... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bayi Perempuan Ini Terus Hidup Meski Lahir Seberat Apel

Foto: Saybie, bayi terkecil di dunia versi University of Iowa

KIBLAT.NET, California – Ketika dia lahir, bayi perempuan ini memiliki berat yang hampir sama dengan sebuah apel. Salah satu rumah sakit di San Diego, mengungkapkan bayi ini diyakini sebagai manusia terkecil yang bertahan hidup di dunia, beratnya hanya 8,6 ons (245 gram) ketika ia dilahirkan pada bulan Desember.

Gadis itu lahir setelah 23 minggu tiga hari pada kehamilan ibunya. Dokter memberi tahu ayahnya bahwa dia akan hidup hanya sekitar satu jam setelah lahir.

“Tapi jam itu berubah menjadi dua jam, yang berubah menjadi satu hari, yang berubah menjadi satu minggu,” kata sang ibu dalam video yang dirilis oleh Rumah Sakit Sharp Mary Birch Hospital for Women & Newborns.

Lebih dari lima bulan telah berlalu, dan ia telah pulang ke rumah menjadi bayi yang sehat, dengan berat 5 pound (2 kilogram).

Keluarga bayi itu memberi izin untuk berbagi cerita meski dengan syarat anonim. Mereka mengizinkan gadis itu untuk pergi dengan nama yang disebut perawat sebagai: “Saybie.”

Saybie memegang rekor bayi terkecil di dunia yang pernah bertahan hidup menurut Daftar Bayi Terkecil yang dikelola oleh University of Iowa.

Edward Bell, seorang profesor pediatri di University of Iowa, mengatakan Saybie memiliki berat lahir terendah yang dikonfirmasi secara medis.

“Tetapi kami tidak dapat mengesampingkan bayi yang lebih kecil yang belum dilaporkan ke Registry,” katanya dalam email ke The Associated Press.

BACA JUGA  Penembakan Massal di Texas, 2 Tewas dan Belasan Luka-luka

Rumah sakit mengatakan, Saybie secara resmi memiliki berat 7 gram kurang dari bayi terkecil sebelumnya, yang lahir di Jerman pada tahun 2015.

Dalam video yang dirilis oleh rumah sakit, sang ibu menggambarkan kelahiran itu sebagai hari paling menakutkan dalam hidupnya.

Dia mengatakan bahwa dia dibawa ke rumah sakit setelah merasa tidak enak badan dan diberi tahu bahwa dia menderita preeklamsia, suatu kondisi serius yang menyebabkan tekanan darah naik, dan mengharuskan kelahiran dengan cepat.

“Saya terus mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak akan bertahan hidup, dia hanya 23 minggu,” kata sang ibu. Tapi dia melakukannya. Gadis kecil itu perlahan bertambah berat di unit perawatan intensif neonatal.

Sebuah tanda merah muda di boksnya bertuliskan “Tiny but Mighty” (kecil tapi hebat). Tanda-tanda positif mulai tampak pada berat badan bayi yang lahirnya setara dengan hamster itu, ia bertambah beberapa kilogram selama beberapa bulan.

“Anda hampir tidak bisa melihatnya di tempat tidur dia sangat kecil,” kata perawat Emma Wiest dalam video.

Foto Saybie tampak mengenakan sebo mint dengan bintik-bintik putih yang menutupi seluruh kepalanya, matanya yang kecil mengintip dari bawahnya.

Gadis itu menghadapi tantangan besar sebagai bayi prematur, yang lahir sebelum usia kehamilan 28 minggu. Mikro-prematur dapat mengalami masalah penglihatan dan pendengaran, masalah perkembangan dan sejumlah komplikasi lainnya.

BACA JUGA  Tekan Turki, DPR AS Loloskan Resolusi Kesultanan Ottoman Bantai Armenia

Banyak yang tidak selamat pada tahun pertama, kata Michelle Kling dari March of Dimes, sebuah organisasi nirlaba yang berfungsi meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.

Sejauh ini Saybie telah mengalahkan peluangnya. “Dia keajaiban, itu pasti,” kata Kim Norby, perawat lain yang ditampilkan dalam video.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

John Walker Lindh, Antara Al-Qaidah dan Taliban (Bag-1)

Nama Lindh langsung viral dengan julukan sebagai “Taliban Amerika” setelah ia ditahan oleh otoritas AS.

Kamis, 30/05/2019 09:40 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu yang Suka Lupa Hafalan

KIBLAT.NET- Bagaimana agar hafalan Al Quran tetap awet berada di kepala kita? Dan bagaimana jika...

Kamis, 30/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Fenomena Mall Ramai di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Menjelang lebaran, umat Islam banyak meramaikan Mall untuk belanja daripada masjid-masjid. Bagaimana agar kita...

Rabu, 29/05/2019 17:30 0

Khazanah

Hari Kedua puluh empat Ramadhan, Penghancuran Manat, Simbol Kekafiran Bangsa Arab

Di antara peristiwa tanggal 24 Ramadhan tahun 8 H adalah dihancurkannya patung Manat,salah satu patung bangsa Arab yang terkenal. Allah menyebutkan nama patung ini dalam Kitab-Nya

Rabu, 29/05/2019 14:30 0

Indonesia

Amnesty International Minta Pembantaian Muslim Myanmar Dibawa ke Mahkamah Internasional

Laporan Amnesty Internasional yang dirilis Rabu, (29/5/2019) mengungkap adanya kejahatan perang yang berlanjut dilakukan oleh Pemerintah Myanmar terhadap etnis Rakhine.

Rabu, 29/05/2019 13:49 0

Indonesia

Soal Korban Anak pada 22 Mei, Fahira Idris: Harus Diungkap Pelakunya

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi politik, hukum,...

Rabu, 29/05/2019 13:46 0

Indonesia

Ini Temuan Amnesty Internastional Terbaru Soal Pembantaian Muslim Rohingya

Investigasi terbaru Amnesty International berhasil mengumpulkan dan mengkonfirmasi bukti baru bahwa militer Myanmar telah melakukan kejahatan perang dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Rabu, 29/05/2019 13:41 0

Indonesia

Ponpes At-Taqwa Cianjur; Kisah Amplop dan Nasib Dua Santri yang Masih Hilang

Sobihin menjelaskan awal mula Ustadz Umar berangkat ke Jakarta pada tanggal 21 Mei malam bersama dua santrinya dan satu orang supir.

Rabu, 29/05/2019 13:33 1

Khazanah

Menggugat Penguasa Zalim dengan Doa-doa Mustajab

Di antara sunnatullah yang sudah lazim adalah Allah SWT pasti akan menghukum penguasa dan raja-raja yang zalim.

Rabu, 29/05/2019 11:34 1

Indonesia

Amnesty Internasional: Ada Indikasi Pelanggaran HAM oleh Aparat Usai Aksi 22 Mei

“Jadi jelas terlihat adanya indikasi pelanggaran HAM yang terjadi setelah demonstrasi 22 Mei, oleh karena itu penting untuk memastikan Komnas HAM secara aktif terlibat dalam melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran HAM yang terjadi,” Usman Hamid.

Rabu, 29/05/2019 11:11 0

Close