... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Korban Anak pada 22 Mei, Fahira Idris: Harus Diungkap Pelakunya

Foto: Fahira Idris

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi politik, hukum, dan HAM meminta investigasi menyeluruh dan khusus terhadap anak-anak yang meninggal saat kericuhan 22 Mei 2019. Pasalnya, dalam konstruksi hukum Indonesia, anak-anak dilindungi oleh sebuah undang-undang khusus yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak yang merupakan Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Semua korban yang meninggal harus mendapat keadilan. Namun, untuk korban anak, ada undang-undang khusus yang melindungi mereka. Oleh karena itu investigasi dan penanganannya juga harus khusus. Siapapun pelaku yang telah menghilangkan nyawa anak-anak ini harus dijerat pasal berlapis salah satu dengan pasal yang ada di Undang-Undang Perlindungan anak yang sanksi pidananya sangat tegas,” ujar Fahira Idris dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net, Selasa, (28/5/2019).

Fahira mengungkapkan, satu-satunya cara memenuhi keadilan atas jatuhnya korban meninggal pada kericuhan 22 Mei adalah negara mampu menangkap pelaku kekerasan dan menyeretnya ke pengadilan. Tanpa itu semua, mustahil keadilan dapat ditegakkan dan kasus ini akan terus menjadi catatan kelam bangsa ini.

Jika dibanding kasus kekerasan lain, lanjut Fahira, pengungkapan pelaku kekerasan terhadap anak-anak pada kericuhan 22 Mei, tidaklah sederhana dan mudah. Namun, sesulit apapun, negara harus mampu mengungkap siapa pelaku kekerasan yang sudah begitu tega membunuh anak-anak yang harusnya mendapat perlindungan dalam situasi-situasi yang tidak kondusif seperti yang terjadi pada 22 Mei kemarin. Kunci pengungkapan kasus ini, tegas Fahira, adalah dilakukan secara proporsional dan transparan.

BACA JUGA  Aktivis WALHI Sumut Meninggal Misterius

“Memang tidak mudah mengungkapnya, tetapi negara tidak ada pilihan lain selain menyeret pelaku ke meja pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keluarga korban dan rakyat Indonesia berhak tahu kekerasan seperti apa yang menimpa anak-anak ini hingga sampai meninggal dan siapa pelakunya. Kuncinya harus proporsional dan transparan agar mendapat dukungan publik,” ujarnya.

Sebagai informasi, delapan orang meninggal dalam kericuhan yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu di mana diantara korban adalah anak-anak yaitu diantaranya Muhammad Harun Al-Rasyid (14 tahun) dan Reyhan Fajari (16 tahun).

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Menggugat Penguasa Zalim dengan Doa-doa Mustajab

Di antara sunnatullah yang sudah lazim adalah Allah SWT pasti akan menghukum penguasa dan raja-raja yang zalim.

Rabu, 29/05/2019 11:34 1

Suriah

Kampanye Udara Rezim Suriah Meluas ke Pedesaan Aleppo

Sejumlah warga sipil tewas akibat serangan terbaru rezim ini.

Rabu, 29/05/2019 11:29 0

Afghanistan

Eks Navy SEAL: Perang Afghanistan Tidak Bisa Diselesaikan dengan Peluru dan Bom

Mantan anggota pasukan elit marinir AS Navy SEAL yang mengklaim telah membunuh Usamah bin Ladin dalam sebuah operasi militer tahun 2011 mengatakan bahwa militer AS perlu sebuah strategi baru di Afghanistan.

Rabu, 29/05/2019 10:15 0

Suriah

Abu Isa: Faksi-faksi di Suriah Utara Sepakat Buang Segala Perbedaan

Akan tetapi, dengan izin Allah, mereka bisa mengalahkan jika para pejuang bersatu.

Rabu, 29/05/2019 09:45 0

Afghanistan

Taliban: Penghalang Perdamaian Afghanistan Pendudukan Pasukan Asing

"Penghalangnya adalah pendudukan di Afghanistan, yang harus diakhiri,” tegasnya.

Rabu, 29/05/2019 08:34 0

Fikih

Kapan Waktu yang Paling Utama Membayarkan Zakat Fitrah?

Lalu kapan waktu yang tepat bagi seseorang untuk mengeluarkan zakat fitrah? Menjawab pertanyaan ini, para ulama berbeda pendapat menjadi beberapa pendapat:

Rabu, 29/05/2019 06:01 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: 3 Hal untuk Mengagungkan Allah

KIBLAT.NET- Tak terasa, Ramadhan sudah menginjak 10 hari terakhir. Amalan apa yang bisa kita lakukan...

Rabu, 29/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Evaluasi Ramadhanmu!

KIBLAT.NET- Ramadhan semakin hari semakin meninggalkan kita. Bagaimana ibadah kita selama Ramadhan ini? Yuk kita...

Selasa, 28/05/2019 17:30 0

Khazanah

Hari Kedua puluh tiga Ramadhan, Puncak Kemenangan Umat Islam Atas Persia

Pada 23 Ramadhan 31 H, bertepatan dengan tahun 652 M, pada masa pemerintahan Khulafaurrasryidin ke ketiga, Utsman bin Affan, kemenangan mutlak menghampiri umat Islam. Kemenangan besar setelah sekian lama berkonfrontasi dengan tentara Persia di berbagai medan laga.

Selasa, 28/05/2019 16:00 0

Artikel

Para Politisi Itu, yang Mana yang Tidak Machiavelli?!

Ketika membicarakan ilmu dan filsafat politik, tidak bisa tidak kita harus menyebut nama Niccolo Machiavelli.

Selasa, 28/05/2019 13:43 0

Close