... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Zakat Fitrah dengan Uang dalam Perspektif Mazhab Syafi’i

Foto: Zakat Fitrah dengan Uang

KIBLAT.NET – Para ulama sepakat bahwa zakat fitrah wajib dibayarkan di bulan suci Ramadan, dengan batas waktu terakhir sebelum dimulainya salat Idul fitrah. Namun mereka berbeda pendapat dalam masalah penunaian zakat fitrah, apakah boleh dibayar dengan uang ataukah tidak?

Pendapat yang mu’tamad dalam Mazhab Syafii adalah tidak boleh membayar zakat fitrah dengan qimah (sesuatu yang senilai dengan kewajiban zakat, bisa jadi disetarakan dengan uang, makanan atau pakaian) Pendapat ini juga dikuatkan oleh jumhur ulama lainnya. Di antaranya Imam Malik dan Imam Ahmad. Namun tidak demikian dengan Abu Hanifah, beliau membolehkan membayar zakat dengan uang atau yang senilai dengannya.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Muhammad Az-Zuhaili dalam kitab al-Mu’tamad fil Fiqhisy Syafi’i:

ولا مانع اليوم من الأخذ بقوله؛ لأنَّه أنفع في هذا العصر للفقراء، مع تحقيق الغاية من زكاة الفطر في إغناء الفقير

 “Hari ini tidak ada larangan untuk mengambil pendapat beliau (imam Abu Hanifah). Sebab, lebih bermanfaat bagi para fakir miskin sekarang dan lebih bisa mewujudkan tujuan dari syariat zakat fitrah itu sendiri, yaitu memberi kecukupan kepada fakir miskin.”

Dalam kitab Fiqh Al Manhaji Ala Mazhabisy Syafi’i disebutkan:

لا بأس باتباع مذهب الإمام أبي حنيفة رحمه الله تعالى في هذه المسألة في هذا العصر، وهو جواز دفع القيمة، ذلك لأنًّ القيمة أنفع للفقير اليوم من القوت نفسه، وأقربُ إلى تحقيق الغاية المرجوة

BACA JUGA  Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad Soal Ceramah Tentang Salib yang Viral

Artinya, “Tidak mengapa mengikuti pendapat Imam Abu Hanifah rahimahullah ta’ala dalam masalah ini di zaman sekarang. Boleh membayar zakar fitrah dengan qimah. Sebab, ia lebih berguna dan bermanfaat bagi fakir miskin pada zaman ini daripada hanya sekedar makanan pokok. Dan ini lebih bisa mewujudkan tujuan yang diinginkan.”

Demikian juga pendapat yang serupa juga difatwakan oleh Imam Ar-Ramli, beliau berkata, “Maka diperbolehkan kepada orang yang disebut, mengikuti imam Abu Hanifah dalam mengeluarkan zakat dengan qimah (nilai) sebagai ganti dari zakat (bahan makanan pokok), dan tidak wajib baginya mengikuti Abu Hanifah pada perkara slain itu.” (Fatawa Imam Ar Ramli 1/55)

Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan bahwa jika seseorang hendak memilih pendapat imam Abu Hanifah dalam masalah ini maka ia harus mengeluarkian zakat senilai ukuran yang telah diharuskan menurut ijtihad beliau. Sebab, besar ukuran zakat yang wajib menurut Abu Hanifah adalah setengah Sha’ gandum atau tepung gandum setara dengan 2 ¼ kg, atau satu sha’ dari jenis makanan pokok lainnya atau setara dengan 4.5 kg.

Dan takaran setengah sho’ di zaman kita hari ini kira-kira 2,1/4 kg.” (Al-Fiqhul Hanafi fi Tsaubihil Jadid 2/375)

Maka, siapa yang ingin mngeluarkan zakat sesuai dengan mazhab Syafi’i, maka wajib baginya mengeluarkan zakat dalam bentuk bahan makanan pokok (beras) sebanyak satu sho’. Dan dalam mazhab Syafi’i satu sho’ sekitar 2.75 kg.

