... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Harga Minyak Rendah, Oman Tingkatkan 100 Persen Pajak Rokok dan Miras

Foto: Miras

KIBLAT.NET, Muskat – Oman akan mengenakan pajak baru pada minuman bergula dan produk tembakau mulai pada 15 Juni. Negara kecil produsen minyak di Teluk itu berusaha untuk meningkatkan pendapatan negara akibat harga minyak yang rendah selama bertahun-tahun.

Pajak cukai 100% akan diberlakukan untuk produk-produk tembakau, minuman berenergi, alkohol, dan daging babi. Sementara pajak 50% akan diterapkan pada minuman berkarbonasi, menurut pernyataan dari seorang pejabat di Sekretariat Jenderal untuk Perpajakan yang diterbitkan oleh berita negara Oman agensi pada Sabtu (08/06/2019).

“Pajak cukai adalah pajak konsumsi dan dianggap pajak tidak langsung. Dengan demikian, biaya akhir ada pada konsumen, tetapi dikumpulkan terlebih dahulu pada tahap rantai pasokan, terutama melalui sektor bisnis,” kata Sulaiman bin Salim al-A’adi, direktur jenderal survei dan perjanjian pajak.

Oman lambat dalam melaksanakan reformasi fiskal yang bertujuan membatasi pelebaran defisit anggarannya, namun semakin bergantung pada pendanaan eksternal – melalui obligasi dan pinjaman – untuk mengisi kembali kasnya.

Oman awalnya berencana untuk memperkenalkan pajak pertambahan nilai 5% pada tahun 2018, yang diharapkan akan dimulai pada tahun 2020.

“Penundaan lebih lanjut dalam implementasi, bersama dengan skenario harga minyak yang lebih rendah, menimbulkan risiko penurunan terhadap asumsi kami tentang defisit fiskal yang lebih sempit dibandingkan dengan 2015-2017,” kata S&P Global Ratings pada bulan April. Dia memperkirakan kenaikan fiskal pada 2019 datang dari penerapan pajak cukai untuk tembakau dan minuman berenergi.

BACA JUGA  Sejumlah Negara Arab Berlebaran Hari Ini

Di awal tahun ini, Oman memperkirakan defisit anggarannya menjadi 2,8 miliar real ($ 7,27 miliar), atau 9% dari produk domestik bruto.

Sumber mengatakan bahwa untuk menutupi sebagian dari defisit, Oman diperkirakan akan segera menerbitkan obligasi internasional baru dalam kesepakatan yang kemungkinan akan naik menjadi $ 2 miliar.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KontraS Desak Polisi Jujur Ungkap Kematian Korban Kerusuhan 21-22 Mei

Terlebih setelah ditemukan korban meninggal yang masih di bawah umur.

Ahad, 09/06/2019 19:12 1

Indonesia

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Papua Menurun

Sementara jika menggunakan jalur laut, waktu perjalanan menjadi terlalu lama.

Ahad, 09/06/2019 18:45 0

Indonesia

Jumlah Pemudik Via Pesawat Lebaran Tahun Ini Alami Penurunan

Kemenhub menduga karena liburan sekolah yang tak berbarengan dengan lebaran.

Sabtu, 08/06/2019 12:34 0

Indonesia

Keluarga Harun Mengaku Sempat Diminta “Damai” oleh Oknum Kepolisian

Meskipun begitu, pada akhirnya mereka tetap memasukkan pengaduan ke Komnas HAM.

Sabtu, 08/06/2019 11:56 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc: Ibu, Mempunyai 2 Hati

KIBLAT.NET- Dalam syariat dijelaskan bahwa seorang Ibu mempunyai 2 hati. Apa maksudnya? Yuk simak di...

Jum'at, 07/06/2019 10:00 0

Indonesia

Advokat: Tanpa Laporan, Polisi Harusnya Segera Usut Kasus Kematian Harun Korban 21 Mei

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengacara keluarga almarhum Harun Ar-Rasyid, pemuda di bawah umur yang meninggal dalam...

Jum'at, 07/06/2019 00:35 1

Tazkiyah

Memperbaiki Amalan Dahulu, Sebelum Memperbanyaknya

Sebelum memperbanyak kuantitas amal, maka seorang muslim perlu memperbaiki dahulu amalannya dari berbagai kebocoran.

Kamis, 06/06/2019 15:46 0

Tazkiyah

Konsisten Beramal Sholeh Pasca Ramadhan

Kami lihat banyak manusia yang beribadah di bulan Ramadhan, mereka sholat, puasa dan pergi ke masjid. Jika telah selesai bulan Ramadhan, mereka berhenti dari ibadahnya. Benarkah yang mereka lakukan?

Rabu, 05/06/2019 14:07 0

Indonesia

KontraS: Polisi Langgar HAM dalam Penegakan Hukum Tersangka 21-22 Mei

Salah satu dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi adalah perlakuan diskriminatif terhadap para tersangka.

Rabu, 05/06/2019 13:09 0

Indonesia

Pengamat Terorisme: Pelaku Bom Kartasura Masuk Kategori ‘Milenial Lone Wolf’

Lone Wolf adalah sebuah istilah bagi pelaku bom yang beraksi sendirian dan termotivasi secara individual.

Rabu, 05/06/2019 12:41 2

Close