... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dunia Internasional Diminta Tekan Rusia Hentikan Serangan ke Idlib Suriah

Foto: Anggota pertahanan sipil melakukan operasi pencarian dan penyelamatan setelah rezim Suriah melakukan serangan udara di Idlib, Suriah pada 22 Maret 2019 [Hasan Muhtar / Badan Anadolu]

KIBLAT.NET, Idlib – Kepala koalisi oposisi Suriah, Abdurrahman Mustafa, telah meminta komunitas internasional untuk mengerahkan semua upaya untuk menekan Rusia agar menghentikan serangan terhadap provinsi Idlib Suriah dan menahan dukungannya untuk Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Melalui rekaman video, Mustafa mengatakan, “Musuh-musuh rakyat Suriah mengambil keuntungan dari bulan Ramadhan untuk meningkatkan kejahatan mereka. Mereka telah melakukan 30 pembantaian dan menewaskan sedikitnya 250 orang.”

“Pos-pos bantuan medis dan rumah sakit telah menjadi target utama pembunuhan rezim sejak negara itu menyatakan perang terhadap rakyat Suriah, mengubah fasilitas ini menjadi beberapa tempat paling berbahaya,” imbuhnya.

“Bom barel rejim, bom fosfor putih, senjata kimia, penembakan artileri kota dan kota-kota, semua praktik ini dilarang oleh hukum internasional, tetapi sekarang digunakan terhadap orang-orang Suriah,” kata Mustafa.

Mustafa juga menunjukkan bahwa sejak awal agresi Rusia di wilayah Suriah, negara itu telah menjadi mitra kejahatan secara langsung. Kota-kota terus dibm sembari memblokir solusi politik apa pun, serta hanya mendukung pemindahan.

“Kejahatan terang-terangan yang dilakukan terhadap perempuan dan anak-anak Suriah adalah akibat langsung dari kegagalan Anda dan kebijakan serta posisi Anda yang lunak dan tidak memadai,” katanya kepada komunitas internasional secara langsung.

“Anda tidak dapat berhasil mengatasi krisis dan menyelesaikan masalah melalui kebijakan menunggu, memantau, dan mengeluarkan pernyataan penolakan dan pemahaman. Anda diharuskan membuat keputusan praktis untuk menghentikan pembunuhan, penghancuran, dan pemindahan sepenuhnya.”

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

“Bahkan resolusi internasional tidak cukup karena perlu diadopsi dan diimplementasikan, dan tidak akan berlaku sendiri,” lanjut Mustafa. “Posisi Anda saat ini hanya akan membawa lebih banyak kehancuran, lebih banyak pembunuhan dan kejahatan, biaya ganda yang harus dibayar seluruh dunia.”

“Tugas politik kita mengharuskan kita menunjukkan kepada dunia tanggung jawabnya dan menekankan kemampuan aktor negara untuk menghentikan serangan barbar ini, dan memaksakan solusi politik sesuai dengan resolusi internasional.”

Karena itu Mustafa menyerukan “mekanisme alternatif” untuk menghentikan bencana yang sedang berlangsung ini dengan mengatasi hambatan untuk mengekang rezim dan mengerahkan segala macam tekanan pada Rusia untuk menghentikan agresi dan dukungannya terhadap Al-Assad.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Sepenggal Kisah Kepemimpinan Abu Bakar Ashshiddiq

Abu Bakar Ashshiddiq ra Siapa yang tak kenal sosok sahabat Rasululllah Muhammad SAW, Abu Bakar...

Sabtu, 01/06/2019 22:40 1

Indonesia

Jaring Masukan terkait RUU P-KS, DPR Bikin Lomba Orasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melalui Radio Parlemen, Bagian Televisi dan...

Sabtu, 01/06/2019 22:01 0

Indonesia

Muhammadiyah Siapkan Bantuan Hukum untuk Korban Aksi 21-22 Mei

Muhammadiyah Buka Bantuan Hukum Pasca Aksi 21 Mei KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Pusat Muhammadiyah membuka...

Sabtu, 01/06/2019 21:44 0

Video Kajian

Ust. Salafuddin: Mana yang Lebih Utama? Khatam atau Kaji Al Quran?

KIBLAT.NET- Bulan Ramadhan adalah bulannya Al Quran, banyak Umat Islam yang berlomba untuk mengkhatamkan Al...

Sabtu, 01/06/2019 17:30 0

Indonesia

Pemprov DKI Jalankan Mudik Gratis, Pendatang: Terima Kasih, Pak Anies

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta mengadakan Jakarta Mudik Bersama untuk yang pertama kalinya....

Sabtu, 01/06/2019 16:33 0

Indonesia

MUI Minta Ada Muhasabah Pasca Aksi 21-22 Mei

KIBLAT.NET, Jakarta – Hanya hitungan hari, bulan Ramadhan 1440H akan berakhir, momen Hari Raya Idul...

Sabtu, 01/06/2019 14:56 0

Tarbiyah Jihadiyah

Abu Qotadah Al-Filastini: Kemewahan Adalah Musuh Jihad

Kemewahan adalah musuh jihad, janji-janji Allah tentang kemenangan tidak akan diberikan kepada kaum yang takut kaca rumah mereka pecah.

Sabtu, 01/06/2019 14:49 0

Indonesia

Ramadhan 144H, IZI Tetap Layani Pembayaran Zakat hingga Malam Takbiran

KIBLAT.NET, Jakarta – Lima hari menjelang hari raya Idul Fitri 1440H,  Inisiatif Zakat Indonesia (IZI)...

Sabtu, 01/06/2019 14:34 0

Khazanah

Hari Kedua puluh tujuh Ramadhan, Turunnya Salju yang Menghancurkan Bangunan

"Di antara kejadian-kejadian langit yang ada, pada tanggal 27 Ramadhan tahun ini langit menghitam di atas wilayah Gharbiyyah dan Mahallah Kubra, di pinggiran Kairo.

Sabtu, 01/06/2019 10:00 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: 3 Kelompok yang Pertama Dihisab

KIBLAT.NET- Ada 3 kelompok yang kelak akan pertama kali dihisab oleh Allah SWT. Siapa sajakah...

Sabtu, 01/06/2019 05:00 0

Close