... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fahri Hamzah: Negara yang Ingin Bungkam Kebebasan Berpendapat Harus Dilawan

Foto: Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku khawatir dengan banyaknya masyarakat yang ditangkap karena postingan di media sosial. Sebab, ia menilai selama ini tidak semua masyarakat mendapat perlakuan sama jika memposting hal yang dianggap melanggar undang-undang.

“Saya ngeri melihat orang salah posting atau khilaf pada dipanggil polisi dan masuk bui, lalu dibuat jera hanya karena mereka kritik pemerintah. Sementara sebagian yang mendukung pemerintah tidak diproses. Sebagian itu karena di media sosial ada yang saling intip. Saling lapor,” katanya dalam alun twitter pribadinya, Senin (10/06/2019).

Ia juga khawatir dengan masa depan kebebasan. Yaitu ketika media sosial tidak lagi bisa menjadi ruang publik yang membebaskan kita dari pengapnya belenggu kekuasaan.

“Saya sendiri tak mau marah kepada yang memaki saya, apalagi sekedar kritik, apalagi yang jujur dan punya data. Biarkanlah, saya bahkan sering mengumpulkan haters untuk bertemu meski biasanya yang bertemu menjadi melunak,” ujarnya.

“Karena kejujuran dan kritik itu penting. Mahal dan harus dihargai,” sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa jangan sampai kita membiarkan orang merampas kebebasan berpendapat kita. Bahkan, jika negara ingin merampas kebebasan tersebut, maka harus dilawan.

“Negara harus kita lawan dan dipersulit apabila ingin merampas kebebasan kita secara semena-mena. Mari jaga akal sehat kita,” pungkas Fahri.

Reporter: Taufiq Ishaq

Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Pemimpin yang Memedulikan Sholat Kaum Muslimin

Dalam Islam seorang pemimpin bertanggungjawab tegaknya syariat Islam di wilayah kepemimpinannya. Kepeduliannya terhadap tegaknya syariat akan memberi pengaruh kuat bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan para pemimpin modern yang memasukka urusan sholat dan ibadah lainnya hanya pada urusan privat. Pemimpin tidak berhak intervensi dalam masalah sholat dan iabdah lainnya. Perannya hanya sebatas memberikan kebebasan beribadah kepada agama apapun. Paradadigma seperti ini adalah dampak dari sekulerisme yang menaruh agama pada wilayah privat.

Senin, 10/06/2019 14:02 0

Timur Tengah

Timur Tengah Bermandikan Sinar Matahari, Tapi Kenapa Banyak Penduduknya Kekurangan Vitamin D?

KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Disebut sebagai “vitamin sinar matahari,” vitamin D diproduksi ketika kulit terkena...

Senin, 10/06/2019 10:37 0

Video Kajian

Ust. Akhlis Marzuki, S.Pd.I: Inilah 6 Cara Masuk Surga!

KIBLAT.NET- Setiap Umat Islam pasti ingin masuk surga. Inilah 6 kiat masuk surga! Yuk simak...

Senin, 10/06/2019 10:00 1

Video Kajian

Ust. Dr. A. Zain An Najah, MA: Bagaimana Saat Suami Masuk Islam, tapi Istri Masih Kafir

KIBLAT.NET- Bagaimana saat sang suami sudah memeluk agama Islam namun sang istri masih kafi? Bagaimana...

Senin, 10/06/2019 10:00 0

News

Ranjau Hancurkan Kendaraan Lapis Baja Militer AS di Nigeria

Insiden itu terjadi saat konvoi tentara AS sedang menuju ke lapangan tembak, menurut surat kabar Nigeria dalam laporannya.

Senin, 10/06/2019 09:15 0

Afrika

IM Sudan Seru Dewan Militer Transisi dan Oposisi Jauhi Pertumpahan Darah

Dia melanjutkan, di sana ada kesalahan dari Gerakan Pembebasan dan Perubahan. Mereka mengklaim satu-satunya yang mewakili revolusi, meskipun kami mendukung mereka hingga detik ini.

Senin, 10/06/2019 08:13 0

Timur Tengah

Harga Minyak Rendah, Oman Tingkatkan 100 Persen Pajak Rokok dan Miras

KIBLAT.NET, Muskat – Oman akan mengenakan pajak baru pada minuman bergula dan produk tembakau mulai...

Senin, 10/06/2019 08:06 0

Suriah

Mantan Pesebakbola Nasional Suriah Gugur dalam Pertempuran di Hama

Ia bergabung dalam barisan faksi Jaisyul Izzah. Jaisyul Izzah merupakan faksi oposisi bersenjata anti-rezim Suriah

Ahad, 09/06/2019 20:05 1

News

Pengadilan Myanmar Putuskan Tangkap Biksu Wirathu

Dalam surat itu disebutkan, polisi harus membawa Wirathu sebelum 11 Juni.

Ahad, 09/06/2019 19:04 0

Yordania

Putri Dr. Iyad Qunaibi Meninggal Dunia

Setelah dua tahun melawan kanker.

Sabtu, 08/06/2019 16:51 0

Close