BACA JUGA  Khutbah Wukuf di Arafah, Ini yang Disampaikan Habib Rizieq

Adapun yang ingin mengeluarkan zakat dalam bentuk uang mengikuti mazhab Abu Hanifah, maka wajib baginya mengikuti takaran sho’ yang telah ditentuka dalam mazhab Abu Hanifah, yaitu beras senilai 4.5 kg. Wallahu a’lamu bissowab.

Sumber: FP Syaikh Dr Labib Najib Al-Adani

Alih Bahasa: Fakhruddin
Editor: Arju

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

AS dan Rusia Bahas Tahap-tahap Pembebasan Suriah dari Blokade Dunia

Moskow dan Washington saling meminta pandangan ke arah pendekatan bertahap, selangkah demi langkah, dalam rangka mengakhiri krisis Suriah. Akan tetapi, permasalahan ini butuh pengambilan keputusan sulit.

Jum'at, 31/05/2019 08:36 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Idul Fitri 1440 H: Madrasah Ramadhan, Membentuk Pribadi yang Tunduk Syariat Allah

Khutbah Idul Fitri 1440 H: Madrasah Ramadhan, Membentuk Pribadi yang Tunduk Syariat Allah

Jum'at, 31/05/2019 08:33 1

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Bacaan Quran Bagus Saja Tak Cukup

KIBLAT.NET- Membaca Al Quran dengan bacaan dan irama yang bagus saja tak cukup. Lalu, apa...

Jum'at, 31/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Tazkiyatun Nafs di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Bagaimana cara kita mensucikan hati dan jiwa kita di Bulan Ramadhan? Simak di sini!...

Kamis, 30/05/2019 17:30 0

Suriah

Amerika dan Rusia Sedang Bahas Nasib Idlib

Utusan khusus AS untuk Suriah, Jim Jeffrey, mengumumkan bahwa Amerika Serikat sedang membahas rencana gencatan senjata dengan Rusia di Idlib serta mengakhiri pengucilan rezim Assad.

Kamis, 30/05/2019 16:40 0

Opini

Keberkahan Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan Syahrun Mubarak (bulan keberkahan). Dinamakan dengan bulan keberkahan, karena di bulan Ramadhan ini Allah Swt memberikan melipatkan ganda pahala ibadah yang dilakukan padanya.

Kamis, 30/05/2019 15:56 0

Indonesia

Hubungan Meningkat, AS-Indonesia Canangkan Latihan Militer Bersama Tahun 2020

Kedua belah pihak mengatakan dalam pernyataan bersama, bahwa Amerika Serikat ingin menormalkan hubungan dengan Kopassus dan mengadakan latihan bersama pada tahun 2020.

Kamis, 30/05/2019 15:00 0

Khazanah

Hari Kedua puluh lima Ramadhan, Hancurnya Pasukan Tartar di ‘Ain Jalut

Tanggal 25 Ramadhan tahun 658 H, bertepatan dengan 3 September 1260 M terjadi pertempuran termasyhur yang memiliki pengaruh besar terhadap sejarah kaum muslimin, yaitu pertempuran 'Ain Jalut yang menghentikan ekspansi Tartar atas negeri-negeri kaum muslimin.

Kamis, 30/05/2019 14:23 1

Indonesia

Bertabur Konten Negatif, MUI Desak Tayangan Pesbukers ANTV Dihentikan 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberi sorotan khusus pada program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV pada bulan Ramadhan 1440 H/2019 ini.

Kamis, 30/05/2019 13:32 2

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Sebelum Ramadhan Meninggalkan Kita

Khutbah Jumat: Sebelum Ramadhan Meninggalkan Kita. Tanpa terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan. Artinya sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan suci tersebut.

Kamis, 30/05/2019 12:26 0

Close