... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Mereka yang Merugi di Bulan Ramadhan

Foto: Merugi di Bulan Ramadhan (ilustrasi)

KIBLAT.NET – Telah diketahui bahwa bulan Ramadhan adalah bulan agung, musim berkah, dibukanya pintu-pintu surga, ditutupnya pintu-pintu neraka dan setan-setan dibelenggu. Banyak pahala bagi orang yang mau melaksanakan ketaatan seperti baca Qur’an dan memahami maknanya, sholat malam, tasbih dan istighfar. Merekalah orang-orang yang menang dan beruntung.

Namun, di sana ada golongan manusia yang sebaliknya, menyia-nyiakan waktu-waktu mereka untuk sekedar ngobrol, ghibah, namimah, akhlak yang buruk dan bermalas-malasan dari ketaatan. Merekalah orang-orang yang merugi di bulan yang agung ini.

Diantara orang-orang yang merugi di bulan Ramadhan adalah :

1. Mereka yang berpuasa tidak dengan iman dan ihtisab. Mereka berpuasa karena riya’ atau hanya mengikuti kebiasaan. Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

من صام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه

“Barangsiapa yang berpuasa karena Iman dan Ihtisaban maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari no. 38)

Mafhum mukhalafah dari hadist ini bahwa siapa yang berpuasa bukan karena iman dan ihtisab maka tidak diampuni dosa-dosanya yang lalu. Jika seseorang tidak diampuni lantaran bulan Ramadhan, kapan dia akan diampuni?

2. Mereka yang meninggalkan sholat malam karena malas dan merasa berat untuk menjalankan ketaatan. Mereka menyia-nyiakan kesempatan untuk diampuni dosa-dosanya di bulan Ramadhan. Bagaimana tidak, mereka menyia-nyiakan waktu-waktu yang paling afdhol? Jika mereka tidak memanfaatkan waktunya di bulan Ramadhan, maka kapan lagi ada musim kebaikan dan dilipatkannya derajat.

3. Mereka yang senantiasa berakhlak buruk. Puasa mereka tidak mencegahnya dari melakukan hal-hal yang diharamkan. Dari Abu Hurairah ra : dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

من لم يدع قول الزور والعمل به والجهل فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengerjakannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. al-Bukhari no. 5710)

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Dakwah Santun Ala Para Nabi

4. Mereka yang menyia-nyiakan waktu-waktu bulan mulia ini untuk tidur dan kelalaian, berleha-leha, mendengarkan musik, menonton yang dimurkai Rabb pemilik langit dan bumi. Merekalah yang rugi di bulan Ramadhan. Dari Abu Hurairah ra berkata : bersabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam:

رب صائم حظه من صيامه الجوع والعطش، ورب قائم حظه من قيامه السهر

“Betapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan haus dan lapar, dan betapa banyak orang yang sholat malam hanya begadang saja.” (HR. Ahmad no. 8843)

Bukankah seluruh amalan itu hanya akan ditimbang jika diketahui. Allah berfirman :

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

“Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak tahu. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati akan dimintai pertanggung-jawaban.” (QS. Al-Isra : 36)

أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى

“Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah melihat segala perbuatannya.” (QS. Al-Alaq : 14)

5. Mereka yang menyia-nyiakan sholat dan enggan berjamaah di masjid. Mereka juga orang-orang yang merugi di bulan Ramadhan. Allah berfirman :

فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan sholat dan menuruti hawa nafsu. Mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam : 59)

6. Mereka yang merusak puasanya dengan sengaja membuatnya batal seperti jima’, makan dan minum, istimna’, atau perusak pahala puasa seperti dusta, ghibah, namimah, hasad, mengejek, menghina, berkata kotor, tabarruj dan sebagainya. Itu semua disebabkan lemahnya iman dan kurang dekatnya kepada Allah.

7. Mereka yang bersemangat di awal Ramadhan, berniat taubat dan istiqomah, kemudian berhenti karena lemah semangat, lalu berpaling dari niatnya itu dan hilang tak berbekas, serta mulai membiasakan senda gurau dan sia-sia.

