wilayah oposisi Suriah. Pos-pos itu sebagai bagian dari kesepakatan yang ditandanganinya dengan Rusia dan Iran.

Dalam beberapa pekan terakhir, pertempuran di Idlib berkobar sengit antara militer Suriah dan pejuang oposisi. Diperkirakan sudah 1.000 korban lebih jatuh. Sementara warga yang mengungsi sebanyak 300 ribu jiwa. Mereka menuju perbatasan Turki.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Abu Rusdyan : Ciri-ciri Jalan yang Lurus

KIBLAT.NET- Bagaimana ciri-ciri jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT? Yuk simak di sini!...

Ahad, 16/06/2019 10:00 0

Indonesia

Gelar Demo, DSKS Tuntut MK Bertindak Jujur dan Adil

Sejumlah warga Solo mendatangi Polresta Surakarta untuk mengajukan beberapa aspirasi dan harapan, baik kepada pihak berwajib maupun pemerintah dalam menyikapi sidang sengketa Pemilu 2019.

Sabtu, 15/06/2019 13:10 0

Indonesia

Jaksa Tuntut Habib Bahar 6 Tahun Penjara

Habib Bahar juga dituntut hukuman denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Sabtu, 15/06/2019 12:44 1

Indonesia

Refly Harun: Money Politic Sulit untuk Buktikan Kecurangan Pilpres

KIBLAT.NET, Jakarta –  Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi 2014 Refly Harun, mengatakan bahwa money...

Sabtu, 15/06/2019 12:34 0

Video News

Mantan Ketua MK Ini Jelaskan Kemungkinan Menang Sengketa Pilpres 2019

KIBLAT.NET -Mantan Ketua MK Ini Jelaskan Kemungkinan Menang Sengketa Pilpres 2019. Di forum diskusi di...

Jum'at, 14/06/2019 17:47 0

Khazanah

Dua Hakim di Neraka dan Satu di Surga

Jabatan sebagai hakim (qadhi) termasuk jabatan mulia dalam sejarah Islam. Karena tugas hakim adalah memutuskan hukuman sesuai dengan landasan Al-Quran dan As-Sunnah

Jum'at, 14/06/2019 17:01 0

Indonesia

66 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei Dapat Penangguhan Penahanan

Ke-66 itu dibebaskan tidak dalam satu waktu. Aziz menjelaskan, sebagian tersangka dibebaskan sebelum hari raya Idul Fitri, sebagian lain saat malam takbiran, dan sisanya setelah Lebaran.

Jum'at, 14/06/2019 09:36 0

Indonesia

Ada Sidang Pilpres, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas di MK

Ada Sidang Pilpres, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas di MK

Kamis, 13/06/2019 22:21 0

Artikel

MUI dan Politik Praktis: Kilas Balik Sejarah

Demikian sejarah MUI berdiri. Dari sana, kita tidak melihat adanya hasrat politik praktis atau politik kekuasaan dari para ulama kita. Mereka murni ingin melindungi umat dan menasihati pemerintah. Menjadi jembatan antara keduanya.

Kamis, 13/06/2019 18:09 0

Fikih

Hukum Menambahkan Lafadz “Sayyidina” Saat Tasyahhud, Shalawat dan Adzan

Pembahasan hukum menambahkan kata "Sayyidina" ketika tasyahhud, shalawat dan adzan kali ini dibatasi dalam kerangka mazhab Syafi'i sebagai mazhab yang paling banyak tersebar di Indonesia.

Kamis, 13/06/2019 16:48 0

Close