... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amerika dan Rusia Sedang Bahas Nasib Idlib

Foto: Idlib, wilayah Suriah Utara.

KIBLAT.NET, Washington – Utusan khusus AS untuk Suriah, Jim Jeffrey, mengumumkan bahwa Amerika Serikat sedang membahas rencana gencatan senjata dengan Rusia di Idlib serta mengakhiri pengucilan rezim Assad.

“Moskow dan Washington sedang menjajaki pendekatan selangkah demi selangkah untuk mengakhiri konflik Suriah yang berusia delapan tahun, tetapi ini membutuhkan keputusan yang sulit,” kata Jeffrey kepada wartawan setelah pertemuan tertutup di Dewan Keamanan PBB pada Rabu (29/05/2019).

Menurut Jeffrey, membuka jalan untuk mengakhiri pengucilan jika serangkaian langkah disetujui, termasuk gencatan senjata di provinsi Idlib.

“Sejauh ini, kami belum melihat langkah-langkah seperti gencatan senjata di Idlib atau pertemuan komite konstitusi untuk memberi kami keyakinan bahwa rezim Assad benar-benar memahami apa yang harus dilakukan untuk mengakhiri konflik ini,” katanya.

Pada hari Rabu, Jeffrey juga bertemu secara terpisah dengan duta besar anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Inggris, Prancis, Cina dan Rusia. “Ada keinginan tulus untuk menemukan solusi untuk konflik ini,” katanya.

“Itu akan membutuhkan keputusan-keputusan sulit, keputusan-keputusan sulit tidak hanya di pihak kita, tetapi juga keputusan-keputusan sulit oleh Rusia, dan di atas semua itu keputusan sulit oleh rezim Suriah,” katanya.

Selama pembicaraan di Rusia bulan ini, Sekretaris Negara AS Mike Pompeo membahas sebuah rencana yang akan memungkinkan rezim Suriah, jika berkomitmen pada resolusi PBB 2254, untuk bergabung dengan komunitas internasional.

BACA JUGA  Laporan: Sistem Rudal S-400 Rusia Gagal Deteksi Jet Tempur Rusia

Resolusi 2254 menyerukan pembicaraan damai, konstitusi baru dan pemilihan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kepada oposisi Suriah, seorang pejabat AS sebelumnya mengatakan tentang keinginan Washington untuk menstabilkan garis pertempuran di Suriah barat laut, dan mempercepat pembentukan komite konstitusional dalam pemahaman antara Moskow dan utusan PBB, Gere Pedersen.

Sementara, negara-negara Eropa telah memperingatkan Washington tentang “trik baru Rusia” terkait janji-janji diplomatik dan tindakan tegas di darat, di antaranya keputusan “bumi hangus.”

Sejak 26 April, rezim Assad telah mendukung kampanye militer melawan desa-desa Idlib dan Hama. Namun upaya mereka menghadapi perlawanan sengit dari pejuang oposisi Suriah.

Sumber: El-Dorar
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Keberkahan Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan Syahrun Mubarak (bulan keberkahan). Dinamakan dengan bulan keberkahan, karena di bulan Ramadhan ini Allah Swt memberikan melipatkan ganda pahala ibadah yang dilakukan padanya.

Kamis, 30/05/2019 15:56 0

Indonesia

Hubungan Meningkat, AS-Indonesia Canangkan Latihan Militer Bersama Tahun 2020

Kedua belah pihak mengatakan dalam pernyataan bersama, bahwa Amerika Serikat ingin menormalkan hubungan dengan Kopassus dan mengadakan latihan bersama pada tahun 2020.

Kamis, 30/05/2019 15:00 0

Khazanah

Hari Kedua puluh lima Ramadhan, Hancurnya Pasukan Tartar di ‘Ain Jalut

Tanggal 25 Ramadhan tahun 658 H, bertepatan dengan 3 September 1260 M terjadi pertempuran termasyhur yang memiliki pengaruh besar terhadap sejarah kaum muslimin, yaitu pertempuran 'Ain Jalut yang menghentikan ekspansi Tartar atas negeri-negeri kaum muslimin.

Kamis, 30/05/2019 14:23 1

Indonesia

Bertabur Konten Negatif, MUI Desak Tayangan Pesbukers ANTV Dihentikan 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberi sorotan khusus pada program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV pada bulan Ramadhan 1440 H/2019 ini.

Kamis, 30/05/2019 13:32 2

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Sebelum Ramadhan Meninggalkan Kita

Khutbah Jumat: Sebelum Ramadhan Meninggalkan Kita. Tanpa terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan. Artinya sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan suci tersebut.

Kamis, 30/05/2019 12:26 0

Artikel

John Walker Lindh, Antara Al-Qaidah dan Taliban (Bag-1)

Nama Lindh langsung viral dengan julukan sebagai “Taliban Amerika” setelah ia ditahan oleh otoritas AS.

Kamis, 30/05/2019 09:40 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu yang Suka Lupa Hafalan

KIBLAT.NET- Bagaimana agar hafalan Al Quran tetap awet berada di kepala kita? Dan bagaimana jika...

Kamis, 30/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Fenomena Mall Ramai di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Menjelang lebaran, umat Islam banyak meramaikan Mall untuk belanja daripada masjid-masjid. Bagaimana agar kita...

Rabu, 29/05/2019 17:30 0

Khazanah

Hari Kedua puluh empat Ramadhan, Penghancuran Manat, Simbol Kekafiran Bangsa Arab

Di antara peristiwa tanggal 24 Ramadhan tahun 8 H adalah dihancurkannya patung Manat,salah satu patung bangsa Arab yang terkenal. Allah menyebutkan nama patung ini dalam Kitab-Nya

Rabu, 29/05/2019 14:30 0

Indonesia

Amnesty International Minta Pembantaian Muslim Myanmar Dibawa ke Mahkamah Internasional

Laporan Amnesty Internasional yang dirilis Rabu, (29/5/2019) mengungkap adanya kejahatan perang yang berlanjut dilakukan oleh Pemerintah Myanmar terhadap etnis Rakhine.

Rabu, 29/05/2019 13:49 0

Close