... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fahri Hamzah Sarankan Prabowo Bicara Soal Tim Mawar

Foto: Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fahri Hamzah menyarankan Prabowo berbicara soal Tim Mawar, ditengah kemunculan kabar tim itu terkait dalam kericuhan 21-22 Mei di sekitar Bawaslu.

“Kalau saya jadi Pak Prabowo, ini waktunya bicara. Sudah cukup 21 tahun diam soal-soal yang dituduhkan kepadanya. Undang media, buka semua kejadian di masa lalu. Agar publik mendapat pencerahan dari prinsip liput kedua sisi (cover both side). Ini PR Pak Prabowo,” kata Fahri dalam akun instagram resminya @fahrihamzah, Rabu (12/06/2019).

Menurutnya, kisah Tim Mawar yang kembali diangkat oleh media menjelang sidang MK itu membuat publik tidak dapat membaca semua sisi dari Prabowo, padahal calon presiden pasangan Sandiaga Uno itu dinilainya figur yang penting dan menentukan perjalanan bangsa ke depan. “Sebaiknya dibuka sekarang. Undang seluruh media dalam dan luar,” jelasnya.

Fahri menambahkan orang-orang yang dekat dengan Prabowo, termasuk yang dianggap menjadi korban seperti Andi Arief, Pius Lustrilanang, Desmon Mahesa, yang masih hidup dapat ikut memberi keterangan. Akan tetapi, publik perlu mendengar langsung dari Prabowo yang mendapat fitnah paling banyak.

Jika terlalu banyak misteri yang tersimpan dari masa lalu, kata Fahri, beban bangsa Indonesia akan semakin banyak. Maka penjelasan itu dianggapnya dapat mengurangi beban bagi generasi yang akan datang.

“Biar sejarah kita lebih bersih. Biar sejarah TNI lebih terang. Ini semua demi bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA  Pria Asal Sukabumi Ini Rela Berkuda untuk Hadiri Reuni 212

“Kalau saya jadi pak Prabowo maka saya akan ceritakan semua yang terjadi. Termasuk menyebut nama-nama yang ada dan harus dijelaskan. Biarlah publik yang menilai. Tidak peduli ada pengadilan baru. Karena yang penting adalah bicara satu sisi yang belum pernah dikatakan. Itu saja,” pungkasnya.

Nama Tim Mawar, yang disalahkan dalam penculikan aktivis mahasiswa pada masa reformasi, kembali disebut-sebut di media massa setelah salah satu bekas anggotanya dituduh terlibat dalam aksi kericuhan 22 Mei di Bawaslu. Namun, hal itu dibantah dan ketua Tim Mawar telah melaporkan hal itu ke pihak kepolisian dan Dewan Pers.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Bantah Tuduhan PBB terkait Angka Korban Sipil di Kabul

“Ini menunjukkan niat buruk UNAMA dan mengungkap keberpihakan lembaga tersebut,” kata Mujahid.

Kamis, 13/06/2019 10:07 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Inilah Akhlaq Ahlus Sunnah

KIBLAT.NET- Apa sajakah akhlaq ciri Ahlus Sunnah Wal Jamaah? Yuk simak di sini! Editor: Abdullah...

Kamis, 13/06/2019 10:00 0

Arab Saudi

Syiah Hutsi Yaman Rudal Bandara Saudi, 26 Pengunjung Terluka

"Pasukan militer dan keamanan bekerja untuk menentukan jenis proyektil yang digunakan dalam serangan teroris ini," imbuh Maliki.

Kamis, 13/06/2019 08:10 0

Suriah

Suriah Serahkan Pengelolaan Pelabuhan Tartus ke Perusahaan Rusia

KIBLAT.NET, Damaskus – Majelis Rakyat Suriah menyetujui, Rabu (12/06/2019), rancangan undang-undang yang mengizinkan perusahaan Rusia...

Kamis, 13/06/2019 07:40 0

Asia

PM Mahathir Berjanji Lindungi Zakir Naik

"Zakir yakin dia tidak akan mendapatkan pengadilan yang adil (di India)," kata Mahathir Senin lalu, seperti dilansir Al-Jazeera pada Selasa (11/06/2019).

Rabu, 12/06/2019 14:27 1

Turki

Turki Siap Beli Rudal Patriot AS Setelah S-400 Rusia

Presiden Recep Tayyip Erdogan, mengatakan bahwa Turki bersedia membeli sistem rudal Patriot Amerika Serikat menyusul pengiriman sistem rudal S-400 Rusia jika AS menawarkan kesepakatan yang menguntungkan seperti yang ditawarkan oleh Rusia.

Rabu, 12/06/2019 13:03 0

Afrika

AMISOM Derita Krisis Keuangan Serius

“Masyarakat internasional mengabaikan proposal ini,” katanya.

Rabu, 12/06/2019 10:57 0

Afghanistan

Pemerintah Kabul Bebaskan Ratusan Anggota Taliban

Putusan pembebasan 887 tahanan Taliban sejalan dengan tuntutan wakil rakyat pada pertemuan Dewan Tertinggi Suku (Loya Jirga) untuk perdamian, yang digelar di Afghanistan pada April lalu.

Rabu, 12/06/2019 09:48 0

Mesir

Jenderal AS untuk Operasi Timur Tengah Puji Upaya Al-Sisi Perangi “Terorisme”

Ia mengungkapkan Mesir sangat “berperan penting” di kawasan untuk menjaga perdamaian dan keamanan regional.

Rabu, 12/06/2019 08:32 0

Asia

Kapal Nelayan Berisi Puluhan Muslim Rohingya Terdampar di Thailand

"Semuanya akan diselidiki untuk melihat apakah mereka adalah korban perdagangan orang atau imigran ilegal," kata pejabat yang meminta tidak disebutkan namanya tersebut.

Rabu, 12/06/2019 07:41 0

Close