... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Papua Menurun

Foto: Pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8. (Detik.com)

KIBLAT.NET, Jayapura – Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Papua, Iwanta Parangin-angin mengakui harga tiket pesawat domestik yang mahal mulai berdampak pada kunjungan khususnya wisatawan mancanegara ke wilayah paling timur Indonesia ini.

“Memang benar dampak kunjungan wisatawan khususnya wisman ke Papua menurun jumlahnya terutama mereka dengan dana terbatas atau backpacker. Dampaknya mulai terasa saat ini, karena wisman tidak lagi bisa mengunjungi wilayah-wilayah di Indonesia tanpa rencana yang matang,” kata Gantang, panggilan akrab Iwanta, di Jayapura, Ahad (09/06/2019), dikutip dari Antara.

Gantang mengakui, biasanya wisman yang berkunjung ke Papua terlebih dahulu berkunjung ke beberapa wilayah dan berakhir di Bali atau Jakarta, sebelum kembali ke negaranya.

Namun menurut Gantang, saat ini wisman harus benar-benar merencanakan perjalanannya, terutama bila ingin berkunjung ke Papua, mengingat harga tiket pesawat mahal, sedangkan bila naik kapal laut membutuhkan waktu yang cukup lama.

Ketika ditanya tentang dampak harga tiket pesawat mahal terhadap kunjungan wisman ke event-event pariwisata yang digelar di beberapa wilayah di Papua, seperti Festival Lembah Baliem, Ketua ASITA Papua ini berharap dampaknya tidak signifikan.

Khusus untuk Festival Lembah Baliem yang dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya setiap awal Agustus, terlihat terjadi sedikit penurunan karena biasanya dua atau tiga bulan sudah banyak yang memesan hotel di Wamena, namun saat ini baru sekitar 75 persen.

BACA JUGA  Peninjauan Kembali Adalah Hak Setiap Terpidana

“Mudah-mudahan penurunan itu tidak signifikan,” ujar Gantang lagi.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yordania

Putri Dr. Iyad Qunaibi Meninggal Dunia

Setelah dua tahun melawan kanker.

Sabtu, 08/06/2019 16:51 0

Wilayah Lain

Setelah Menunggu 180 Tahun, Muslim di Athena Akhirnya Punya Masjid Legal

“Dalam waktu dekat, salat Jemaah pertama di belakang satu imam akan diadakan…kami berharap hal itu terealisasi pada September mendatang, " kata Menteri Pendidikan Yunani Costas Kaoruoglu kepada wartawan.

Sabtu, 08/06/2019 07:09 0

Afrika

Sudan Kembali Memanas, PBB Evakuasi Stafnya Sembunyi-sembunyi

Situasi Sudan kembali memburuk pada Senin (03/05/2019) ketika militer menyerbu basis demonstran yang menuntut pemerintahan sipil.

Jum'at, 07/06/2019 16:37 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc: Ibu, Mempunyai 2 Hati

KIBLAT.NET- Dalam syariat dijelaskan bahwa seorang Ibu mempunyai 2 hati. Apa maksudnya? Yuk simak di...

Jum'at, 07/06/2019 10:00 0

Amerika

Pasca Pembunuhan Khashoggi, Trump Setujui Transfer Teknologi Nuklir ke Arab Saudi

KIBLAT.NET – Amerika Serikat diketahui telah mengeluarkan dua otorisasi untuk melakukan transfer teknologi nuklir ke...

Kamis, 06/06/2019 22:08 0

Tazkiyah

Memperbaiki Amalan Dahulu, Sebelum Memperbanyaknya

Sebelum memperbanyak kuantitas amal, maka seorang muslim perlu memperbaiki dahulu amalannya dari berbagai kebocoran.

Kamis, 06/06/2019 15:46 0

Inggris

Trump Sebut Iran Negara Teroris Nomor Satu di Dunia

Gesekan antara Amerika Serikat dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah lebih dari setahun Trump pada Mei 2017 memutuskan untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir.

Rabu, 05/06/2019 23:51 0

Myanmar

Pejabat Myanmar Hadiri Pameran Senjata Terbesar Israel, Untuk Apa?

Israel seharusnya berhenti menjual persenjataan canggih ke Myanmar pada 2017 setelah aktivis hak asasi manusia dan pengacara Eitay Mack mengajukan petisi ke Mahkamah Agung Israel.

Rabu, 05/06/2019 23:39 0

News

Studi: Tiap Tahun Manusia Konsumsi Ribuan Partikel Plastik

Manusia makan dan menghirup puluhan ribu partikel mikroplastik setiap tahun. Demikian menurut analisis baru pada Rabu (05/06/2019)

Rabu, 05/06/2019 22:17 0

Afghanistan

Mullah Akhundzada: Perang AS Dihukum dengan Kekalahan

Baru-baru ini Imarah Islam (Taliban) merilis pernyataan publik pemimpin mereka, Maulawi atau Mullah Hibatullah Akhundzada yang berbicara dalam satu momen Idul Fitri.

Rabu, 05/06/2019 19:48 0

Close