... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Pemimpin yang Memedulikan Sholat Kaum Muslimin

Foto: Para Mujahidin Afghanistan sedang melaksanakan sholat

KIBLAT.NET – Dalam Islam seorang pemimpin bertanggungjawab tegaknya syariat Islam di wilayah kepemimpinannya. Kepeduliannya terhadap tegaknya syariat akan memberi pengaruh kuat bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan para pemimpin modern yang memasukkan urusan sholat dan ibadah lainnya hanya pada urusan privat. Pemimpin tidak berhak intervensi dalam masalah sholat dan ibadah lainnya. Perannya hanya sebatas memberikan kebebasan beribadah kepada agama apapun. Paradadigma seperti ini adalah dampak dari sekulerisme yang menaruh agama pada wilayah privat.

Dalam urusan shalat jamaah misalnya, masyarakat Islam akan lebih peduli dengan shalat jamaah bila ada keteladanan dan perhatian khusus dari seorang pemimpin. Kondisi seperti ini menjadi alasan kuat mengapa perhatian para salafus shalih  terhadap shalat jamaah begitu kuat. Sebagai contoh kita dapati Amirul Mukminin Umar bin Khaththab mengancam akan memberikan hukuman bagi siapa yang meninggalkan shalat.

Tsabit bin Al-Hajjaj berkata, “Suatu ketika, Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu keluar hendak melaksanakan shalat. Lalu ia menghadap orang-orang dan memerintahkan muazin. Ia berdiri seraya berkata, ‘Demi Allah, tidak ada seorang pun yang kita tunggu lagi.’  Tatkala ia selesai shalat, ia kembali menghadap orang-orang kemudian berkata, ‘Mengapa banyak orang yang meninggalkannya (shalat berjamaah), sehingga yang lain ikut-ikutan meninggalkannya? Demi Allah, sungguh aku berniat mengirim utusan kepada mereka untuk menebas leher mereka!’ Lalu dikatakan, ‘Hadirilah shalat jamaah’.” (Kanzul ‘Ummâl: VIII/252)

Demikian pula Umar Al-Faruq menginspeksi orang-orang dalam shalat jamaah. Imam Malik meriwayatkan dari Abu Bakr bin Sulaiman bin Abi Hatsmah bahwa Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu pernah mencari Sulaiman bin Abi Hatsmah ketika shalat Subuh. Keesokannya, Umar bin Khaththab pergi ke pasar sedangkan tempat tinggal Sulaiman bin Abi Hatsmah terletak di antara pasar dan masjid Nabawi. Ketika ia melintas di hadapan Asy-Syifa’, ibu Sulaiman, ia berkata padanya, “Aku tidak melihat Sulaiman ketika shalat Subuh tadi.” Ibunya lantas menjawab, “Tadi malam, ia shalat sepanjang malam lalu tertidur lelap.” Umar kemudian berkata, “Shalat Subuh berjamaah lebih kusukai daripada aku shalat malam semalam suntuk.”(Al-Muwaththa’: I/131)

BACA JUGA  Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad Soal Ceramah Tentang Salib yang Viral

Imam Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Hasyim bahwa bapaknya berkata, “Suatu ketika, Umar radhiyallahu ‘anhu pernah mencari seseorang yang tidak hadir dalam shalat Subuh. Kemudian ia mengirim seorang utusan kepadanya. Tatkala orang tersebut dihadapkan, ia berkata, ‘Di mana saja engkau?’ Orang tersebut menjawab, ‘Aku sedang sakit. Sekiranya bukan utusanmu yang membawaku kemari, niscaya aku tidak keluar.’ Umar lalu berkata, ‘Jika engkau mampu keluar untuk menemui seseorang, maka keluarlah untuk shalat.’ (Al-Mushannaf: I/344-345)

Perhatian Al-Faruq terhadap shalat jamaah tampak pula tatkala ia menyuruh seseorang untuk menuntun orang yang buta supaya ia tetap datang ke masjid. Ibnu Sa’ad meriwayatkan bahwa Abdurrahman bin Al-Miswar bin Makhramah berkata, “Suatu ketika, Umar radhiyallahu ‘anhu pergi ke rumah Sa’id bin Yarbu’ untuk menghiburnya lantaran matanya buta. Ia kemudian berkata, ‘Jangan engkau tinggalkan shalat jamaah di masjid Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam,’ Sa’id menjawab, ‘Tapi aku tidak mempunyai seorang penuntun.’ Umar kembali berkata, ‘Kalau begitu, kami akan mengirim seorang penuntun kepadamu.’ Maka dikirimlah seorang hamba sahaya dari tawanan kepadanya.”(Kanzul ‘Ummâl: VIII/307)