8. Mereka yang meninggalkan al-Qur’an di bulan Ramadhan, tidak membacanya, tidak mempelajari maknanya, tidak merenungi maknanya. Allah berfirman :

أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

BACA JUGA  Editorial: Wamena, Merdeka, dan Darah Saudara Kita

“Apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur’an atau hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad : 24)

9. Mereka yang kikir dengan hartanya untuk infak di jalan Allah, tidak memberikan makanan pada yang lapar, tidak memberikan buka yang puasa, tidak memberikan pakaian orang yang tidak punya pakaian, tidak ikut beramal baik. Allah berfirman :

هَاأَنتُمْ هَؤُلَاء تُدْعَوْنَ لِتُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبْخَلُ وَمَن يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَن نَّفْسِهِ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنتُمُ الْفُقَرَاء

“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) di jalan Allah. Maka diantara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah lah yang Maha Kaya sedangkan kamu lah orang-orang yang berharap (kepada-Nya). Jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu.” (QS. Muhammad : 38)

Mereka lah kaum yang merugi disebabkan mereka tidak memanfaatkan waktu-waktu mereka dan tidak bersegera kepada ridha Allah. Semua itu dilarang, hendaknya mereka sadar bahwa kelalaian mereka terhadap waktu akan dimintai pertanggung-jawaban. Dari Abu Hurairah ra : dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ما جلس قوم مجلساً لم يذكروا الله فيه، ولم يصلوا على نبيهم؛ إلا كان عليهم ترة، فإن شاء عذبهم، وإن شاء غفر لهم

“Tidaklah suatu kaum bermajelis yang tidak disebut nama Allah di dalamnya dan tidak bersholawat atas Nabi, kecuali penyesalan atas mereka. Jika Dia berkehendak, Dia pasti menyiksanya. Jika Dia berkehendak, Dia mengampuninya.” (HR. at-Tirmidzi no. 3380)

Betapa banyak manusia terlewatkan dengan kesempatan ini. Maka hendaklah kita berdoa kepada Allah SWT agar amal-amal kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah. Bertakwalah kepada Allah dan jangan menyia-nyiakannya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Diterjemah dari artikel berjudul Al Khosiruna fi Romadhon

Alih Bahasa: Zamroni
Editor: Arju

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Para Pejabat Muslim Sri Lanka Mengundurkan Diri Massal

Etnis mayoritas itu menggelar demonstrasi di kota Kandy.

Selasa, 04/06/2019 11:20 0

Rusia

Lagi, Rusia Halangi Pengesahan Pernyataan DK PBB Soal Situasi Terkini di Idlib

DK PBB bisa mengeluarkan pernyataan jika 15 negara anggota sepakat. Setidaknya terdapat dua blok besar dalam keanggotaan lembaga “polisi dunia” itu.

Selasa, 04/06/2019 10:39 0

Khazanah

Hari Ketiga puluh Ramadhan, Kisah Keteguhan Umat Islam Mempertahankan Andalus

Pada tanggal 30 Ramadhan 636 H adalah momen bangkitnya panglima muslim Andalus, Muhammad bin Yusuf. Pada saat itu, dihimpun sisa-sisa kekuatan kaum muslimin di Andalus guna memerangi Spanyol, juga mendirikan negara bagi dirinya.

Selasa, 04/06/2019 10:16 0

Timur Tengah

Sejumlah Negara Arab Berlebaran Hari Ini

negara-negara tersebut adalah Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Qatar, Bahrain, Yaman dan komunitas Sunni di Irak dan Lebanon. Sementara negara Arab lainnya, seperti Mesir, Suriah, Yordania dan Palestina menggenapkan Ramadhan tahun ini 30 hari, karena tidak melihat hilal pada hari 29.

Selasa, 04/06/2019 09:48 1

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Bagaimana Jika Puasa Ramadhan Kita Tak Diterima?

KIBLAT.NET- Bagaimana jika puasa sebulan kita selama Ramadhan ini tak ada yang diterima? Simak selengkapnya...

Selasa, 04/06/2019 05:00 0

Indonesia

Tak Merasa Terteror, Warga Ramai-ramai Kunjungi Lokasi Bom Kartasura

Pria berumur 22 tahun ini mengaku tidak takut jika ada ledakan. Ia mengatakan bahwa rasa penasaran mengalahkan rasa takutnya.

Selasa, 04/06/2019 01:12 0

Indonesia

Seorang Pria Ledakkan ‘Bom Bunuh Diri’ di Depan Pos Polisi Kartasura

Pantauan Kiblat.net di lokasi, sejumlah personil Brimob sempat melakukan pengecekan guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa. Setelah dipastikan tidak ada ledakan, beberapa polisi tampak melakukan olah TKP.

Selasa, 04/06/2019 00:57 0

Indonesia

Kemenag Tetapkan Idul Fitri Jatuh Hari Rabu

Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi mengumumkan hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1440 jatuh pada hari Rabu, (5/6/2019).

Senin, 03/06/2019 20:46 0

Indonesia

Peninjauan Kembali Adalah Hak Setiap Terpidana

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menilai bahwa PK adalah hak dari seorang terpidana.

Senin, 03/06/2019 19:31 0

Indonesia

ICW: PK Kerap Jadi Jalan Pintas Narapidana Korupsi Bebas

Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Mahkamah Agung (MA) untuk menolak setiap permohonan Peninjauan Kembali (PK) oleh terpidana korupsi.

Senin, 03/06/2019 19:11 0

Close