... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Putri Dr. Iyad Qunaibi Meninggal Dunia

Foto: Dr. Iyad Qunaibi bersama putrinya, Sarah Qunaibi.

KIBLAT.NET, Amman – Dai muda pemerhati dunia Islam asal Yordania, Dr. Iyad Qunaibi tengah berduka. Pasalnya beliau baru saja ditinggalkan oleh putri tercintanya.

Kabar tersebut diunggah oleh Dr. Iyad Qunaibi melalui laman resmi Fanpage beliau pada hari ini Sabtu (08/06/2019). Beliau mengabarkan bahwa putri tercintanya baru saja meninggal tadi malam.

Innalillahi wainna ilaihi raji’un, tadi malam putri saya Sarah Qunaibi telah wafat pada usia tiga belas tahun. Setelah melawan kanker selama dua tahun dan kesehatannya menurun drastis pada hari-hari terakhirnya,” tulis Dr. Iyad Qunaibi.

Dr. Iyad Qunaibi tak lupa memberikan harapan akan tempat kembali yang terbaik bagi putrinya, yaitu surga.

“Sayangku, kamu adalah seorang mulimah, maka aku berharap surga bagimu Insya Allah,” ujarnya.

Beliau pun tak lupa menyisipkan nasehat bahwa kematian adalah bagian dari ketetapan Allah SWT.

“Sesungguhnya air mata (boleh, red.) menetes, dan hati akan bersedih, namun kami tidan akan mengucapkan hal-hal yang tidak diridhai Rabb kami,” tegasnya.

“Segala puji bagi Allah Rabb yang menguasai kedua alam (kehidupan dan kematian, red.). Ya Allah, jadikanlah tempat pertemuan kami selanjutnya di surga,” pungkasnya.

Jenazah Sarah Qunaibi dimakamkan pada hari Sabtu (08/06/2019) dan dishalatkan di Masjid Mahmud Abdul Jabir di Amman, Yordania, dan prosesi shalat jenazah dilaksanakan setelah shalat dhuhur waktu setempat.

Dr. Iyad Qunaibi, seorang dai muda yang hafidz Al-Qur’an. Pada Juni 2015, pernah ditangkap oleh pihak berwenang Yordania karena dituding mengeluarkan hasutan anti-pemerintah.

Hasutan yang dimaksud adalah saat dirinya memposting sebuah makalah di laman Facebook-nya yang berjudul “Yordania Berada di Ambang Kehancuran”, dimana isinya mengkritik kunjungan mahasiswa Yordania ke klub malam Israel dan renang campur baur antara wanita dan pria orang-orang Yahudi. Serta terkait pertemuan yang digelar di Amman yang mengundang duta besar Amerika Serikat.

Atas tudingan tersebut, Dr. Iyad Qunaibi divonis dua tahun penjara oleh pengadilan Yordania. Namun pada akhirnya beliau dibebaskan setelah menjalani hukuman selama satu tahun.

Reporter: Azzam
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jumlah Pemudik Via Pesawat Lebaran Tahun Ini Alami Penurunan

Kemenhub menduga karena liburan sekolah yang tak berbarengan dengan lebaran.

Sabtu, 08/06/2019 12:34 0

Indonesia

Keluarga Harun Mengaku Sempat Diminta “Damai” oleh Oknum Kepolisian

Meskipun begitu, pada akhirnya mereka tetap memasukkan pengaduan ke Komnas HAM.

Sabtu, 08/06/2019 11:56 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc: Ibu, Mempunyai 2 Hati

KIBLAT.NET- Dalam syariat dijelaskan bahwa seorang Ibu mempunyai 2 hati. Apa maksudnya? Yuk simak di...

Jum'at, 07/06/2019 10:00 0

Indonesia

Advokat: Tanpa Laporan, Polisi Harusnya Segera Usut Kasus Kematian Harun Korban 21 Mei

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengacara keluarga almarhum Harun Ar-Rasyid, pemuda di bawah umur yang meninggal dalam...

Jum'at, 07/06/2019 00:35 1

Tazkiyah

Memperbaiki Amalan Dahulu, Sebelum Memperbanyaknya

Sebelum memperbanyak kuantitas amal, maka seorang muslim perlu memperbaiki dahulu amalannya dari berbagai kebocoran.

Kamis, 06/06/2019 15:46 0

Tazkiyah

Konsisten Beramal Sholeh Pasca Ramadhan

Kami lihat banyak manusia yang beribadah di bulan Ramadhan, mereka sholat, puasa dan pergi ke masjid. Jika telah selesai bulan Ramadhan, mereka berhenti dari ibadahnya. Benarkah yang mereka lakukan?

Rabu, 05/06/2019 14:07 0

Indonesia

KontraS: Polisi Langgar HAM dalam Penegakan Hukum Tersangka 21-22 Mei

Salah satu dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi adalah perlakuan diskriminatif terhadap para tersangka.

Rabu, 05/06/2019 13:09 0

Indonesia

Pengamat Terorisme: Pelaku Bom Kartasura Masuk Kategori ‘Milenial Lone Wolf’

Lone Wolf adalah sebuah istilah bagi pelaku bom yang beraksi sendirian dan termotivasi secara individual.

Rabu, 05/06/2019 12:41 2

Indonesia

Mengejutkan! Anak-anak yang Menjadi Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Bukan Cuma Harun Ar-Rasyid

Selain itu, ada puluhan orang yang hingga saat ini belum kembali ke keluarganya.

Rabu, 05/06/2019 12:26 0

Video Kajian

Ust. Abdush Shomad, S.Pd.I: Belajar dari Umat Terdahulu

KIBLAT.NET- Dalam Al Quran, Allah SWT banyak mengisahkan kisah-kisah umat terdahulu yang penuh hikmah. Yuk...

Selasa, 04/06/2019 17:00 0

Close