Kita dapati pula riwayat tentang Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu yang berjalan seraya berseru, “Shalat, shalat.” Ia bermaksud membangunkan orang-orang untuk shalat Subuh. Ia melakukan hal itu setiap hari. Al-Hasan radhiyallahu ‘anhu bercerita kepada kami tentang keluarnya Ali pada hari ketika ia ditikam. Ia berkata, “Tatkala ia keluar dari pintu, ia berseru, ‘Wahai sekalian manusia! Shalatlah, shalatlah’.” Demikianlah yang dilakukannya setiap hari. Ia keluar membawa cemetinya seraya membangunkan orang-orang. Kemudian ia dihadang oleh dua orang …. (Ath-Thabaqât Al-Kubra: III/36-37)

BACA JUGA  Dalam Sehari, Ustadz Abdul Somad Dilaporkan Tiga Kali

Sedangkan amir Mekah yang diangkat oleh Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam yaitu ‘Attab bin Usaid Al-Umawi radhiyallahu ‘anhu mengancam akan membunuh siapa pun yang meninggalkan shalat berjamaah di masjid. Imam Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa ia pernah berbicara kepada penduduk Mekah, “Wahai penduduk Mekah! Demi Allah, tidak ada kabar yang sampai kepadaku bahwa salah seorang dari kalian meninggalkan shalat jamaah di masjid, kecuali aku akan membunuhnya.” (Kitab Ash-Shalâh hal. 81. Lihat juga Ghâyatul Marâm bi Akhbâri Sulthanati Al-Baladil Harâm: I/18-19). Imam Ibnul Qayyim menuturkan, “Para shahabat Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam berterima kasih kepadanya atas tindakannya tersebut dan kemuliaannya semakin bertambah di mata mereka.” (Kitab Ash-Shalâh hal. 81)

Demikianlah salah satu alasan mengapa syariat Islam menaruh perhatian besar dalam memilih pemimpin. Sebab, keberadaannya tidak hanya berfungsi menyelesaikan problem masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan di dunia. Tapi lebih dari itu, seorang pemimpin juga bertanggungjawab membawa rakyatnya untuk meraih kebahagian di akhirat kelak.

 

Naskah: Fakhruddin

Editor: Arju

Sumber: Buku “Fadhilah shalat berjamaah” Karya Fadhl Ilahi, Penerbit; Aqwam Solo

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Timur Tengah

Timur Tengah Bermandikan Sinar Matahari, Tapi Kenapa Banyak Penduduknya Kekurangan Vitamin D?

KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Disebut sebagai “vitamin sinar matahari,” vitamin D diproduksi ketika kulit terkena...

Senin, 10/06/2019 10:37 0

Video Kajian

Ust. Akhlis Marzuki, S.Pd.I: Inilah 6 Cara Masuk Surga!

KIBLAT.NET- Setiap Umat Islam pasti ingin masuk surga. Inilah 6 kiat masuk surga! Yuk simak...

Senin, 10/06/2019 10:00 1

Video Kajian

Ust. Dr. A. Zain An Najah, MA: Bagaimana Saat Suami Masuk Islam, tapi Istri Masih Kafir

KIBLAT.NET- Bagaimana saat sang suami sudah memeluk agama Islam namun sang istri masih kafi? Bagaimana...

Senin, 10/06/2019 10:00 0

News

Ranjau Hancurkan Kendaraan Lapis Baja Militer AS di Nigeria

Insiden itu terjadi saat konvoi tentara AS sedang menuju ke lapangan tembak, menurut surat kabar Nigeria dalam laporannya.

Senin, 10/06/2019 09:15 0

Afrika

IM Sudan Seru Dewan Militer Transisi dan Oposisi Jauhi Pertumpahan Darah

Dia melanjutkan, di sana ada kesalahan dari Gerakan Pembebasan dan Perubahan. Mereka mengklaim satu-satunya yang mewakili revolusi, meskipun kami mendukung mereka hingga detik ini.

Senin, 10/06/2019 08:13 0

Timur Tengah

Harga Minyak Rendah, Oman Tingkatkan 100 Persen Pajak Rokok dan Miras

KIBLAT.NET, Muskat – Oman akan mengenakan pajak baru pada minuman bergula dan produk tembakau mulai...

Senin, 10/06/2019 08:06 0

Suriah

Mantan Pesebakbola Nasional Suriah Gugur dalam Pertempuran di Hama

Ia bergabung dalam barisan faksi Jaisyul Izzah. Jaisyul Izzah merupakan faksi oposisi bersenjata anti-rezim Suriah

Ahad, 09/06/2019 20:05 1

Indonesia

KontraS Desak Polisi Jujur Ungkap Kematian Korban Kerusuhan 21-22 Mei

Terlebih setelah ditemukan korban meninggal yang masih di bawah umur.

Ahad, 09/06/2019 19:12 1

News

Pengadilan Myanmar Putuskan Tangkap Biksu Wirathu

Dalam surat itu disebutkan, polisi harus membawa Wirathu sebelum 11 Juni.

Ahad, 09/06/2019 19:04 0

Indonesia

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Papua Menurun

Sementara jika menggunakan jalur laut, waktu perjalanan menjadi terlalu lama.

Ahad, 09/06/2019 18:45 0

Close