... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Irak Vonis Mati Tiga Warga Prancis Anggota ISIS

Foto: Anggota ISIS yang ditawan milisi Kurdi SDF di Al-Baghuz di Suriah. Baghuz merupakan kota terakhir yang dikuasai ISIS./Ilustrasi

KIBLAT.NET, Baghdad – Pengadilan Irak, Ahad (26/05/2019), menjatuhkan hukuman mati terhadap tiga warga negara Prancis dengan undang-undang terorisme. Mereka dinyatakan terbukti bergabung dan menjadi pejuang Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS).

Ketiga warga Prancis itu bernama Kevin Gono, Leonard Lopez dan Slim Machu. Mereka diberi tenggang waktu 30 hari untuk mengajukan banding.

Tiga terdakwa itu merupakan bagian dari 12 pejuang ISIS asal Prancis yang tertawan milisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) dukungan AS. Ketiganya diserahkan kepada pemerintah Irak pada Februari lalu untuk diadili.

Ini pertama kalinya anggota ISIS warga negara Prancis yang diadili dan divonis mati di Irak.

Sejauh ini, Paris belum mengomentari keputusan pengadilan Irak tersebut. Pada Februari, Presiden Prancis Emmanuel Macaron menunda persidangan dua warga negara Prancis di Irak karena hal itu bagian “masalah kedaulatan.”

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengecam keras persidangan terdunga anggota ISIS di Irak. Aktivis mengatakan pengadilan sering mengandalkan bukti tidak langsung atau pengakuan yang dibuat di bawah tekanan.

Berdasarkan penelurusan BBC Arab, ketiga terdakwa melakukan perjalanan ke Irak dan Suriah untuk berjuang di bawah bendera ISIS. Dua di antara mereka “hijrah” membawa seluruh anggota keluarga ke wilayah khilafah yang diklaim.

Terpidana pertama, Kevin Gono (32) berasal dari Prancis tenggara. Dia diyakini memasuki Suriah melalui Turki untuk bergabung dengan Jabhah Nusrah, cabang Al-Qaidah di Suriah. Setelah terjadi perselisihan antara barisan mujahidin, Gono akhirnya memilih bergabung dengan ISIS.

BACA JUGA  Diserang Jet Tempur Asing, Gudang Amunisi Milisi Syiah Irak Terbakar

Dia ditangkap di Suriah bersama ibu, istri, dan saudara tirinya, menurut AFP. Pengadilan Prancis telah mengadilinya secara in absentia dan memvonisnya sembilan tahun penjara.

Terpidana kedua, Slim Machu (41) adalah anggota sel organisasi pejuang Eropa yang melakukan serangan di Irak dan Suriah dan merencanakan serangan lain di Paris dan Brussels, menurut Pusat Studi Terorisme Prancis (CAT).

Terdakwa ketiga, Leonard Lopez (32) berasal dari Paris. Awalnya, ia bersama istri dan dua anaknya berangkat ke Mosul, yang kala itu menjadi ibukota wilayah ISIS. Setelah Mosul dibombardir, ia pindah ke Suriah, Menurut Pusat Studi Terorisme tentang penyelidik Prancis.

Sumber: BBC
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Banyak Korban Meninggal Pada Aksi Kemarin, FPI Minta Komnas HAM lakukan Investigasi

KIBLAT.NET – JAKARTA, 6 Pernyataan FPI terkait Kerusuhan yang terjadi pada aksi damai 21 –...

Senin, 27/05/2019 10:24 0

Video News

Sejumlah Ormas Islam Laporkan Brimob ke Komnas HAM

KIBLAT.NET – JAKARTA, Beberapa ormas islam melaporkan dugaan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat...

Senin, 27/05/2019 10:20 0

Video News

Almarhum Ustadz Arifin Ilham di Mata Arie Untung

KIBLAT.NET – JAKARTA, kabar wafatnya ustadz Arifin Ilham begitu memukul hati para umat muslim di...

Senin, 27/05/2019 10:18 0

Video News

Ust. Arifin Ilham Meninggal, Felix Siauw: Ini Sebuah Musibah Yang berkelanjutan

KIBLAT.NET – JAKARTA, Da’i kondang sekaligus aktivis hijrah, Ustadz Felix Siauw turut berduka cita atas...

Senin, 27/05/2019 10:15 0

Video News

Begini Komentar Ustadz Felix Siauw Terkait Kerusuhan di Bawaslu Kemarin

KIBLAT.NET – JAKARTA, kerusuhan yang terjadi di depan gedung Bawaslu kemarin begitu banyak memakan korban....

Senin, 27/05/2019 10:13 0

Artikel

Para Penjelajah dan Rempah-Rempah Penjajahan

Di atas semua itu, dunia menjadi berubah mengikuti kehendak perut. Rempah yang telah membuat Paus membelah bumi seperti jeruk hingga aroma amis darah sebagai nafsu menguasai rempah oleh Colombus hingga Portugis telah tergantikan berbagai komoditas lain.

Senin, 27/05/2019 08:05 0

Video News

Kerusuhan Aksi Massa 22 Mei 2019, Siapa Bertanggung Jawab?

KIBLAT.NET – Kerusuhan Aksi Massa 22 Mei 2019, Siapa Bertanggung Jawab? Aksi massa menolak Pemilu...

Senin, 27/05/2019 05:07 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Cara Sohibul Quran Naik Surga

KIBLAT.NET- Sohibul Quran adalah mereka yang sangat dekat dengan Al Quran. Dan inilah cara mereka...

Senin, 27/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Manfaat Menghayati Sholat

KIBLAT.NET- Sholat hendaknya kita nikmati dan hayati. Namun, Seringkali kita lalai dan tidak khusyu dalam...

Ahad, 26/05/2019 17:30 0

Indonesia

Ribuan Pengunjung Padati Area JCC di Hari Terakhir Hijrah Fest Ramadhan 2019

Hijrah Fest Ramadhan 2019 berlangsung pada Jumat hingga Ahad (24-26/05/2019)

Ahad, 26/05/2019 15:10 0

Close