... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kampanye Udara Rezim Suriah Meluas ke Pedesaan Aleppo

Foto: Sejumlah rumah warga di kota Al-Bawabiya di pedesaan Aleppo hancur akibat serangan rezim pada Selasa (28/05/2019)

KIBLAT.NET, Aleppo – Jet dan helikopter tempur militer Suriah, Selasa (28/05/2019), memperluas cakupan targetnya ke wilayah oposisi di pedesaan Aleppo barat dan selatan. Sejumlah warga sipil tewas akibat serangan terbaru rezim ini.

Koresponden Enabbaladi.net di pedesan Idlib mengatakan, jet tempur Suriah menargetkan desa Al-Bawabiya di pedesaan Aleppo Selatan. Seorang warga sipil tewas dalam serangan itu dan sejumlah lainnya terluka.

Di kota Atareb di pedesaan Aleppo barat, sejumlah serangan udara menargetkan kantor pusat cabang lembaga relawanan Pertahanan Sipil. Kantor itu pun tak bisa beroperasi kembali.

Pertahanan Sipil mengatakan bahwa seorang warga sipil tewas dan yang lainnya terluka setelah 10 lebih serangan udara menargetkan desa Al-Bawabiya dan sebagian daerah yang dilintasi jalan internasional Aleppo-Damaskus. Banyak kerugian material dalam serangan ini termasuk kebakaran luas di ladang warga.

Lembaga yang juga dikenal White Helmets itu menambahkan bahwa seorang wanita dan seorang anak tewas di kota Armatmatar di pedesaan selatan Idlib oleh serangan udara yang menargetkan rumah-rumah sipil.

Eskalasi ini terjadi dua hari setelah militer Assad merebut untuk kedua kalinya kota Kafr Nabudah di pedesaan Hama. Upaya pejuang merebut kota itu masih belum berhasil.

Setelah Kafr Nabudah kembali jatuh ke tangan rezim, serangan pejuang Suriah menurun. Namun operasi-operasi kecil pejuang menargetkan militer Suriah terus berlanjut.

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Sejauh ini, eskalasi militer rezim dan Rusia bebeberapa pekan terakhir menyebabkan sedikitnya 229 sipil tewas dan 727 luka-luka. Hal itu sebagaimana data yang dihimpun lembaga bantuan medis sejak 28 April.

Di hari yang sama, jet rezim menghancurkan rumah sakit Dar Al-Hikmah di kata Kafr Nabel di pedesaan Idlib selatan. Serangan terjadi pada hari.

Pasukan udara Suriah dan Rusia masih meningkatkan serangan ke kota-kota dan desa di pedesaan Idlib selatan. Rezim nampaknya menggunakan strategi bumi hangus untuk merebut wilayah, seperti yang dipraktikkan di wilayah-wilayah lain.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Amnesty Internasional: Ada Indikasi Pelanggaran HAM oleh Aparat Usai Aksi 22 Mei

“Jadi jelas terlihat adanya indikasi pelanggaran HAM yang terjadi setelah demonstrasi 22 Mei, oleh karena itu penting untuk memastikan Komnas HAM secara aktif terlibat dalam melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran HAM yang terjadi,” Usman Hamid.

Rabu, 29/05/2019 11:11 0

Indonesia

Polisi Sebut Garis di Balik Rusuh 22 Mei, Garis yang Mana?

Chep juga menjelaskan bahwa Garis 1998 juga pernah turun ke Aceh untuk membantu korban tsunami bersama FPI. Ia bersama Habib Rizieq Shihab turut membantu mengevakuasi korban tsunami Aceh.

Rabu, 29/05/2019 10:41 0

Fikih

Kapan Waktu yang Paling Utama Membayarkan Zakat Fitrah?

Lalu kapan waktu yang tepat bagi seseorang untuk mengeluarkan zakat fitrah? Menjawab pertanyaan ini, para ulama berbeda pendapat menjadi beberapa pendapat:

Rabu, 29/05/2019 06:01 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: 3 Hal untuk Mengagungkan Allah

KIBLAT.NET- Tak terasa, Ramadhan sudah menginjak 10 hari terakhir. Amalan apa yang bisa kita lakukan...

Rabu, 29/05/2019 05:00 0

Indonesia

Ayah Harun Korban Ricuh 21-22 Mei: Saya Menuntut Keadilan Walau Nyawa Jadi Taruhan

Ayah korban ricuh 21-22 Mei Harun Ar-Rasyid, Didin Wahyudin masih tak sanggup menyembunyikan rasa sedih saat datang ke Komnas HAM.

Selasa, 28/05/2019 22:26 1

Indonesia

Pakar Pidana: Dugaan Pelanggaran HAM 21-22 Mei Bisa Dibawa ke Mahkamah Internasional

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengatakan bahwa dugaan pelanggaran HAM saat ricun 21-22 Mei bisa dibawa ke Mahkamah Internasional.

Selasa, 28/05/2019 21:15 0

Indonesia

Sikapi Ricuh 21-22 Mei, Komnas HAM Tolak Gabung TPF Bentukan Polisi

Komnas HAM menolak saat diminta bergabung dalam Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Polisi.

Selasa, 28/05/2019 20:42 0

Indonesia

Komnas HAM Temukan Korban Meninggal Akibat Peluru Tajam di Aksi 22 Mei

Komnas HAM akan memberikan perhatian serius soal kekisruhan yang terjadi pada 21-22 Mei di Jakarta.

Selasa, 28/05/2019 17:50 0

Indonesia

Pasca ke DPR, Tim Advokasi Korban Tragedi 21-22 Mei Mengadu ke Komnas HAM

Salah satu yang menjadi sorotan adalah adanya kekerasan yang menimpa beberapa orang.

Selasa, 28/05/2019 17:35 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Evaluasi Ramadhanmu!

KIBLAT.NET- Ramadhan semakin hari semakin meninggalkan kita. Bagaimana ibadah kita selama Ramadhan ini? Yuk kita...

Selasa, 28/05/2019 17:30 0

Close