... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Hari Kedua puluh empat Ramadhan, Penghancuran Manat, Simbol Kekafiran Bangsa Arab

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Di antara peristiwa tanggal 24 Ramadhan tahun 8 H adalah dihancurkannya patung Manat,salah satu patung bangsa Arab yang terkenal. Allah menyebutkan nama patung ini dalam Kitab-Nya,

أَفَرَأَيْتُمُ اللاتَ وَالْعُزَّى,وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الأخْرَى

Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al Lata dan Al Uzza, dan Manat yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? (QS.An-Najm : 19-20)

Ibnu Sa’d berkata (Ath-Thabaqat, 2/146),“Ketika membebaskan kota Makkah, Rasulullah mengutus Sa’d bin Zaid Al-Asyhali untuk pergi menuju patung Manat, ia berada di Musyallal, milik kabilah Aus, Khazraj dan Ghassan.”

Pada hari penaklukan kota Makkah, Rasulullah mengutus Sa’d bin Zaid Al-Asyhali untuk menghancurkan Manat. Sa’d keluar bersama dua puluh penunggang kuda hingga tiba di tempat patung tersebut. Di atas patung ada juru kunci. Si juru kunci bertanya,

“Apa yang kamu inginkan?”

Sa’d menjawab,“Menghancurkan Manat.”

Juru kunci bertanya,“Itu urusanmu dengannya.”

Sa’d lalu berjalan ke arah Manat. Kemudian keluar seorang perempuan telanjang, berkulit hitam dan berambut acak-acakan, ia selalu melaknat dan memukul-mukul dadanya.

Juru kunci berkata,“Silakan menghancurkan Manat untuk melampiaskan kemarahanmu.”

Sa’d bin Zaid Al-Asyhali memukul perempuan itu hingga membunuhnya. Lalu bersama teman-temannya Sa’d menuju patung dan menghancurkannya. Mereka tidak menemukan apapun di dalam ruang penyimpanannya. Selanjutnya Sa’d kembali menghadap Rasulullah. Peristiwa ini terjadi ketika Ramadhan tinggal enam hari lagi.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Sumber : Buku Peristiwa Penting Di Bulan Ramadhan karya syaikh Dr Abdurrahman Al-Baghdady

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Amnesty International Minta Pembantaian Muslim Myanmar Dibawa ke Mahkamah Internasional

Laporan Amnesty Internasional yang dirilis Rabu, (29/5/2019) mengungkap adanya kejahatan perang yang berlanjut dilakukan oleh Pemerintah Myanmar terhadap etnis Rakhine.

Rabu, 29/05/2019 13:49 0

Indonesia

Soal Korban Anak pada 22 Mei, Fahira Idris: Harus Diungkap Pelakunya

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi politik, hukum,...

Rabu, 29/05/2019 13:46 0

Indonesia

Ini Temuan Amnesty Internastional Terbaru Soal Pembantaian Muslim Rohingya

Investigasi terbaru Amnesty International berhasil mengumpulkan dan mengkonfirmasi bukti baru bahwa militer Myanmar telah melakukan kejahatan perang dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Rabu, 29/05/2019 13:41 0

Indonesia

Ponpes At-Taqwa Cianjur; Kisah Amplop dan Nasib Dua Santri yang Masih Hilang

Sobihin menjelaskan awal mula Ustadz Umar berangkat ke Jakarta pada tanggal 21 Mei malam bersama dua santrinya dan satu orang supir.

Rabu, 29/05/2019 13:33 1

Khazanah

Menggugat Penguasa Zalim dengan Doa-doa Mustajab

Di antara sunnatullah yang sudah lazim adalah Allah SWT pasti akan menghukum penguasa dan raja-raja yang zalim.

Rabu, 29/05/2019 11:34 1

Suriah

Kampanye Udara Rezim Suriah Meluas ke Pedesaan Aleppo

Sejumlah warga sipil tewas akibat serangan terbaru rezim ini.

Rabu, 29/05/2019 11:29 0

Indonesia

Amnesty Internasional: Ada Indikasi Pelanggaran HAM oleh Aparat Usai Aksi 22 Mei

“Jadi jelas terlihat adanya indikasi pelanggaran HAM yang terjadi setelah demonstrasi 22 Mei, oleh karena itu penting untuk memastikan Komnas HAM secara aktif terlibat dalam melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran HAM yang terjadi,” Usman Hamid.

Rabu, 29/05/2019 11:11 0

Indonesia

Polisi Sebut Garis di Balik Rusuh 22 Mei, Garis yang Mana?

Chep juga menjelaskan bahwa Garis 1998 juga pernah turun ke Aceh untuk membantu korban tsunami bersama FPI. Ia bersama Habib Rizieq Shihab turut membantu mengevakuasi korban tsunami Aceh.

Rabu, 29/05/2019 10:41 0

Afghanistan

Eks Navy SEAL: Perang Afghanistan Tidak Bisa Diselesaikan dengan Peluru dan Bom

Mantan anggota pasukan elit marinir AS Navy SEAL yang mengklaim telah membunuh Usamah bin Ladin dalam sebuah operasi militer tahun 2011 mengatakan bahwa militer AS perlu sebuah strategi baru di Afghanistan.

Rabu, 29/05/2019 10:15 0

Suriah

Abu Isa: Faksi-faksi di Suriah Utara Sepakat Buang Segala Perbedaan

Akan tetapi, dengan izin Allah, mereka bisa mengalahkan jika para pejuang bersatu.

Rabu, 29/05/2019 09:45 0

Close