... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Hari Kedua puluh satu Ramadhan, Pertempuran Bukit Harem dan Kekalahan Pasukan Salib

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Pada tanggal 21 Ramadhan terjadi tragedi Bukit Harem dan masuknya Sultan Nuruddin ke Tal Harem pada tahun 559 H.

Abu Syaamah berkata (Ar-Raudhatain, 1/417) menukil dari Ibnu Atsir,

“Pada tahun 551 H, Nuruddin mengepung benteng Harem -yaitu benteng di sebelah barat Halb (Aleppo), dekat Antakhia- dan mempersempit ruang gerak penduduknya. Benteng ini adalah benteng terkuat dan terkokoh bagi kaum muslimin. Lalu bangsa Eropa yang dekat maupun yang jauh, berkumpul dan bergerak ke benteng Harem untuk melindunginya. Kemudian mereka mengirim surat kepada Nuruddin untuk menawarkan perjanjian damai dengan ketentuan mereka akan memberikan beberapa bagian kota Harem.

Namun, Nuruddin enggan memenuhi tawaran ini keduali membagi wilayah menjadi dua bagian. Mereka, bangsa Eropa, menyanggupi syarat ini. Maka,Nuruddin menjalin perjanjian damai dengan mereka lalu kembali. Akan tetapi kedua mata Nuruddin tidak pernah lepas mengamati benteng Harem.

Karenanya pada tahun 559 H, selagi berperang melawan pasukan Salib, Nuruddin kembali ke Harem dan mengumpulkan pasukan. Nuruddin bergerak ke Harem, berkemah di sana dan mengepungnya. Bangsa Eropa bersiap-siap dan datang. Bangsa Eropa menggantungkan harapan kepada Pernes Pemand, penguasa Anthakiya, Alcones penguasa Tripoli, Georglin Junior salah seorang pahlawan Eropa termahsyur, dan Duck pemimpin Romawi. Dan mereka menghimpun pasukan yang tak tercakup oleh hitungan. Maka, Nuruddin menguatkan pasukannya dan membagi hadiah-hadiah berharga kepada para tentara pemberani.

Begitu pasukan Eropa semakin dekat, Nuruddin menghentikan pengepungan Harem untuk sementara waktu, dan menarik pasukan sebagai taktik perang, hingga pasukan Eropa masuk ke dalam Harem.

Kemudian Nuruddin menemui mereka sehingga dua pasukan saling berhadapan. Para tentara telah berbaris untuk bertempur… maka terjadilah tragedi yang sangat menyakitkan bagi pasukan Eropa. Pasukan Islam mengobrak abrik mereka seperti rajawali yang menyergap burung-burung kecil. Pasukan Muslim memecah belah kesatuan mereka dan menjadikan mereka kocar-kacir. Kaum muslimin menjatuhkan banyak korban dari mereka, hingga korban tewas mencapai lebih dari 10 ribu orang, sedangkan tawanan mencapai 30 ribu.

Setelah kemenangan ini Nuruddin bergerak menuju Harem dan menguasainya, bertepatan dengan tanggal 21 Ramadhan 559 H.

Ibnu Syaamah berkata,“Sampai berita kepadaku bahwa Nuruddin rahimahullah ketika dia pasukan bertemu, menyendiri di bawah bukit Harem, bersujud kepada Rabbnya Allah ‘Azza wa Jalla, membenamkan wajahnya dan menundukkan diri. Ia berdoa,

“Wahai Tuhanku, mereka adalah hamba-hamba Mu, dan mereka juga wali-wali Mu,mereka hamba-hamba-Mu, dan mereka adalah musuh-musuh-Mu, maka tolonglah wali-wali-Mu atas musuh-musuh-Mu. Siapakah Mahmud -dirinya sendiri- sehingga berhak mendapatkan pertolongan.”

Ibnu Katsir berkata,”Sampai berita kepadaku bahwa Nuruddin berdoa,“Ya Allah, tolonglah agama-Mu dan jangan tolong Mahmud. Siapakah Mahmud si anjing sehingga berhak ditolong.” Begitu beliau menghina dirinya dihadapan Allah untuk menunjukkan bahwa yang pantas ditolong ialah agama Allah semata.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Sumber Buku Peristiwa Penting Di Bulan Ramadhan karya syaikh Dr Abdurrahman Al-Baghdady

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Irak Vonis Mati Tiga Warga Prancis Anggota ISIS

Ketiga warga Prancis itu bernama Kevin Gono, Leonard Lopez dan Slim Machu. Mereka diberi tenggang waktu 30 hari untuk mengajukan banding.

Senin, 27/05/2019 10:27 0

Video News

Banyak Korban Meninggal Pada Aksi Kemarin, FPI Minta Komnas HAM lakukan Investigasi

KIBLAT.NET – JAKARTA, 6 Pernyataan FPI terkait Kerusuhan yang terjadi pada aksi damai 21 –...

Senin, 27/05/2019 10:24 0

Video News

Sejumlah Ormas Islam Laporkan Brimob ke Komnas HAM

KIBLAT.NET – JAKARTA, Beberapa ormas islam melaporkan dugaan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat...

Senin, 27/05/2019 10:20 0

Video News

Almarhum Ustadz Arifin Ilham di Mata Arie Untung

KIBLAT.NET – JAKARTA, kabar wafatnya ustadz Arifin Ilham begitu memukul hati para umat muslim di...

Senin, 27/05/2019 10:18 0

Video News

Ust. Arifin Ilham Meninggal, Felix Siauw: Ini Sebuah Musibah Yang berkelanjutan

KIBLAT.NET – JAKARTA, Da’i kondang sekaligus aktivis hijrah, Ustadz Felix Siauw turut berduka cita atas...

Senin, 27/05/2019 10:15 0

Video News

Begini Komentar Ustadz Felix Siauw Terkait Kerusuhan di Bawaslu Kemarin

KIBLAT.NET – JAKARTA, kerusuhan yang terjadi di depan gedung Bawaslu kemarin begitu banyak memakan korban....

Senin, 27/05/2019 10:13 0

Afghanistan

Lagi, Sipil Jadi Korban Jet Tempur Pasukan Anti-Taliban

Serangan itu mengenai sipil secara tidak sengaja sehingga menewaskan lima warga, termasuk anak-anak,"

Senin, 27/05/2019 09:05 0

Artikel

Para Penjelajah dan Rempah-Rempah Penjajahan

Di atas semua itu, dunia menjadi berubah mengikuti kehendak perut. Rempah yang telah membuat Paus membelah bumi seperti jeruk hingga aroma amis darah sebagai nafsu menguasai rempah oleh Colombus hingga Portugis telah tergantikan berbagai komoditas lain.

Senin, 27/05/2019 08:05 0

Video News

Kerusuhan Aksi Massa 22 Mei 2019, Siapa Bertanggung Jawab?

KIBLAT.NET – Kerusuhan Aksi Massa 22 Mei 2019, Siapa Bertanggung Jawab? Aksi massa menolak Pemilu...

Senin, 27/05/2019 05:07 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Cara Sohibul Quran Naik Surga

KIBLAT.NET- Sohibul Quran adalah mereka yang sangat dekat dengan Al Quran. Dan inilah cara mereka...

Senin, 27/05/2019 05:00 0

Close