... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AII: Para Pelaku Kekerasan Pasca Aksi 22 Mei Harus Diadili dan Dihukum

Foto: Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid

KIBLAT.NET, Jakarta – Amnesty International Indonesia (AII) mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh pasca demonstrasi 22 Mei 2019 menolak Pemilu curang di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pelaku kekerasan diadili. Perlakuan kejam dan tak manusiawi yang dilakukan polisi saat menangkap terduga perusuh di Kampung Bali menunjukkan aparat kepolisian gagal menerapkan prinsip hak asasi manusia.

Amnesty International Indonesia mencatat rentetan aksi kekerasan setelah demonstrasi pada 22 Mei di depan Gedung Bawaslu. Diantaranya adalah penyerangan asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Barat, jatuhnya korban tewas sebanyak delapan orang yang beberapa diantaranya disebabkan oleh luka tembak, dan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh aparat dalam menangkap salah seorang warga di Kampung Bali, Jakarta Pusat.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyatakan Kepolisian dan Komnas HAM harus bersama-sama untuk segera melakukan investigasi yang independen dan menyeluruh. Hal itu dilakukan untuk mengungkap segala bentuk potensi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi setelah aksi 22 Mei 2019 di Jakarta.

“Para pelaku kekerasan, apakah itu berasal dari kepolisian maupun pihak-pihak dari luar yang memicu kerusuhan, harus diinvestigasi dan dibawa ke muka hukum untuk diadili. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga telah menyebutkan bahwa terdapat tiga anak tewas pasca aksi 22. Harus ada investigasi mendalam dan menyeluruh untuk mengungkap fakta yang sebenarnya dan segera mengadili para pelaku,” kata Usman Hamid dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (25/05/2019).

BACA JUGA  Ribuan Anggota IJABI dan ABI Rayakan Hari Asyuro di Gelora Bung Karno

Usman menambahkan ada indikasi pelanggaran HAM berupa perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat manusia oleh aparat dalam melakukan penangkapan seseorang yang diduga sebagai ‘perusuh’ di Kampung Bali, seperti yang terlihat dalam video yang viral di media sosial. Hal itu juga telah dikonfirmasi oleh kepolisian.

“Menunjukkan bahwa kepolisian gagal dalam menerapkan prinsip hak asasi manusia dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut adalah pelanggaran serius terhadap SOP kepolisian itu sendiri karena apapun status hukum seseorang, aparat tidak boleh memperlakukan ia secara kejam dan tidak manusiawi yang merendahkan martabatnya sebagai seorang manusia,” terangnya.

“Aparat yang melakukan pemukulan harus diadili dan dihukum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandas Usman.

Terkait kerusuhan pasca aksi 22 Mei, Amnesty International Indonesia sadar bahwa asrama Brimob telah diserang oleh sekelompok orang beberapa jam setelah protes massal berakhir Selasa malam, tetapi respons kepolisian terhadap serangan semacam itu tetap harus proporsional. Meski pemolisian demonstrasi adalah tugas yang sulit, apalagi ketika terdapat sejumlah orang telah melakukan tindakan yang melanggar hukum dan kekerasan, adalah penting bahwa jajaran kepolisian tetap menghormati kaidah-kaidah hukum hak asasi manusia. Kaidah ini tidak boleh dilupakan. Aparat dibenarkan untuk dapat menggunakan kekuatan, tetapi itu hanya jika benar-benar diperlukan dan harus bersifat proporsional.

“Jadi jelas terlihat adanya indikasi pelanggaran HAM yang terjadi setelah demonstrasi 22 Mei, oleh karena itu penting untuk memastikan Komnas HAM secara aktif terlibat dalam melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran HAM yang terjadi,” ujar Usman Hamid.

BACA JUGA  Akibat Kebakaran Hutan, Ribuan Warga Kalteng Terjangkit ISPA

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Jangan Sampai Al Quran Celakai Kita

KIBLAT.NET- Al Quran sebagai kitab suci Umat Islam, dapat membuat kita celaka atau sebaliknya. Bagaimana...

Ahad, 26/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Ketika Hidupmu Sempit

KIBLAT.NET- Ketika hidupmu terasa sempit dihimpit masalah, ceramah ini cocok untukmu. Yuk simak di sini!...

Sabtu, 25/05/2019 17:30 0

Opini

Refleksi 22 Mei: Ketika Pilar Keempat Demokrasi Mendekati Kehancuran

Ketika aksi massa sedang panas-panasnya, tetiba media sosial dimatikan oleh pemerintah.

Sabtu, 25/05/2019 16:56 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Islam Adalah Agama yang Peduli – Ust. Quroin

KIBLAT.NET- Pada saat ini banyak saudara seiman kita yang menderita. Baik di dalam maupun di...

Sabtu, 25/05/2019 15:48 0

Khazanah

Hari Kedua puluh Ramadhan, Penaklukan Kota Makkah Al-Mukarramah

Dengan ditaklukkannya Makkah, maka runtuhlah kekuasaan kesyirikan di Jazirah Arab. Masjidil Haram kembali ke posisinya sebagai Masjid suci dan Islam mencapai puncak kejayaan.

Sabtu, 25/05/2019 14:30 0

Suriah

Hujan Bom, Masjid-masjid di Pedesaan Idlib Tiadakan Salat Jumat

Seluruh desa dan kota di pedesaan Idlib selatan mengalami gempuran udara sengit sejak fajar. Menjelang siang, hujan bom belum berhenti.

Sabtu, 25/05/2019 13:55 0

Foto

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Komandan Al-Qaidah di Kashmir

Zakir Musa, komandan pejuang Kashmir yang paling dicari India, terbunuh pada Kamis malam oleh pasukan pemerintah di Kashmir yang dikuasai India selama operasi keamanan. Ia menolak menyerah dan memilih melawan sampai darah penghabisan.

Sabtu, 25/05/2019 10:07 0

Asia

Komandan Pejuang Kashmir Terbunuh dalam Operasi Keamanan India

Warga Kashmir menggelar aksi protes di sejumlah daerah akibat operasi yang menewaskan Bat ini.

Sabtu, 25/05/2019 09:22 0

Amerika

AS Putuskan Kirim 1.500 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Keputusan untuk mengirim pasukan adalah kelemahan bagi Trump, yang mengatakan pada hari Kamis sebelumnya tidak perlu mengirim lebih banyak pasukan.

Sabtu, 25/05/2019 08:16 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu Para Penghafal Quran

KIBLAT.NET- Untukmu para penghafal Al Quran yang ingin senantiasa menjaga hafalan. Yuk, simak ceramahnya di...

Sabtu, 25/05/2019 05:00 0

Close