... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bagaimana Perkembangan Jalannya Perundingan AS-Taliban?

Foto: Delegasi Taliban

KIBLAT.NET, Kabul – Utusan AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, tiba di Pakistan pada hari Ahad (02/06/2019) untuk memulai kembali pembicaraan dengan Taliban. Sehari sebelumnya, pemimpin tertinggi Taliban Mullah Haibatullah Akhinzada berbicara tentang kesiapan untuk menghadiri pembicaraan.

Setelah kunjungannya ke Pakistan, yang menurut sebagian orang memiliki pengaruh terhadap Taliban, Khalilzad diperkirakan akan melakukan perjalanan ke UEA, Jerman, Kabul dan Qatar. Qatar telah menjadi tuan rumah setidaknya lima putaran pembicaraan antara delegasi Taliban dan diplomat AS yang dipimpin oleh Khalilzad dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam pesan yang dikeluarkan pada kesempatan Idul Fitri, Haibatullah mengatakan bahwa Taliban terus “membuka pintu pemahaman dan negosiasi” sambil bersumpah untuk berjuang sampai pasukan asing keluar dari Afghanistan. Dia mengatakan bahwa kelompok itu tidak ingin memonopoli kekuasaan, tetapi ingin semua warga Afghanistan memiliki peran di dalamnya.

Dia juga memberikan jaminan bahwa “hak-hak pria dan wanita akan diberikan kepada mereka di bawah naungan pemerintahan Islam yang sehat” yang akan dibuat di Afghanistan di masa depan.

Komentar Haibatullah adalah yang pertama tentang proses perdamaian sejak Khalilzad menjadi duta AS lebih dari enam bulan lalu. Pembicaraan dilakukan sebagai upaya AS untuk mengakhiri perangnya di Afghanistan, perang terpanjang dalam sejarah.

Dalam sebuah tweet sebelum tiba di Pakistan, Khalilzad memuji inisiatif Haibatullah. “Pernyataan Idul Fitri pemimpin Taliban memberikan dukungan selamat datang untuk proses perdamaian Afghanistan dan keinginan untuk berpartisipasi dalam dialog dengan warga Afghanistan lainnya dan dalam penyelesaian politik akhir yang akan membutuhkan pembagian kekuasaan. Semua hal baik.”

BACA JUGA  Antara Natsir, Soekarno, dan Komunisme

Dalam pesannya, Haibatullah tidak mengumumkan gencatan senjata untuk Idul Fitri seperti yang terjadi tahun lalu. Saat itu Taliban mengikuti upaya Presiden Ashraf Ghani yang mengumumkan gencatan senjata pada salah satu hari penting umat Islam.

Mengomentari pembicaaraan damai tersebut, Farooq Bashar, seorang profesor universitas, mengatakan Khalilzad tidak membuat kemajuan selama berbagai putaran pembicaraan dengan Taliban karena kelompok itu masih bersikeras penarikan pasukan asing dari Afghanistan, tetapi mengingat lambatnya perundingan selama perang Vietnam dia mengatakan ada masih berharap ke depan.

“Masalah perdamaian dan rekonsiliasi nasional selalu rumit dan membutuhkan waktu. Taliban memiliki persyaratan untuk perdamaian dan Washington memiliki ketentuannya sendiri dan semua pihak mencoba untuk memaksakan kondisi mereka pada pihak lain,” kata Bashar kepada Arab News.

Dia mengatakan Taliban telah berada di atas angin dalam pembicaraan. Dalam pertemuan mereka dengan berbagai politisi Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir, kelompok itu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan Pakistan.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mengenal Komunitas Liqomik; Berdakwah Lewat Komik

Ketua Liqomik, Ardian Candra Susila menjelaskan, Liqomik merupakan komunitas komikus-komikus dakwah.

Senin, 03/06/2019 12:03 0

Indonesia

Lembaga HAM Selidiki Korban Ricuh 21-22 Mei, Ini Temuannya

Setidaknya ada 7 keluarga yang melaporkan penyiksaan terhadap keluarganya yang ditangkap dalam kerusuhan 21-22 Mei itu.

Senin, 03/06/2019 11:48 1

Khazanah

Hari Kedua puluh sembilan Ramadhan, Terjadinya Gerhana Matahari Total

Ibnu Atsir di dalam kitab Al-Kamil (1/78) menceritakan bahwa pada bulan Ramadhan tahun 571H terjadi gerhana matahari total.

Senin, 03/06/2019 10:10 0

Video Kajian

Ust. MIftahul Ihsan, Lc: Al Ikhlas sama dengan Sepertiga Al Quran?

KIBLAT.NET- Benarkah Surat Al Ikhlas setara dengan sepertiga Al Quran? Simak di sini! Editor: Abdullah...

Senin, 03/06/2019 05:00 0

Indonesia

Upacara Hari Jadi Boyolali Saat Idul Fitri Dianggap Rugikan Umat Islam

Komnas HAM dan Ombudsman diminta menginvestigasi dugaan pelanggaran HAM dan maladministrasi terkait rencana upacara perayaan hari jadi Kota Boyolali

Ahad, 02/06/2019 22:33 0

Info Event

7 Tahun LDK Fokmista Rutin Salurkan Santunan Untuk Ratusan Anak Yatim di Bali

Kegiatan penyaluran santunan itu bertema "Having Fun For Ramadhan Ke-7, Buka Puasa dan Santunan Bersama 100 Anak Yatim Piatu"

Ahad, 02/06/2019 21:19 0

Video Kajian

Ust. Abdush Shomad, S.Pd.I: Kenapa Harus ada Ramadhan?

KIBLAT.NET- Kenapa Allah menciptakan Bulan Ramadhan? Apa tujuan dibuatnya bulan Ramadhan? Simak di sini! Editor:...

Ahad, 02/06/2019 17:30 0

Indonesia

Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Siap Advokasi Mustofa Nahra

"Secara resmi belum, karena dia sudah punya pengacara, tapi istrinya menelepon saya mungkin Muhammadiyah bisa membantu dampingi kasus hukum nya (Mustofa)," ujar Ghufroni.

Ahad, 02/06/2019 12:49 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Keutamaan Surat Al Fatihah

KIBLAT.NET- Sebagai surat pembuka di Al Quran, apa sajakah keutamaan Surat Al Fatihah? Yuk simak...

Ahad, 02/06/2019 11:18 0

Khazanah

Hari Kedua puluh delapan Ramadhan, Disyariatkannya Kewajiban Zakat Fitrah

Pada tanggal 28 Ramadhan 2H, bertepatan dengan 23 Maret 624 M adalah diwajibkannya sakat fitrah, yang merupakan salah satu syiar (simbol kemuliaan ) bulan Ramadhan.

Ahad, 02/06/2019 10:57 0

Close