... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penjelasan Polri Dinilai Menyakitkan Bagi Keluarga Korban Tewas Ricuh 21-23 Mei

Foto: Bentrokan di dapan Bawaslu dalam aksi protes kecurangan Pemilu 2019 yang berujung ricuh pada 21-22 Mei (Jundii/Kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Penjelasan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait aksi kekerasan yang terjadi pada 21-23 Mei lalu dalam konferensi pers dinilai tidak menyeluruh dan gagal mengungkap fakta mengenai sembilan korban tewas dalam peristiwa tersebut.

“Sangat mengecewakan melihat bahwa alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang sebab musabab korban yang tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang dapat berkembang dari konferensi pers hari ini malah mengarah pada wacana “perusuh vs polisi”,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid dalam rilisnya, Rabu (11/03/2019).

Amnesty International Indonesia mengakui bahwa kepolisian berada dalam kondisi yang tidak mudah ketika menjadi target penyerangan oleh sekelompok massa setelah aksi damai pada 21 Mei malam. Hal itu tampak pada adanya banyak petugas kepolisian yang terluka. Meski kepolisian mengakui aksi berlangsung damai, yang luput dari penjelasan polisi adalah menjelaskan ke publik terkait pelaku penembakan yang mengakibatkan korban tewas di pihak warga masyarakat.

“Narasi yang beredar hari ini terkesan mengarahkan wacana bahwa semua korban yang tewas adalah ‘perusuh’, dan seakan ingin ‘mewajarkan’ kematian mereka sebagai konsekuensi logis yang dari tindakan mereka dalam insiden ‘kerusuhan’. Seharusnya polisi mengungkapkan bukti-bukti yang memadai tentang penyebab kematian mereka terlebih dahulu lalu mengumumkan siapa-siapa yang patut diduga sebagai pelaku penembakan terhadap mereka,” tambah Usman.

“Ini menyakitkan bagi keluarga korban yang hari ini berharap polisi mengumumkan ke publik siapa yang melakukan penembakan kepada korban, tapi justru mendapat penjelasan sepihak bahwa seakan mereka semua adalah ‘perusuh’,” ujar Usman.

BACA JUGA  Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad Soal Ceramah Tentang Salib yang Viral

“Kami telah menemui sejumlah keluarga korban dan mereka mengungkapkan harapan mereka bahwa pelaku pembunuhan itu ditemukan untuk kemudian dibawa ke pengadilan. Harus ada akuntabilitas atas sembilan kematian tersebut,” terangnya.

Hal lain yang luput dari penjelasan kepolisian hari ini adalah akuntabilitas atas penggunaan kekuatan berlebihan oleh sejumlah aparat kepolisian dalam aksi tersebut, salah satunya adalah dugaan penyiksaan yang terjadi di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Sama sekali kita tidak mendengar penjelasan terkait insiden dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan tersebut. Anggota Brimob yang melakukan pemukulan dan penganiayaan di Kampung Bali harus diproses hukum secara adil. Komandan Brimob juga perlu dimintai pertanggungjawaban terkait tindakan brutal yang dilakukan oleh anak buahnya,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Unjuk Rasa Sipil Berlanjut, Akses Internet di Sudan Diputus

Pemutusan internet tersebut juga dirasakan kantor-kantor kedutaan besar, hotel-hotel mewah, dan perkantoran.

Selasa, 11/06/2019 15:28 0

Lebanon

Dikenal Aktif Bantu Pengungsi Suriah, Pejabat Jemaah Islamiyah Lebanon Dibunuh

Al-Jarar dikenal karena aktif dalam pekerjaan amal, membantu warga Sheba dan membantu para pengungsi Suriah di bidang kesehatan.

Selasa, 11/06/2019 09:18 0

Suriah

Serangkaian Serangan Udara Suriah dan Rusia Tewaskan 25 Warga Idlib

SOHR menjelaskan, 13 di antaranya tewas dalam serangan udara pasukan rezim yang menargetkan desa Jabala di provinsi Idlib.

Selasa, 11/06/2019 08:07 0

Amerika

AS Kirim Utusan ke Sudan

Selama kunjungannya ke Sudan, Nag akan bertemu dengan perwakilan junta militer dan gerakan protes

Selasa, 11/06/2019 07:43 0

Asia

Teror Muslim Kashmir, Pelayan Kuil Hindu Dalangi Pembunuhan Bocah Muslimah

Gadis itu diperkosa dan dibunuh untuk menakut-nakuti komunitas Muslim Badui dan memaksa mereka untuk meninggalkan wilayah yang didominasi Hindu

Senin, 10/06/2019 20:09 0

Suriah

Pejuang Suriah Luncurkan Empat Operasi Serentak di Hama dan Lattakia

Empat operasi bersamaan ini merupakan bagian dari operasi dengan sandi “Al-Fath Al-Mubin”. Operasi ini diikuti oleh faksi-faksi di Suriah utara dari berbagai latar belakang ideologi. Operasi ini dibentuk untuk membalas serangan militer Assad dan Rusia di pedesaan Hama, Idlib dan Lattakia.

Senin, 10/06/2019 19:26 0

Tazkiyah

4 Keutamaan Puasa Syawal

Setelah berpisah dengan bulan Ramadhan, masih ada pintu-pintu ibadah yang terbuka supaya ketaatan tetap terjaga kapan pun dan di mana pun. Diantara ibadah yang paling penting selepas puasa Ramadhan adalah puasa enam hari Syawal,

Senin, 10/06/2019 18:49 0

Khazanah

Pemimpin yang Memedulikan Sholat Kaum Muslimin

Dalam Islam seorang pemimpin bertanggungjawab tegaknya syariat Islam di wilayah kepemimpinannya. Kepeduliannya terhadap tegaknya syariat akan memberi pengaruh kuat bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan para pemimpin modern yang memasukka urusan sholat dan ibadah lainnya hanya pada urusan privat. Pemimpin tidak berhak intervensi dalam masalah sholat dan iabdah lainnya. Perannya hanya sebatas memberikan kebebasan beribadah kepada agama apapun. Paradadigma seperti ini adalah dampak dari sekulerisme yang menaruh agama pada wilayah privat.

Senin, 10/06/2019 14:02 0

Timur Tengah

Timur Tengah Bermandikan Sinar Matahari, Tapi Kenapa Banyak Penduduknya Kekurangan Vitamin D?

KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Disebut sebagai “vitamin sinar matahari,” vitamin D diproduksi ketika kulit terkena...

Senin, 10/06/2019 10:37 0

Video Kajian

Ust. Akhlis Marzuki, S.Pd.I: Inilah 6 Cara Masuk Surga!

KIBLAT.NET- Setiap Umat Islam pasti ingin masuk surga. Inilah 6 kiat masuk surga! Yuk simak...

Senin, 10/06/2019 10:00 1

Close